Posted in School Life

8. School Life (New Vers)

image

Story by @siskameliaaa
Pairing: Park Jiyeon&Choi Minho and others pairing.
Genre: friendship, school life, drama
Type: MC ( Multi Chapter)
Warning: typo(s), abal, OOC, gajenes, dll.

                        Rated M (for save)

                             School Life

“CHAGIYAAAA!”

Jiyeon nyaris jantungan begitu teriakan cempreng yang amat ia kenali sukses memecahkan gendang telinganya, Suzy bukannya tidak paham akan tatapan orang-orang disekelilingnya. Yang wanita itu pikirkan hanya keadaan sahabat tercintanya itu.

Oh, Jiyeon harus lihat ekspresi mengerikan Suzy dan Sulli saat Krystal menelpon dan memberikan kabar bahwa Jiyeon masuk rumah sakit disertai penjelasan mendetail yang menyebabkan Suzy dan Sulli makin murka, oh mungkin hanya Suzy yang terlihat berlebihan.

“Dasar jagoan payah, kau bilang kau itu titisan wonderwomen? Wonderwomen dari mana jika terkena pisau saja sudah K.O?!”

Bletak.

Suzy meringis pelan saat kepalanya di lempar apel, wanita itu ingin segera memprotes.. tapi mulutnya tertutup kembali begitu melihat Jiyeon tengah memasang mimik sebal yang Suzy yakin bahwa gadis itu memang sedang sebal.

“Baiklah, baiklah. Aku hanya khawatir honey.” Kata Suzy disertai kecupan sayang untuk Jiyeon. Jiyeon hanya memutar mata bosan dan matanya menangkap suatu pandangan menarik.

“Halo, sweety.. tidak keberatan jika aku ikut menjenguk?” Cengir Taecyeon, Jiyeon lantas menatap Suzy untuk menuntut sebuah penjelasan.

“Aku sedang bersama teman mu ini saat Krystal menelpon.”

“Disertai suara desahan panas,” cibir Krystal.

Gezzzz Jiyeon gondok setengah mati, Suzy sudah meminta ampun lewat tatapannya kearah Jiyeon, kalau sudah begini bisa dipastikan telingan Suzy akan mendidih karena nasehat Jiyeon yang tidak akan berhenti sampai gadis itu puas.

“Bagaimana keadaan mu?”

Demi Tuhan, Sulli adalah penyelamat Suzy kali ini. Ingatkan wanita itu untuk memberikan kecupan terimakasih setelahnya.

“Maaf telat, tadi aku harus membawa Hara untuk diperiksa mental nya. Kau tau sendiri ‘kan? Anak itu jadi sangat pendiam.”

Tidak saat kejadian memalukan tadi, oh tidak.. wajah Jiyeon jadi memerah jika membayangkannya kembali.

“Kita bahas nanti..” Suzy panik saat Jiyeon justru kembali menatapnya, baiklah..Suzy tidak jadi berterimakasih pada Sulli. Nyatanya gadis itu tidak bisa membantu sama sekali. Disaat Jiyeon tengah menatap Suzy untuk meminta penjelasan dan Suzy yang tengah memohon ampun, Sulli justru bingung sendiri.. gadis itu hanya mengangguk paham saat Krystal membisikkan sesuatu ketelinganya.

“Kami hanya bersenang-senang, sweety. Jika kau mau, aku bisa memuaskan mu.”

Ah-oh, Suzy mengutuk mulut Taecyeon yang makin memperparah keadaan.

“TUTUP MULUT MU BRENGSEK!!” Jerit Jiyeon, tangannya mengurut keningnya beringas. Rasanya kepala Jiyeon ingin meledak, bahkan Taecyeon langsung bungkam sesaat.

“Ow, ramai sekali disini.” Semua menoleh termasuk Jiyeon yang masih dalam keadaan mengurut keningnya. Wajahnya terlihat kusut.

“Kenapa kau disini?” Tanya Taecyeon ke Minho yang baru saja masuk sambil membawa satu kantong pelastik berwarna putih, seragam pria itu sudah berganti dengan t-shirt berwarna hitam polos, “well, kesayangan ku sedang sakit.. jadi aku disini untuk menemani nya.” Santai Minho, pria itu terlihat acuh saat melewati Taecyeon, Suzy, Sulli dan Krystal. Pria itu mengecup singkat dahi Jiyeon dan menaru bungkusan plastik putih tersebut diatas meja, mengabaikan tatapan tajam Jiyeon, Minho justru tersenyum manis kearahnya, membuat Jiyeon ingin muntah seketika. Lain hal nya dengan Krystal yang tengah merona membayangkan kejadian beberapa saat lalu.

“Aku kecewa sekali kau lebih memilih Minho dibanding ku, sweety..” kata Taecyeon memdramatisir, Jiyeon hanya diam.. rasanya kepalanya benar-benar ingin meledak sekarang.

Krystal mengerti ini bukan waktunya untuk berdebat, maka gadis itu segera menyeret Taecyeon, Sulli dan Suzy keluar. Bahkan gadis itu tidak tahu jika keputusannya tersebut justru membuat Jiyeon makin tersiksa karena dia kembali berduaan dengan Minho.

Jiyeon mendesah putus asa, “aku ingin pulang,” katanya.

As your wish sweetheart.

.
.
.
.
.
.
.

“Aku janji ini tidak akan sakit,”

“Siapa yang berani menjamin, hah?”

“Astaga, ayolah.. aku sudah membelikan perban untuk mu. Kau dengar sendiri, kata dokter perban mu harus selalu diganti.”

Jiyeon membuang muka acuh membuat Minho gemas sendiri menghadapi gadis keras kepala dihadapannya itu. Mau tidak mau Minho merebut paksa tangan Jiyeon, mengabaikan ringisan gadis itu dan teriakan makian yang mampu membuat telinga Minho panas.

“Selesai,” kata Minho menyombongkan diri.

“Kau! Ish, cepat pergi dari sini.”

“Aku ingin menemani mu disini, sayang.”

“Berhenti mengganggu ku!” Jerit Jiyeon, gadis itu terlihat sangat frustasi karena kelakuan Minho yang selalu membuat emosinya meningkat drastis, oke..katakan itu berlebihan, tapi begitu kenyataannya.

“Koreksi, aku menolong mu.” Sahut Minho.

“Ya apapun itu pergi dari sini!!”

“Wahh aku lapar, coba kita lihat apa yang bisa aku masak..hmmm.”

Jiyeon makin frustasi melihat kelakuan Minho, pria itu dengan seenak jidatnya melenggang kedapur mengabaikan perkataan Jiyeon yang menyuruhnya pergi, gadis itu kemudian menjambak asal rambutnya menggunakan kedua tangan, “aww..” dan melupakan bahwa tangan kanan nya dalam keadaan luka parah.

“Hati-hati dengan tangan mu, sayang.” Teriak Minho dari arah dapur, alhasil Jiyeon hanya dapat merebahkan asal tubuhnya keatas sofa sembari menahan tangis.

Hari ini benar-benar hari tersialnya selama Minho masih berkeliaran didalam apartemen miliknya, salahkan sahabat-sahabat nya plus Taecyeon yang mempercayakam Minho untuk merawatnya.

                              School Life

“Lihat siapa yang menjenguk mu..” kata Minho, Jiyeon hanya mengintip sekilas lewat celah tangannya yang sengaja ia gunakan untuk menutup matanya yang terpejam.

“Baekhyun.” Gumam nya malas, gadis itu hampir saja kembali melanjutkan acara santai nya jika saja kesadarannya tidak muncul, buru-buru Jiyeon bangun dari acara tidur santai dan menatap horror Baekhyun.

“Hn, aku dengar tangan mu luka. Jaga dirimu, jangan terlalu berani jadi perempuan.” Jiyeon menarik napas nya saat Baekhyun duduk merapat disampingnya, tubuh Jiyeon mendadak kaku saat tangan dingin Baekhyun menyentuh bagian tangannya yang terluka, “apa kata dokter?” Tanya Baekhyun seraya mendongak memperhatikan Minho.

“Tidak apa-apa selama gadis ini tidak kembali bertingkah.” Santai Minho menjawab, pria itu kemudian mengambil tempat disisi Jiyeon yang masih kosong. Membuat Jiyeon di himpit dua pria tampan sekaligus.

Baekhyun mendesah pasrah, tangannya masih mengelus lembut tangan Jiyeon, “aku sudah melaporkan pria itu ke kantor polisi, dan polisi membawanya kerumah sakit jiwa.” Kata Baekhyun tanpa menghilangkan kontak mata nya dari Jiyeon, entah bagaimana ceritanya kelakuan kakak beradik itu membuat Minho gerah sendiri melihatnya.

“Eheeemm, kau mau minum sesuatu hyung?” Keras Minho, suaranya tadi bahkan membuat Baekhyun dan Jiyeon saling mengerjap canggung. Minho makin gondok sendiri, kelakuan mereka bukan seperti kakak ber adik pada umum nya. Apalagi tatapan Baekhyun yang terlihat begitu memuja Jiyeon. Errr seperti tatapan seorang pria yang tengah jatuh cinta.

“Aniya, aku bisa ambil sendiri jika mau. Dan emm, apa yang kau lakukan disini?”

“Menjaga kesayangan ku tentu saja.” Acuh Minho menjawab, Jiyeon merasakan kedutan di kedua matanya saat Minho tanpa takut menatap mata Baekhyun. Seperti menantang.

“Dasar bocah tengil, kelakuan mu tidak pernah berubah sejak dulu.”

Dan oh, kenapa Baekhyun tidak marah? Jiyeon merasa diabaikan sekarang. Ia merasa sedang menonton opera tentang dua pria gay yang tengah jatuh cinta. Buru-buru gadis itu menggelengkan kepalanya guna menghilangkan pikiran absurd tersebut.

“Tapi jangan main-main dengan adik ku jika masih ingin hidup.” Ancam Baekhyun mampu membuat Jiyeon bergidik ngeri mendengar nya. Sepintas perasaan sesak kembali ia rasakan begitu memori tentang Myungsoo dan Naeun kembali memporak porandakan hatinya yang belum pulih.

Lain Jiyeon lain Minho, pria itu malah dengan berani merangkul pundak Jiyeon, “Siwon hyung sudah memperingatkan ku. Jadi jangan khawatir.” Ujarnya.

“Lepaskan tangan mu bodoh!” Maki Jiyeon, gadis itu merengut sebal sementara Minho malah menyeringai kearahnya, mengabaikan tatapan tajam Baekhyun yang jujur saja membuat Minho senang sendiri.

Rasakan, begitu pikirnya.

“Jiyeon..” ugh melankolis, Minho mual sendiri mendengar Baekhyun berkata lirih seperti itu. Terlebih ekspresi Jiyeon yang terlihat tegang, tegang? Well, Minho mencium sesuatu yang mencurigakan disini.

“Jangan membuatku khawatir lagi.” Kata Baekhyun, kemudian pria itu berdiri dan mengacak rambut Jiyeon, pergi dan menghilang dibalik pintu.. menyisahkan Jiyeon yang terlihat putus asa dan Minho yang tidak mengerti apa-apa.

.
.
.
.
.
.
.

PRANGGG

“JANGAN PERNAH MEMBANTAH CHOI SULLI!!”

“AKU TIDAK MENYUKAINYA!”

PLAK

Sekeras apapun Sulli mencoba untuk menyuarakan pendapatnya, sekeras itu pula Ayah nya akan murka. Sejak dulu, kekuasaan adalah prioritas utama Ayah nya, dunia bisnis yang kejam. Dunia bisnis yang membuat Ayah nya haus akan kekuasaan. Sulli tidak pernah melihat Ibu nya, Ibu nya meninggal sejak ia lahir. Didikan keras sejak kecil membuat gadis itu tertekan dan melampiaskan lewat obat-obatan. Walau saham perusahaan keluarga nya bisa dikatakan masuk dalam 10 besar, hal itu lantas tidak membuat sang Ayah merasa puas.

Bahkan pertemanan Sulli dan Jiyeon pun merupakan permainan bisnis sang Ayah, Jiyeon merupakan putri bungsu dari Park Rain yang memiliki kedudukan kedua setelah Choi Sangwon. Sulli di paksa berteman dengan Jiyeon agar Ayah nya bisa meraup keuntungan lewat beberapa kerja sama. Nyatanya, Park Rain bukan lah orang bodoh. Pria itu begitu susah di dekati dan berdarah dingin.

Walaupun berawal seperti itu, tapi Sulli beruntung bisa mengenal Jiyeon.. hingga gadis itu benar-benar menganggap Jiyeon sebagai saudara kandungnya. Dan Sulli masih ingat betapa murka nya Jiyeon saat tau Sulli seorang pecandu, saat itu Sulli berusaha mengurangi obat-obatan yang ia konsumsi agar tidak kehilangan sosok sahabat, saudara serta Ibu seperti Park Jiyeon.

Tapi kini, Sulli harus kembali menjadi seorang pecandu yang bahkan lebih parah akibat paksaan dari sang Ayah untuk bertunangan dengan pria yang sama sekali tidak dia suka. Sakit sekali rasanya melihat Jiyeon kembali kecewa, tapi mau bagaimana lagi, narkotika adalah obat agar ia bisa bertahan hidup.

Tangan Sulli meraba pipi nya yang memerah, beruntung Sulli masih dalam pengaruh obat sehingga dia tidak merasakan sakit sama sekali.

“Lusa adalah acara pertunangan mu, jangan membantah atau aku akan memindahkan mu ke London.” Ujar Ayah nya, suaranya berat dan dingin.

Sudah biasa, jadi jangan heran jika Sulli tidak menangis. Terkadang tidak menangis bukan berarti tidak merasakan sedih, justru sedih tanpa air mata yang begitu menyiksa.

“Aku lebih baik tersiksa dengan pertunangan itu dibanding tersiksa karena pisah dengan sahabat-sahabat ku.” Lirihnya lalu bangkit meninggalkan ruang keluarga yang terasa seperti ruangan berhantu.

                               School Life

“Aku mengerti,” kata Minho setelah Jiyeon selesai menceritakan masalahnya. Bisa membuat Jiyeon bercerita adalah hal yang luar biasa, Minho berpikir jika Jiyeon memanglah dalam keadaan sekarat dan membutuhkan saran yang tepat.

“Kau harus segera minta maaf, biar bagaimana pun dia melakukan itu untuk melindungi mu. Tapi, bilang padanya jika mencintai adik sendiri adalah hal yang salah.” Bijak Minho disertai dengusan sebal di akhir. Terbukti jika kecurigaannya benar, ada sesuatu yang tidak beres dengan Baekhyun. Dan…. surprise! Ternyata sang kakak yang mencintai adik kandung nya bukan hanya terjadi di drama yang sering di tonton kakak nya –Siwon. Akibat cerita itu pula Minho jadi ingin menjauhkan Jiyeon dari Baekhyun.

Nyatanya semua tidak sesuai rencana, melihat ekspresi Jiyeon yang terlihat murung mau tidak mau membuat nya harus melakukan sesuatu. Menepis perasaan egois sesaat, Minho harus membuat kakak beradik itu damai. Tapi Minho harus tetap mengawasi gerak gerik mereka, jangan sampai kecolongan. Tunggu, bukan berarti dia menyukai Jiyeon.. hanya saja ia tidak suka jika mainannya direbut. Apa benar begitu?

“Ini.” Kata Minho sambil menyodorkan iphone 6 berwarna biru dongker kearah Jiyeon, “jika malu bicara langsung, bicara saja lewat telepon.” Lanjutnya.

Jiyeon terlihat ragu untuk sesaat, tapi melihat Minho yang sedang meyakinkan nya membuat tangannya perlahan mengambil benda persegi tersebut, “aku lupa tangan mu sedang sakit, sebutkan saja nomornya.” Kekeh Minho begitu melihat ekspresi Jiyeon yang tengah meringis malu.

Setengah sebal Jiyeon menyebutkan sederet angka, masih sambil terkekeh ringan Minho menyerahkan handphone milik nya dan ditarik paksa oleh Jiyeon menggunakan tangan kiri.

“Aku pikir kau butuh privasi, aku akan kedapur sebentar. Ingat! Katakan padanya bahwa cinta kakak beradik itu dilarang.” Ancamnya yang dibalas dengusan sebal Jiyeon.

“Hallo..”

Jiyeon menegang, tangannya tanpa sadar meremas handphone Minho guna menahan sesuatu yang menyiksa di jantung gadis itu.

“Minho?”

“Kakak…”

Hening sesaat dan Jiyeon makin merasakan oksigen disekitarnya menipis.

“Jiyeon?”

“Mian..”

“Ne?”

“Mianhae jeongmal mianhae aku sudah tau semuanya kakak maafkan aku”

“Tunggu.. apa yang kau bicarakan? Bicara pelan-pelan, sayang.”

Jiyeon hampir menangis, bisa-bisa nya Baekhyun berkata lembut seperti itu setelah apa yang Jiyeon lakukan padanya. Sambil mengatur napas nya setelah bicara dalam satu tarikan napas, Jiyeon mulai bisa menenangkan diri.

“Maafkan aku, aku sudah tau semuanya kak.. tentang Myungsoo, tentang Naeun dan tentang alasan kenapa kau melakukan itu. Aku mohon maafkan aku, aku sungguh menyesal. Kak, aku menyayangi mu.”

Jiyeon dapat mendengar hembusan napas dibalik telpon sana.

“Aku tidak pernah marah padamu, kau tau ‘kan? Dan soal Naeun, jangan khawatir. Wanita itu sudah aku urus sebelum balas dendam pada mu karena kelakuan sahabat-sahabat mu yang liar itu, satu lagi.. kau tau seberapa besar aku menyayangi mu,”

“Kak…”

“Kekeke, aku tau aku tau. Kau tenang saja, aku sedang berusaha menghilangkan perasaan ini.”

“Maafkan aku kak.”

“Ako bosan mendengarnya, ini sudah malam. Cepat tidur, suruh Minho pulang sekarang atau aku yang akan menyeret nya pulang.”

“Kau tidak merindukan ku?”

“Oh sayang.. aku selalu merindukan mu. Besok aku akan menemui mu. Bersiaplah aku peluk sampai puas.”

“Kakak…”

Tanpa sadar Jiyeon merengek manja, hal itu lantas membuat perasaan Baekhyun menghangat.

“Kau harus tau seberapa besar aku merindukan mu, jadi bersiap-siap saja. Oke sayang?”

“Baiklah..”

“Anak pintar. Sekarang tidur, dan usir Minho dari sana. Night seweety,”

“Night sweetboy.”

Jiyeon dapat mendengar Baekhyun tertawa sebelum ia menutup telepon. Sebenarnya banyak hal yang ia ingin bicarakan dengan kakak nya itu, walaupun begitu.. Jiyeon bersyukur masalahnya dengan sang kakak sudah selesai.

“Jadi apa katanya? Kau tidak lupa memperingatkannya tentang hubungan terlarang itu ‘kan?” Tanya Minho, pria itu mencari posisi nyaman di samping Jiyeon sambil menyenderkan kepalanya di bahu Jiyeon. Jiyeon sih awalnya ingin marah, tapi mengingat berkat Minho lah dia bisa berbaikan dengan Baekhyun, gadis itu buru-buru mengurungkan niat nya.

Jiyeon justru tersenyum tulus dan mengusap lembut rambut Minho menggunakan tangan kirinya, hal itu lantas membuat Minho yang sedang memejamkan matanya kembali membuka mata, “gomawo..” kata Jiyeon, suaranya begitu lembut dan tulus.

“Jeongmal gomawo,”

Minho hanya tersenyum tipis sambil menikmati sentuhan jemari Jiyeon yang masih asik memainkan anak rambutnya, dengan jarak sedekat ini, Minho dapat menghirup aroma cherry yang mampu membuatnya candu akan aroma itu. Harum tubuh Jiyeon seakan membuat Minho merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan.

“Tadi Baekhyun bilang aku harus mengusir mu.” Kata Jiyeon kemudian.

“Aku tau kau tidak akan melakukan nya.” Sombong Minho, pria itu kemudian mencoba mencari posisi nyaman untuk tidur, beruntung saat ini ia dan Jiyeon sedang berada di single sofa bed hingga badannya tidak akan terasa pegal jika benar-benar tertidur pulas.

“Mungkin tidak untuk malam ini, kau beruntung tuan.”

Minho tersenyum tipis, kepalanya menempel di lekukan leher Jiyeon sambil terus menghirup harum tubuh Jiyeon, tangannya bergerak nakal untuk memeluk pinggul mungil gadis itu. Tidak ada penolakan dan itu membuat Minho makin mengembangkan senyumnya.

Tik

Tok

Tik

Tok

Sudah 30 menit terlewat, Minho dan Jiyeon masih berada di posisi awal. Badan yang menyender dan kaki yang berselonjor, masih dengan Minho yang terlihat nyaman menyenderkan kepalanya di lekulan leher Jiyeon dan tangan pria itu yang memeluk Jiyeon posesif. Jiyeon sejak tadi hanya diam sambil menatap langit-langit ruang tamu nya, banyak hal yang ia pikirkan. Termasuk perasaannya terhadap Minho, kalau boleh jujur, Jiyeon belum bisa melupakan Myungsoo. Orang bilang cinta pertama susah di lupakan, dan Jiyeon membenarkannya. Tapi, sejak Minho muncul dan mengusik hari-harinya yang biasa menjadi luar biasa.. Jiyeon mulai merasa goyah.

Terlebih saat mengetahui kenyataan yang sebenarnya tentang Myungsoo, Jiyeon jadi ilfeel sendiri. Minho pria yang baik, mungkin Jiyeon bisa memulai semua nya dengan Minho. Walaupun menyebalkan, tapi pria itu selalu memiliki sejuta cara untuk menarik perhatiannya.

Drrttt

Drrttt

Mata Jiyeon beralih ke meja yang berada di sampingnya, itu handphone Minho yang tadi dia gunakan untuk menelepon Baekhyun. Kau tau rasa penasaran seorang gadis ‘kan? Maka itu yang Jiyeon rasakan. Melihat ada satu pesan masuk dengan nama pengirim yang hanya di beri tanda titik membuat Jiyeon ingin membukanya. Toh, Minho sedang tidur dan tidak mungkin marah jika Jiyeon yang membukanya.

Beruntung letak meja itu tepat berada persis disamping Jiyeon sehingga Jiyeon tidak perlu mengganggu tidur damai Minho.

Sayang… kau melupakan kencan kita malam ini? Baiklah aku mengerti jika kau sibuk, sampai jumpa disekolah honey. I love you so much, muah:*

“Brengsek!”

Tbc.

A/N: nah loh si abang ketauan bejatnya. Sampai jumpa di chapter depan, Awal karma yang si abang rasain. Eaaaa HAHAHA (seneng amat kayanya XD) intinya chapter ini khusus buat para pembaca gue yang tercinta. Gausah sok formal lah ya, kita disini udah kaya temen kok 😘😘 BUAT SIDERS GUA JUGA IKHLAS KOK BUAT CERITA INI UNTUK KALIAN. Tapi tetep ini spesial pake telor nya buat semangat hidup gue yang rela ngetik sesuatu di bawah.. muahahaha:*

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

35 thoughts on “8. School Life (New Vers)

  1. Duh pendek bgt kyknya haha ga berasa bacanya udh tbc aja
    Akhirnya jiyeon dan oppanya baikan, oh iya klo boleh aku saran nih yaa, kyknya lebih enak klo jiyeon manggil baekhyun itu oppa bukan kakak, jd berasa koreanya eeaa, cuma saran aja sih ehehe
    Si minho masih belum mau ngakuin apa emang belum nyadar klo dia itu sebenrnya suka sama jiyeon bukan cuma jadiin jiyeon mainannya doang
    Hayoloh minho ketauan playboynya, gmna yaa nnti jiyeon abis baca pesan itu, pasti mikir lagi deh buat buka hatinya ke minho, dan di situlah mulai minho kelabakan buat yakinin jiyeon sama perasaannya hehe ga sabar nunggu jiyeon yg ngejauhin minho trus minho ngejar2 jiyeon hehe
    Next part fighting!!

  2. Keren….Keren… Hahahaha 😀 Minho dirimu ketauan belangnya nih … Dan Akhirnya Jiyeon-Baekhyun baikkan juga 😀 dan jiyeon kamu lupain cowo kaya gitu ngapain diinget . ditunggu next partnya

  3. hohohi bagus ketahuan kan bejatnya minho..padahal jiyeon udah cerita apalagi dikhianati sang pacar.eh ini nambah lagi.syukurlah jiyeon udah baikkan sebelum terlambat..
    kalau minho masih punya niatan buat mempermainkan jiyeon,bisa2 jiyeon terkena brother kompleks juga dan bacon cinta yg terbalaskan.maka tambah hancur aja ni kehidupan jiyeon dan cs..

  4. , sapa yg blng Brengsek? jiyi ama minho? aduch gmna klw jiyi mulai suka minho, tpi minho nya main’n jiyi, gak kebyng dech sakitnya jiyi..? next jgn lma2 ^^

  5. yeay akhirnya dulanjutin juga.
    what ? ternyata minho punya pacar.
    omg padahal jiyeon baru nebuka hatinya buat minho.
    choi minho kau menghancurkan segalanya.
    next nya jagan kelamaan ya.plis bgt

  6. Aduh udh chapter 8 ajja niih aku baru baca 🙂 bkin snyum” sendiri pas moment minji.. senengnya! Pngen cpet” minho ketauan bejat nya trus kena karma dehh 😀 hehehe.. sorry yaa oppa
    ceritanya keren thor,

    #ditunggu_nextnya

  7. Hai hai , ak reader baru 🙂
    Salam kenal yaa
    Ak lgsg comment di part 8 yaa hehe

    Wahwah siapa tuh selingkuhannya minho??
    Pdhl jiyeon ud mulai suka kyknya
    Next partnya ditunggu yaa

  8. “Aku sedang bersama teman mu waktu krystal menelpon, krystal :disertai suara mendesah. ihh suzy siapa aja di embat.kkkkk. Baekhyun mulai sadar kalau jiyeon itu adik kandung nya. Good.jadi lah oppa yang baik buat dongsaeng mu ya. Yahhh ketauan deh kalau minho playboy .huuft baru aja jiyeon mulai menyukai minho,,jiyi ah kau harus percaya ma minho ya.walau dia playboy tapi dia masih murni ko ..*air x murni*…

  9. hoho gmna crita nya jiyeon bisa curhat ke minho ya ? wkwk
    asikk jiyeon ma baekhyun baikan , kerenn deh
    sulli kasian , gmna brenti jd pecandu yah? huhh
    duh minho , baru aja damai ma jiyeon ehh ktauan belang nya ribut lg dah
    next saeng , fighting

  10. Jiyeon sama oppa nya udah baikan..berkat minho ><
    siapa yg ngirim sms ke minho?? jiyeon buka sms nya lagi.. nnt salah paham 😦 semoga bukan sapa2 nya minho ^^

  11. Lelaki kok bejad semua ya 😀 😀 pisssss
    gak minho gak myung sama2 bikin jiyeon sakit hateee 😦 😦

    udah jiyi kan udah baikan sama baekhyun,,
    sebagai pelampiasan kekesalan sama mas belo :-D:-D
    balik mainin lagi biar impas hehehe 😀 😀 😀

  12. yeyyyy akhirnya jiyi sama baekhyun udah baikan 🙂
    wahhh si minho kok masih main sama cewe lain sih? siapa itu yg sms minho?
    penasaran nih thorrr, di tunggu kelanjutannya 🙂 😀

  13. Yee baekhyun dan jiyi udah baikan tapi moga aja baek udah melupakan prsaan cinta nya am jiyeon yg notabennya jiyi adik kandung nya,, huhhh
    Jiyeon udah ilfeel am myung dan mulai membuka hatinya untuk minhO tapiiiiiiiiiiii minho playboy #kyaknya ,,
    Siapa sih yg cmz minho pkai manggil sayang segala ,
    Bikin rusuh suasana dan hati jiyi deHhhhhhh #sebel gue
    Ketahuan deh sifat main nya minho,,
    Trus gimna reaksi jiyi thdap minho stelah tau ?!
    Jangan jauhi minho ya jiyi pLeeeaaassssssseeeeeeee
    Dtunggu next chap eon,,
    Cepet update yahhh
    Fighting 😘😘😘❤❤❤😊😊😊

  14. Gilaa, eonni terkejut waktu tau Siwon suka nonton drama wkwkwk
    Kemana aja saeng ??
    Kok lama sih publishnya ??
    Bener nih, minho kena karma hahhaha /ketawa evil/
    Elah si abang pula, jiyeon eonni udah niat serius eh malah cuma dijadiin mainan, tega binggat sichhh
    Gimana ya mereka selanjutnya, eonni mah berharap jiyeon jadi dingin lagi ama minho, biar kapok tuh anak hahhahaha
    Sulli juga kasian banget, kenapa sih gamau sama yoseob ??
    Yoseob kan cute banget, eonni aja suka haha /eonni mah doyan semua cowo tamvan wkwk/
    Ooh, berarti bapakr krysta gila tohh, pantesannn..
    Udah deh, baekhyun lupain aja jiyeon tros sama akuu, aku kan 11 – 12 sama jiyeon, ya kann ??
    Saeng, update soon donkkk..
    Kalau bisa ntar sore wkwkwk
    Tetap semangat ya saeng, fighting ^^

  15. Yee Baekhyun-Jiyeon baikan finally gomawo Minho sudah mempersatukan mereka :3 . Itu cewek yang sms ngerusak moment MinJi banget-_- Minho juga ihh berhenti main main napa serius gitu loh bang 😀
    Next author!:)

  16. yeaaahhh Jiyeon sma baekhyun udah baikan nihhh 😀
    bner2 seneng bnget 😀
    ahh minho pabbo 😦 jiyeonnya udah mulai nerima si minho ehh malah kelakuan playboynya dia belum taubat juga 😦
    dijauhin jiyeon baru tau rasa lohhh ,,
    ditunggu next partnya yaa siska 😀
    Please jngan lama2 😀

  17. Oh my god jiyeon tahuu
    Pasti akan ada pertengkaran besar antara minho dan jiyeon
    Minho iniii karma
    Siapa cewek yang mengesms minho itu??
    Aiss pasti jiyeon akan nyamuk
    Dan mengeluarkan kata kata panasnya
    Minho coba yakin dengan perasaan mu!!
    Pasti baekhyun juga marah karena minho mainin jiyeon
    His apa yang akan terjadi kepada mereka selanjutnya yah!!
    Pokoknya ditunggu next Chapter fighting&Hwaiting!!

  18. Jiyeon sama baekhyun udh baikkan 👫.. Mudah”an baekhyun mau ngilangin perasaan cinta ny sama jiyeon,
    Minppa udh ketahuan playboy ny nih sama jiyeon, siap” di terkam ya bang 😆
    Suzy jga udh deket sama taecyeon, tinggak krystal sama sulli ajha yg belum ada cowony…
    Lanjut thor, jangan lama” 👌✌

  19. akhirnya minho ketauan belangnya wkwkw 😀 minho kena karma wkwkwk so sweet pas jiyeon baekhyun telfon telfon an 🙂 next thor yg cepet yaa dan lebih panjang dong 🙂

  20. Nah melting bacax.. kekek minji sweet bngt.. baekki akhrx baikan jg dgn jiyi.. dan omo kthuan kan tuh belangx si choi keroro.. krkeekk mampus ntr di usir bnran.. next dong.. huhuhu

  21. Iyaaniii pendek bangett aaahhh wkwkwk kudu lebih panjang ah gamau tau chapter 9 nya(?) akhirnyaa jiyon baekhyun baikan aah terharu :”) baekhyun juga tau batasan jadi terharu lagi/? Terus minho juga cemburu sama baekhyun jadi terharu banget :”)) terus minho soswit banget sama jiyeon jadi terharu season 2 :”))) wayoloh mpos minho udah ketauan playernya sama jiyeon.. Wayoloh wayoloh besok jiyeon ngamuk tar gamau ketemu lagi hayo rasain.g wkwk nextt juseyoo gapake lamaaa penasaraaaannnn *reader bawel**yaudahlah ya*

  22. Kyakx jiyeon bakal ngelakuin sesuatu ke minho..dan siap2 aja lu bang.gue gak bklan bantu lu kali ini,gue gak ikut campur.
    Ayo next next!
    Apa jiyeon bklan murka ke minho atau…
    Go go go next partx.

  23. Oke.. masalah dengan baekhyun clear
    Tapi…. masalah baru siap datang
    Hadeehhhh siapa lagi tuh yg sms minho, jiyeon yg awalnya mulai nerima minho kan sekarang jadi ragu lagi
    Yakinnn minho ga jatuh cinta sama jiyeon?? Yakin minho cuma anggap jiyeon mainan ???

    Btw minho knp ya sampe segitu benci nya sama cewe??
    Eommanya selingkuh ya?

  24. yap Minho menang banyak hari ini, tapi besok?? Minho harus insaf tuh jadi player kalau mau dapetin jiyi.
    Ji Baek udah baikan,, 🙂
    Appa Sulli kasar weh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s