Posted in Uncategorized

Destiny

image

Say hello for destiny. Katakan halo pada takdir kalian hey para anak muda. Ini kisah tentang geng mafia kelas S bernama The Seven God Of Death, tujuh dewa kematian yang konon sangat ditakuti. Masalalu yang kelam membuat mereka terjerumus dalam jurang api neraka, kemudian mereka bertemu dengan sesosok gadis lugu, polos dan keras kepala. Membuat perasaan asing menciptakan percikan menggelikan. Suatu sensasi yang mereka pikir menjijikan.

Destiny –maybe twosoot, threeshoot or longchapter

.
.

JiKON (Jiyeon-iKON)
Theme: Crime, angst, sad, friendship always.
Rated: M (for languange, not yadong inside)

.
.

                                   Destiny

Malam gelap dihiasi cahaya bulan purnama, jalan-jalan kecil di kota Seoul begitu sepi sarat akan hal-hal mistis. Tidak ada seorangpun yang berani melewati jalan setapak yang sepi jika kejahatan mengintai kota mereka akhir-akhir ini. Salah satu korbannya adalah Jung Il-Woo ketua partai yang akan mencalonkan diri sebagai wakil rakyat. Beliau ditemukan tewas dengan kondisi badan terpisah-pisah. Tidak ada jejak, mereka hanya meninggalkan angka 7 terbalik dalam lingkaran diatas lantai dengan noda darah.

Ya, mereka adalah The Seven God Of Death. Malam ini merekapun menerima red mail yang berisi permintaan dari client untuk membunuh seseorang, seorang pebisnis sukses dibidang properti yang saat ini tengah merayakan hari ulang tahun di sebuah hotel berbintang di pusat kota. Rain Park.

Salah satu dari ketujuh pria itu tertawa sinis saat membaca rentetan pesan tersebut, “saingan bisnis, eh?!” Sinisnya.

“kali ini aku dan Ares yang akan bergerak.” Katanya kemudian.

“Kau yakin, Zeus? Jangan sombong.” Poseidon tertawa angkuh, dia satu-satunya yang paling tempramental diantara anggota yang lainnya. Tangannya menyilang didepan dada sembari menunjukkan iris onyx yang mematikan. Sementara itu Zeus hanya tersenyum tipis, terlalu malas meladeni si kepala batu. Disamping Poseidon ada Apollo yang tertawa mengejek sembari memainkan harmonika ditangannya, Poseidon bangkit, terlalu kesal diabaikan dan pria berwatak tempramen itu dengan sengaja membanting salah satu guci yang ada.

Hal itu lantas membuat Apollo bangkit ingin menghajar Poseidon, tapi tangan besar Zeus menghentikan langkahnya, “biarkan saja. Dia hanya haus darah karena tidak membunuh selama seminggu.”

.
.
.
.
.
.
.

Pranggg

Semua begitu cepat, begitu indah. Bahkan semua orang yang tergeletak tidak bernyawa itu tidak menyadari adanya tanda-tanda bahaya mengancam. Mereka terlalu asik dan terlarut dalam pesta. Tidak ada suara jeritan maupun tangisan. Zeus dan Ares menarikan tangan-tangan mereka hingga menciptakan tarian mematikan. Tebas, tusuk, hancur. Samurai yang mereka kenakan bahkan sudah penuh berlumur darah. Merasa bangga, Zeus menyeringai dibalik masker hitamnya. Meneliti satu-persatu para korban tak bersalah. Persetan dengan itu semua, baginya tidak ada lagi kata bersalah dan tidak bersalah. Semuanya sama, orang-orang kaya itu semuanya menjijikan.

Hingga tepukan halus dipunggungnya membuat Zeus menoleh, bertemu dengan iris hazel Ares. “Ada yang masih hidup.” Ares menunjuk seorang gadis yang berada di pojok menggunakan dagunya. Gadis itu hanya berdiri dalam diam, tidak ada reaksi apapun. Sosoknya seperti patung mannequin. Tatapan matanya kosong, kulitnya putih seputih porselin. Zeus bahkan bisa melihat ada noda merah di kulit putih itu. Tapi gadis itu sama sekali tidak terusik.

Gadis itu sangat cantik dengan gaun panjang berwarna merah maroon berbahan chiffon. Gaun bermodel kemben itu dipermanis dengan broket warna hitam dibawah  dada. Zeus bahkan merasa tertarik untuk memperhatikan tulang selangka gadis itu, sangat menggoda. Gadis itu juga menguncir tinggi rambut dark coklat panjangnya hingga dahi lebar gadis itu justru mempunyai daya tarik sendiri. Ares yang berada dibelakang Zeus pun tanpa sadar mendekat tanpa berkedip. Hingga Ares menyadari satu hal, tongkat yang dipegang gadis itu seakan menjawab pertanyaan yang sejak tadi dia pikirkan.

“Dia buta.” Bisik Ares.

Kali ini Ares tepat berada dihadapan gadis itu, dengan jarak sedekat itu Ares bisa melihat bibir mungil gadis itu yang merah, hidung mancung namun mungil, iris matanya berwarna coklat hazel seperti dirinya. Serta bulu mata gadis tersebut yang begitu lentik. Tangan Ares tanpa sadar menyentuh wajah sang gadis, “hey.” Katanya. Gadis itu tersentak dan matanya berkeliaran kesana kemari. Ares terkekeh samar, kepalanya kemudian menoleh. Melirik kearah Zeus yang juga terpaku menatap sang gadis. “Bolehkah dia ikut bersama kita, ketua?” Tanya Ares membuat Zeus tersenyum dingin. “Tentu.” Dengan itu Ares menarik tangan sang gadis, mengabaikan pertanyaan-pertanyaan yang memintai penjelasan. Zeus ikut menyusul setelah menggambar angka 7 tujuh terbalik dalam lingkaran di sisi dinding.

                                Destiny

“Kau gila?! Jangan karena kau yang paling tua dan pemimpin kami kau jadi seenaknya seperti ini!” Marah Poseidon begitu Zeus menjelaskan bahwa gadis yang dia bawa tadi akan tinggal bersama mereka.

“Dia bahkan buta! Tidak berguna!” Tambahnya. Ares menyengkram kerah kemeja Poseidon, menatapnya tajam hingga rahangnya mengeras. “Tutup mulut mu, Poseidon!” Gertak Ares.

Poseidon mendecih, menatap gadis buta itu penuh benci. Zeus yang menyaksikan dua anggotanya bertengkar segera bertindak memisahkan walau Poseidon terus berontak meminta dilepaskan. Setelah Zeus melepaskannya, pria bermata onyx itu merapihkan kemejanya gusar. Kemudian melangkah mendekati gadis buta yang sejak tadi hanya diam mendengarkan, Zeus dan Ares mengawasi dalam-dalam sementara anggota yang lain hanya duduk tenang menyaksikan. Poseidon memperhatikan penampilan gadis itu dari atas kebawah, hingga dia menatap mata gadis itu yang terlihat kosong, “siapa namamu?” Tanyanya pongah. Gadis itu mengangkat dagunya tinggi-tinggi seakan ingin menantang, Helios terkekeh dari bangkunya namun bungkam kemudian saat suara deheman Zeus mengintrupsi.

“Park Jiyeon.” Katanya berusaha bersikap angkuh, namun hal itu justru terlihat amat manis.

Poseidon kembali mendecih, “apa kau tahu jika kami adalah mafia? Pembunuh bayaran yang bahkan bisa kapan saja membunuh mu?”

Poseidon!” Zeus menggertak.

“Kami juga sudah membunuh orang tua mu! kau tahu itu?”

“Yunhyeong-ah!” Kali ini Zeus berteriak lantang hingga memanggil Poseidon dengan nama aslinya. Melupakan adanya orang luar yang bisa saja menyebarkan identitas asli mereka.

“Kau tahu Rain Park? Itu target kami malam ini. Kau kenal?” Lanjut Yunhyeong lagi, mengabaikan tatapan mematikan Zeus serta Ares. Sikap menyebalkannya ini bahkan membuat Jiyeon yang sejak tadi diam menjadi kesal. Gadis itu memukul kaki Yunhyeong menggunakan tongkatnya, “itu Ayahku! Dan karena kalian sudah membunuh orang tua ku, kalian harus bertanggung jawab untuk merawatku.” Titahnya mutlak.

Yunhyeong melotot ngeri, gadis itu meski buta tapi sangat mengerikan. Dionisos bahkan mengabaikan minuman anggur kesayangannya karena lebih tertarik memperhatikan interaksi Jiyeon dan Yunhyeong. Zeus sebagai pemimpin tentu segera memisahkan perdebatan sengit antara Jiyeon dan Yunhyeong.

“Kau tidak marah karena kami membunuh orang tua mu?” Tanya Zeus kalem.

“Bohong jika aku tidak marah. Aku sangat sedih. Tapi aku tidak mau mempunyai dendam, aku anggap itu karena orang tuaku memang ditakdirkan meninggal diusia ini. Sejujurnya aku ingin sekali mencincang kalian semua.” Papar Jiyeon, Zeus bisa melihat adanya kilatan emosi dimata gadis itu. Tapi kilatan itu kemudian berubah menjadi suatu tekat yang berkilau.

“Tapi aku harus terus hidup demi orang tuaku, karena itu aku tidak menolak saat kau membawaku. Aku ingin hidup, untuk orang tuaku.” Lanjutnya.

Yunhyeong tertawa sinis, namun pria itu memilih bungkam dan duduk disofa. Saat Zeus melirik Yunhyeong, pria itu tahu dia akan mengalami hal buruk, “aku rasa dia seumuran dengan mu. Jadilah teman yang baik.” Kata Zeus membuat Yunhyeong menatapnya sengit, “Hyung!” Protesnya. Saat Zeus menatap Yunhyeong penuh intimidasi, Yunhyeong hanya bisa pasrah sambil mengacak rambutnya frustasi. Sekeras apapun dia, Yunhyeong tidak akan bisa menolak perintah Zeus yang sudah dia anggap sebagai kakak nya sendiri. Disampingnya ada Helios yang menepuk punggung Yunhyeong mengejek, membuat wajah Yunhyeong semakin mendingin tidak terima.

“Aku akan mengenalkan mereka satu persatu padamu.” Kata Zeus pada Jiyeon.

Dibangkunya, Yunhyeong masih mengeluarkan aura permusuhan, “percuma. Dia itu buta!” Ketus Yunhyeong. Namun Jiyeon lebih memilih mengabaikannya, begitupun dengan yang lain.

Saat Jiyeon sudah duduk disamping Zeus, mata gadis itu berkeliaran kesana kemari berusaha menangkap setitik cahaya. Namun gadis itu tetap tersenyum walau ada rasa kecewa melandanya.

“Namaku,  Kim Jiwon, atau Bobby. Kau bisa memanggilku Bobby atau Oppa. Karena aku mungkin lebih tua beberapa tahun darimu. Nama alias ku Zeus, pemimpin dari mereka semua. Seperti dewa Zeus yang memimpin Olympus.”

Jiyeon mengangguk paham, “yang bertingkah menyebalkan tadi namanya Song Yoon Hyeong. Nama aliasnya Poseidon. Seperti dewa Poseidon, dewa yang paling kuat di antara saudara-saudaranya. Yunhyeong paling kuat disini, dia juga seorang tempramental seperti dewa Poseidon. Tapi percayalah, dia itu orang yang baik.” Yunhyeong mendengus samar saat melihat ekspresi Jiyeon yang seolah tidak mempercayai jika dirinya baik.

“Kemudian ada Kim Han Bin. Kau bisa memanggilnya B.I . Ares si dewa perang, dia yang paling sadis jika membunuh. Dia juga yang memintaku untuk membawa mu kesini.”

“Hey, Jiyeon.” Salam B.I membuat Jiyeon tersenyum sebagai pembalasan salam.

“Ada juga Jung Chan Woo, nama aliasnya Helios, dewa matahari. Dia adalah penyusun strategi di sini. Otaknya begitu cerdas. Dia juga yang paling muda diantara kami.” Chanwoo hanya berdehem sekilas, “lalu ada Koo Junhoe, si brengsek bersuara emas. Dia sang dewa Apollo, dewa pemain musik, musik kematian.” Kali ini Junhoe menepuk kepala Jiyeon sebagai salam perkenalan.

“Lalu ada Kim Jinhwan dan Kim Donghyuk. Si kembar tidak identik. Jinhwan si dewa Hades, dewa kematian. Siapa saja akan takut walau hanya melihat iris shappirenya, seakan kematian akan merenggut mereka begitu saja. Dan Donghyuk si dewa Dionisos. Dewa anggur, ciri khasnya selalu menyiram tubuh korban menggunakan anggur.”

Setelah memperkenalkan diri satu persatu, Jiyeon sedikit merasa takut. “Kalian tidak akan membunuhku, ‘kan?” Pertanyaan polos itu terlontar begitu saja membuat Bobby terkekeh ringan. Sementara itu Yunhyeong justru menyeringai, “hati-hati. Bisa saja nanti malam aku gatal ingin membunuhmu.” Sengitnya sambil berlalu pergi. Wajah Jiyeon mengkerut kesal, “dan aku akan menghantuimu hingga kau memohon sambil menangis padaku!” Jeritnya lantang membuat suasana yang semula hening menjadi riuh karena bayangan wajah Yunhyeong yang memohon pada seorang gadis begitu wajib disaksikan.

“Kau juga harus memiliki nama Jiyeon, dan aku sudah tahu nama apa yang cocok untukmu…..”

“… Aphrodite. Dewi cinta dan kecantikan.”

Tbc.

A/n: hanya korban gagal mupon dari abang-abang ganteng diatas. Tadinya mau bikin OS aja, tapi pasti kepanjangan. Temanya dewa lagi, maklum pecinta metologi yunani nih wkwkwk. Ini gaakan banyak kok, paling dua atau tiga chapt tamat. Kalo gue khilaf ya bisa lewat hahahaha. Nah, tebak disini jiyeon bakal sama siapa? Bebas deh milih. Tapi kalo kalian teliti pasti bakal ketebak kok akhir pairingnya. Inget, yang kita anggap mustahil justru bakal jadi boomerang hohoho. Btw gue juga udah nyiapin OS minji. Masih 70% lah. Tunggu aja💋

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

36 thoughts on “Destiny

  1. keren keren ceritanya tumben baca ff yg genrenya kya gini apalagi cast nya member ikon sma jiyi, menurut aku sih dri jalan ceritanya ntar jiyeon sma yoon hyeong deh? bener gk thor?
    okelah yg penting ditunggu next part secepatnya, daebakk 😀 fighting for you thor 🙂

  2. 😦 bingung nih kalo nebak jiyi bakal sama siapa,, ga usah di pair aja deh,, endingnya bikin mrk baikan semua, haha *soalnya bingung pilih mana

  3. seru2 ceritanya,,
    tenyata Jiyeon buta,,
    Yunhyeong gtu bget sma Jiyeon bisa2 ntar kmu jatuh cinta lohh sma Jiyeon 😀
    wahhh Jiyeon mau diadiin pembunuh jga sma mreka??
    ditunggu next partnya 🙂

  4. Aaaaaa ikon XD lagi demen parah nih sama mereka mereka wkwk nyariin ff jikon tapi jarang, dan akhirnya ada jugaaaa XD wkwk ih unik nih penasaran sama lanjutannya.. Jiyeon bakal sama siapa yaa. Pengennya sih Bobby XD keren aja gituu. Sama leader ugh. Bobby kece parah lagi(?) tapi kayanya sama yunhyeong ya? Si poseidon(?) aah gatau ah lanjut pokonyaaa

  5. wkwkwkw
    tingkah poseidon sma jiyeon bikin ketawa 😁
    wah wah jiyeon disini berani banget pdhal yg dia hadapi tu sekumpulan mafia 😱😱
    ok next chap nya ditinggu thor

  6. wuuaaaahh sumpah lagi seneng senengnya sama ikon nih >< duh yunhyeong jiyi tengkar mulu nanti jatuh cinta loohh, sama siapa yaa jiyi kira kira, masa sih sama yunhyeong ? apa sama Biay(ares) ? sama bobby juga bisa sih…. eh tapi sama biay aja deh hwehe, lanjuutt asap thor

  7. Jiyeon jadi pembunuh juga,, wah keren tuh secara dia ga bisa melihat..mending ga usah ada pairing aja ,dari pada tar pada berantem ,,,,:)

  8. Horeeeeee sng bgt da ff jiyeon yg berhubungan dg mitologi yunani..
    Q suka bgt dg nm2 & kisah2 para dewa yunani tu. .
    Jiyi buta T,T sediiihhh., tp dy sgt tegar hadapi ni smua,
    Ommo!! Gmn ntk na lw jiyi ϑicari polisi krn hlg tanpa jejak??
    Akn kh seven gods tu bakal lindungi jiyi??
    Hmmm ma cpa y,. Ma boby x

  9. knpa mereka bertujuh bisa jadi pembunuh bayaran?
    aigoo jiyi ternyata berani juga ya ngelawan poseidon wkwkwkwk. awas loh ntar poseidon malah suka sama jiyi.
    kelanjutannya di tunggu thor 🙂

  10. mungkin yuhnyeong,biasanya benci itu beda tipis dg cinta.pembunuh bayaran yg terpesona dg gadis buta…akh kemungkinan ni salah satu anggota akan menyumbangkan matanya pd jiyeon..

  11. Sumpah aku suka cerita nya thor, Huaaaa suka banget >.<
    Wah penasaran jiyeon Eonni bakalan pairing sama siapa ya ?
    jangan lama-lama thor .. Jebaal ..
    fighting !!

  12. , sadis banget, pembunuhan..
    mga jiyi baek2 aja.. kaya nya jiyi bkal ama Ares ataw Poseiden.. akh lht nanti ata ue, next jgn lama2 ^^

  13. suka sama kisah mitologi yunani..
    jiyeon lovers juga.. tapi baru kali ini baca ttg jiKon..
    kayanya seruu..
    salam kenal yaahh^^
    dtunggu lanjutannyaa.. update kilaaaaat petiirr yaww..
    *keep writing n fighting*

  14. Ah trnyata jiyeon buta toh hmm tpi siapa yg akan brsama jiyeon ah ku hrap yg terbaik sja lah. klo bobby gak deh soalnya dia kyak jdi kakak gitu hmm mungkin sma yunhyeong aja deh atau mentok2 sma si ares alias hanbin.

  15. Oh my, kasihan jiyeon ortunya dibunuh, trs jiyeon dibawa ke markas yang udh ngebunuh ortunya sendiri,dan jiyeon bukannya takut malah bilang*kalian harus menjaga aku* hmm.. Beh pasti bakal ada cinta nih, 1 girl and 7 boys, dan siapa ya yang bisa dapetin hatinya jiyeon?? Ditunggu next partnya

  16. untuk kedua kalinya saya baca ff dengan jiyeon jadi cewek buta :3 aku suka banget thor disini pairingnya sama ikon wkkwk lagi demen ikon terlebih donghyuk 😀 jiyeon bakal di latih jadi mafia juga nih hhahaha tapi disini jiyeon bakal bisa liat lagi ngga matanya??? hmmm feeling sih kayaknya sama yunhyeong atau bobby tapi aku ngeh nya ke B.I 😀 aplagi pas jiyeon senyum ke B.I wkwwkwk :v

  17. WOwwww jikon ><

    Jiyeon dikelilingi para namja tampan 😍😍
    Bingung nebak nya jiyeon bakal sama siapa
    Tp klo di perhatiin zeus yg pertama kali terpesona sama jiyeon
    Apa mngkn ini akan berakhir jiyeon dgn bobby?? Atw mngkn sama ares ?? Atw malah sama poseidon??

  18. Hai hai kakak, apa kabar?? Aku kembali lagi nih untuk baca ff kakak hehehe.. Wah ada ikon yeee,, kayak nya seru deh jiyeon sama ikon apalagi ceritanya agak berbeda dari cerita lainnya..

    Fighting buat kakak penulisnya ^_^

  19. Woah GGS ya. Ganteng ganteng sadis😁 wkwkwk jadi envy nih sama jiyeon yg dikelilingi cowok cakep wkwk
    Anyway kok my yunhyeong galak aneud sih? Cup cup cup mas, yg sabar dong jadi orang. Baru aku tinggalin bentar udah tempramen aja/? Ckckck
    Hhmmm keknya seru juga nih ceritanya. Lanjut ya kak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s