Posted in School Life

5. School Life (New Vers)

image

Story by @siskameliaaa
Pairing: Park Jiyeon&Choi Minho and others pairing.
Genre: friendship, school life, drama
Type: MC ( Multi Chapter)
Warning: typo(s), abal, OOC, gajenes, incest dll.

                        Rated M (for save)

                             School Life

“PARK JIYEON!!”

DUG

DUG

DUG

TUK!

“YAAA!!” Jiyeon menjerit ngeri, matanya melotot linglung. Baru saja menapakkan kaki di koridor tiba-tiba kedua sahabat nya Suzy dan Sulli berlari ganas menghampirinya, terlebih tiba-tiba saja Suzy menjitak gemas kepala Jiyeon yang masih dalam keadaan sadar tidak sadar.

Alih-alih meminta maaf, Suzy langsung menghambur memeluk Jiyeon sementara Sulli memperhatikan disertai senyum kecil, “maafkan aku, aku khawatir bodoh.” Isaknya kecil, Jiyeon tidak suka suasana melankolis seperti ini. Terlebih seluruh pasang mata memperhatikan dengan rasa keingin tahuan yang besar membuat Jiyeon kesal karena privasi nya terganggu.

“Lepaskan aku!” Jiyeon melepas pelukan Suzy kasar, tidak bisa berkata apa-apa.. Suzy hanya bisa menatap nanar saat Jiyeon menatapnya penuh intimidasi, “Jiyeon-ya..” bahkan suara Sulli nyaris tercekat saat Jiyeon berbalik tanpa melihatnya.

Suzy menunduk penuh sesal. “Kita bukan anak kecil lagi, jangan membuatku malu dengan memeluk didepan umum. Aku masih menyukai pria, jalang.”

Wanita itu mengangkat kepalanya, didepannya Jiyeon tengah menengokkan wajahnya tanpa membalik badan. Ada senyuman kecil yang terpatri di wajah ayu tersebut, “bodoh,” senyum Suzy berbinar senang. Orang awam pasti akan marah jika dibilang bodoh, tapi bagi Suzy.. itu pertanda Jiyeon tidak marah, arti bodoh itu mengandung makna bahwa ‘aku tidak mungkin marah dengan mu’

“Lihat, si mulut pedas itu tidak ada rasa bersalahnya sama sekali.” Cibir Sulli, tapi gadis itu kemudian mengikuti langkah Suzy untuk mengapit tangan Jiyeon dan berjalan beriringan menuju kelas.

“Hahahaha benar-benar aku tidak percaya bahwa pria yang di jodohkan dengan mu adalah seorang kutu buku. Hahahaha ah perut ku, yaampun Sulli hahahaha.”

Tak!

“Ish, kau itu senang sekali mentertawakan penderitaan sahabat mu ini.”

“hahahaha kau benar Jiyeon, bahkan Krystal saja sampai tidak bisa berhenti untuk bertanya dan meyakinkan bahwa bukan si culun itulah tunangan Sulli, hahahaha.”

Sulli menatap kesal kedua sahabatnya, terlebih mulut Suzy yang terlalu ember. Baru saja berbaikan dia sudah menceritakan perihal Yoseop yang diketahui sebagai kutu buku. Dan jadilah mereka tertawa disepanjang koridor menuju kelas, “kalian menyebalkan jika akur.”

“Hey, memang sejak kapan aku dan Suzy tidak akur?” Jiyeon menantang senang saat Suzy ikut mengangguk menyetujui, “benar, aku dan Jiyeon kan pasangan paling terrrrromantis seantero, iya ‘kan sayang?”

Jiyeon mengernyit jijik saat Suzy dengan sengaja menggelayut manja di pundaknya, “AKU MASIH SUKA PRIA BODOH!” Selanjutnya yang terjadi adalah Jiyeon yang berlari sementara Suzy yang mengejar disertai kata-kata menjijikan yang membuat Jiyeon makin menjerit histeris.

Sulli hanya memperhatikan mereka disertai senyum lembut, gadis itu menghela napas sesaat sembari melipat kedua tangan di depan dada, matanya masih menatap lekat aksi kejar-kejaran kedua sahabatnya itu, “betapa aku menyayangi kalian.” Lirihnya sendu.

.
.
.
.

Krystal sejak tadi tidak fokus dengan pelajaran, bukan karena memikirkan Jiyeon. Gadis itu sudah cukup lega saat Sulli mengirim pesan singkat yang berisi jika Jiyeon baik-baik saja dan tengah bercanda akrab dengan Suzy seperti tidak ada masalah. Yang jadi permasalahannya saat ini adalah pria berkacamata yang tingginya setara dengannya, gadis itu terus memperhatikan gelagat Yoseop yang terlihat fokus dengan penerangan sang guru di depan.

Tidak menarik, hanya pria mungil berkacamata yang begitu membosankan dengan seragam yang tertata rapih. Tipikal pria pintar yang tidak suka sebuah kesalahan. Perfeksionis namun membosankan.

Apa yang dilihat Ayah Sulli dari pria culun macam dia? Okelah, Yoseop memang memiliki wajah yang imut dengan pipi chubby nya itu. Tapi… Krystal cukup paham bahwa dia bukanlah tipe Sulli. Tipe Sulli adalalah sosok pria dewasa yang umur nya jauh di atas, ada satu pria seperti itu. Tapi mereka tidak tau dimana sekarang, sosok yang membuat Sulli beralih ke obat-obatan.

“Ah..” Krystal meringis malu, saking asik dengan pikirannya, ia sampai tidak sadar bahwa Yoseop tengah memperhatikannya dengan kerutan alis samar. Gadis itu lantas segera mengalihkan perhatian dan sok sibuk mencatat di buku nya, walau hanya tulisan abstrak yang tidak terbaca sama sekali.

                               School Life

“Bagaimana jika aku bilang aku mencintai mu?”

“Jangan bercanda!”

“Aku bersungguh-sungguh, aku tidak mungkin mengatakan ini jika aku tidak yakin.”

“Tapi kau tau posisi kita ‘kan? Lupakan aku.”

“Aku tidak bisa Park Jiyeon! Aku bisa gila karena terlalu mencintaimu.”

“Jangan mempersulit keadaan. Aku menyayangi mu, aku juga mencintaimu.. tapi dalam arti yang berbeda.”

“Bisakah… bisakah kau melihat ku layaknya seorang pria yang bersungguh-sungguh mencintai gadisnya?”

“Tidak.”

“Kenapa?”

“Karena aku mencintai Myungsoo Oppa.”

“SI BRENGSEK ITU TIDAK PANTAS UNTUK MU!”

“Tolong.. aku menyayangi mu, jangan membuat semuanya sulit.”

“Kenapa? Kau tidak mempercayai ku?”

“Aku — hhmmpphhh.”

“APA YANG KAU LAKUKAN?!”

“Mencium gadis yang aku cintai. Apa lagi?”

“Kau…. KAU GILA KAK!”

Cetak!

“Aaaww..” Jiyeon meringis saat sebuah sentilan menyadarkannya dari sebagian memori yang ingin sekali dia lupakan. Kejadian berlatar belakang villa di pesisir pantai dengan langit sore yang menjingga. Kejadian dimana awal mulanya meretak nya sebuah tali persaudaraan. Terbiasa bersama sejak kecil karena sering ditinggal kedua orang tuanya tugas keluar negri membuat mereka lengket hingga dewasa, hingga salah satu dari mereka merasakan perasaan yang berbeda.

“Kau mengerti tidak sih? Ingat ya, ini tugas kelompok! Jangan hanya diam jika tidak ingin nama mu aku coret.” Taemin sang pelaku melotot kesal yang dibalas tatapan tajam Jiyeon. Gadis itu mengusap-usap jidatnya yang dirasa sakit. Sementara Jiyeon dan Taemin masih saling melempar tatapan tajam.. tidak jauh dari mereka ada Suzy yang satu kelompok dengan Taecyeon.

“Aww manis sekali, seperti ada sengatan listrik penuh cinta lewat tatapan mata mereka.” Kagum Suzy.

“Aku bahkan masih ingin mencicipi tubuh sexy itu, jangan harap Taemin bisa mendapatkannya. Cukup Minho saingan berat ku saat ini.”

Suzy mengerling nakal, bukan rahasia umum jika Taecyeon sering kali menggoda Jiyeon dengan kata-kata nakalnya, pria itu sangat bernafsu jika melihat tubuh sintal Jiyeon. Tapi jangan harap Taecyeon bisa selamat setelahnya, pria itu harus siap babak belur jika berani menggoda si primadona.

“Aku malam ini free, mau menemani ku?” Kerlingan nakal menggoda lantas membuat Taecyeon ereksi. Pria bertubuh kekar itu lantas memandang Suzy penuh minat, “tentu honey.”

..

“Bodoh, aku sial satu kelompok dengan mu.”

“Hey, memangnya yang sejak tadi hanya diam siapa?” Tanya Taemin disertai fake smile andalannya.

“Oh, hentikan senyum bodoh itu. Fake smile? Cocok dengan wajah mu yang palsu itu. Kau bedah plastik di dokter mana? Pasti dokter murahan dan berefek tidak bisa tersenyum. Kasihan sekali, aku turut berduka.”

Sudut bibir pria itu berkedut kesal, oh betapa dia menyetujui jika orang bilang bahwa Jiyeon adalah gadis bermulut ular, dilain sisi Sulli hampir meledakkan tawa nya mendengar Jiyeon berkata demikian, tak hanya Sulli, bahkan rekan satu tim nya yang memang duduk di belakang Jiyeon dan Taemin sudah melipat bibir saking ingin tertawanya.

“Wajah ku itu memang tampan dari lahir.” Ralat Taemin, pria itu masih berusaha sabar tanpa menghilangkan senyum palsu dari bibirnya.

“Ow, berarti kau sudah operasi wajah sejak dalam kandungan? Ibu mu daebak! Pasti dia tau bahwa anak nya akan lahir dengan wajah buruk rupa, sebelum itu terjadi Ibu mu segera bertindak. Good idea.” Jiyeon mendramatisir disertai kedua bahunya yang mengangkat, mengabaikan Taemin yang sudah mengangkat urat-urat bibirnya sehingga menciptakan kedutan di bibir dan hidung yang kempas kempis menahan geram.

Cetakk!

“SAEM AKU INGIN PINDAH KELOMPOK!!”

Jiyeon terlihat acuh saat Taemin berteriak tanpa melepaskan tatapan tajamnya. Sebuah bolpoin malang terbelah dua tengah tergeletak miris diatas meja. Tidak jauh dari sana suara tawa Taecyeon membuat telinga Taemin makin panas.

.
.
.
.
.

Tiiiiinnnnn

“Hey cantik.” Jiyeon meringis malu, bagaimana mungkin Minho ada disekolahnya. Membunyikan tlakson mobil begitu kencang hingga membuat telinganya berdengung sakit.

“Brother! Apa yang membuat mu berada disini?” Tanya Taecyeon yang datang menghampiri, dari jauh dia dapat mengenali mobil pria tampan itu. Dan saat pria itu membuka kaca mobil sehingga memperjelas wajahnya yang rupawan membuat Taecyeon dan Taemin segera menghampiri.

“Menjemput teman hidup ku, bukan begitu sayang?” Jiyeon membuang muka asal, disisinya ada Suzy dan Sulli yang tengah menuntut kejelasan, “dia hanya manusia tidak waras.” Decak Jiyeon.

“Kajja kita per–”

“Orang tidak waras yang berhasil mencium mu tiga kali dalam sehari.”

Jiyeon melotot ngeri tak kala Minho berujar cukup kencang dan menyebabkan bisik-bisik para murid yang mendengar. Tidak kalah dari itu, Suzy, Sulli, Taemin dan Taecyeon tengah melotot tidak percaya.

“Ow, bagaimana mungkin bisa? Apa kau sudah mencicipi tubuhnya?”

BLETAK!

“Tutup mulut mu sialan!” Jiyeon menggeram marah, tangannya memerah karena pukulan yang ia berikan ke kepala Taecyeon sehingga pria itu meringis ngilu.

“Apa mau mu?!” Minho menyeringai senang, “ikut aku. Cepat masuk.”

“Aku membawa mobil.”

“Kau melupakan kejadian sesaat sebelum masuk kedalam apartment mu semalam?”

“Sialan. Suzy kau bawa mobil ku.”

Brak!

Butuh beberapa saat untuk Suzy sadar dan menatap sebuah kunci ditangannya. Masih dalam keadaan tidak mengerti apapun, wanita itu menatap Sulli yang juga terlihat linglung.

Lain mereka lain lagi Taecyeon dan Taemin dengan sejuta pikirannya yang menjurus kearah negatip.

“Aneh.” Ujar keempat remaja itu bersamaan.

                              School Life

“Kau mau aku cium, hah? Bicaralah.”

“Apa kau hanya bisa mengatakan itu? Mau aku cium..cium..cium. dasar mesum.”

“Jadi kau lebih suka jika aku bilang, kau mau aku puaskan di ranjang, heh?”

“Brengsek!”

“Ow honey..” tangan Minho mengelus rambut halus Jiyeon, menariknya sehelai untuk mencium wangi shampo berbau cherry yang memabukkan tersebut.

“Kau sangat cantik jika marah seperti ini. Aku tidak sabar melihat ada anak kecil dirumah tengah merengek karena marah seperti Ibu nya.”

“Oh, kau cari saja di pinggir jalan.”

“Aku akan membuatnya sendiri dengan teman hidupku kelak.”

“Yasudah cari saja sana, jangan menggangguku.”

Minho tersenyum menggoda, diremasnya tangan Jiyeon karena gadis itu mencoba untuk lepas, “uh, jangan cemburu sayang.. teman hidup ku itu jelas saja dirimu. Aku tidak sabar untuk menjadikan mu mililku, menyandra mu dan menghabisi mu sepanjang waktu.” Jiyeon menggeram marah, “psikopat!”

“Kau melukai ku sweety.” Minho mendramatisir keadaan dengan menampilkan wajah sedih nya, “kita sudah sampai.. ayo turun.”

Tempat ini….

Dari mana Minho tau padang lavender yang berada di bukit dekat sekolah SMP nya? Apa Jiyeon tidak sadar jalan yang ia lewati karena perdebatan yang dia lakukan dengan Minho sepanjang jalan?

“Kau suka? Ini pertama kalinya aku membawa seorang gadis kesini, kau spesial sayang.” Minho mencium dalam pipi kiri Jiyeon, tangannya melingkar mesra di bahu rapuh gadis itu. Tidak ada lontaran kata kasar yang keluar, hanya kebisuan dan tatapan kosong tanpa arti.

“Sudah ku bilang ‘kan? Jangan dekati adikku lagi.”

“Wae? Kami saling mencintai.”

“Jangan ikut campur kak!”

“Kau tidak mengerti juga? Si brengsek ini bahkan sudah jelas-jelas selingkuh didepan mataku!”

“Kau percaya padaku ‘kan? Aku mencintai mu Jiyeon,”

“Persetan dengan itu semua.”

“TUTUP MULUT MU KAK!”

“KAU BAHKAN MEMBENTAKKU DAN LEBIH MEMBELA PRIA SIALAN INI?! BUKA MATA MU PARK JIYEON!”

“Ji… ini hanya akal-akalan Baekhyun Hyung saja, dia itu mencintai mu dan berniat memisahkan kita.”

“AKU BERKATA YANG SEBENARNYA!!”

DUAGH!!

..

“ANIYAAAA!”

“Jiyeon-ah?” Minho menopang tubuh Jiyeon yang mendadak oleng, pria itu tidak mengerti apa yang terjadi, tiba-tiba gadis itu berteriak sembari menjambak rambut nya sendiri. Terbesit rasa khawatir yang membuat hatinya ikut pilu. Sesak, melihat Jiyeon seperti ini membuat sesuatu menikam ulu hatinya.

“Gwenchana?” Tanyanya sembari menghapus bulir keringat yang muncul di dahi gadis itu, “Myungsoo oppa…” lirihnya disertai isakan pilu. Jiyeon meremas sisi seragam Minho tanpa berhenti mengisak.

“Sstttt..” mengabaikan rasa keingin tahuannya karena sebuah nama yang terucap, Minho justru membawa Jiyeon kedalam pelukannya, membuat Jiyeon dapat merasakan dada bidang Minho disertai suara degupan jantung yang besar.

“Kita pulang ya?” Alih-alih tidak mendapat jawaban, Minho lantas mengalungkan tangan Jiyeon kelehernya dan menyisipkan kedua tangannya di lipatan lutut dan bahu Jiyeon.

.
.
.
.
.

“Aku juga tidak tau kak, tiba-tiba saja dia berteriak seperti itu.” Jelas Minho, sesampainya di apartement miliknya.. pria berwajah tampan itu lantas menelpon sang kakak untuk berbagi keluh kesah. Di tatap nya wajah damai Jiyeon yang terlelap disertai sinar mentarj sore yang muncul melalui celah-celah jendela besar di kamar Minho.

“Apa kau mulai menyukai gadis ini?” Tanya Siwon.

“Ayolah Kak, mana mungkin aku menyukai gadis ini. Dia begitu merepotkan, cerewet, galak dan menyebalkan. Aku hanya kasihan.”

“Tapi dari cara mu mengkhawatirkannya terlihat berbeda.”

“Aku baru pertama kalinya melihat kau sepanik ini, kau yakin tidak menyukai nya?” Lanjut Siwon.

Minho menatap kakak nya gusar, matanya melirik sana sini menghindari sesuatu, “aku tidak tau kak,”

Sosok pria dewasa yang wajah nya menyerupai wajah Minho kini melirikkan matanya kearah tangan Minho, tangan itu sejak tadi tidak dilepaskannya.. masih setia menggenggam jemari mungil yang terkulai lemah. Siwon tersenyum samar, “kau sadar tidak? Kau bahkan tidak pernah tebar pesona dengan wanita-wanita diluar sana.”

“Aku hanya tidak suka melihat mereka. Bukan berarti aku mulai menghargai seorang wanita. Aku benci wanita, mereka hanya pantas disakiti.” Tanpa sadar tangan Minho semakin meremas kencang tangan Jiyeon, gadis itu melenguh pelan membuat Minho sadar dan segera mengelus lembut tangan Jiyeon menggunakan ibu jarinya.

“Ssttt, tidurlah.” Bisiknya merdu.

“Aku tau kau membenci nya, tapi tidak semua wanita seperti dia.” Minho mengalihkan pandangannya kearah Siwon, matanya tiba-tiba berkilat emosi. Siwon tau Minho berusaha mati-matian menahan emosi karena tidak ingin mengganggu Jiyeon yang baru saja terlelap setelah puas menangis.

“Berusahalah untuk membuka diri, Jiyeon cocok untuk mu. Aku tau kau menyukainya.”

“Aku tidak.”

“Jangan mencoba menyangkal, saat ini kau masih dibutakan masa lalu. Jika kau tidak mau berubah, bersiaplah kehilangan Jiyeon.”

Siwon berlalu tanpa sadar kata-katanya barusan mampu memporak poranda ‘kan perasaan pria tampan itu. Tangannya meremas lembut tangan Jiyeon. Ada sensasi yang berbeda saat Jiyeon berada disampingnya. Sesuatu yang ia rindukan.

Memang, selama ini Minho sering menghabiskan waktu dengan banyak para gadis. Tapi tidak satupun yang membuat Minho merasakan apa itu jantung berdebar. Semua gadis sama, hanya mengincar harta dan ketampanan. Tapi semenjak bertemu Jiyeon, kesan pertama adalah gadis yang berbeda. Matanya menusuk mata Minho untuk menantang, tidak ada jeritan atau pujian ketampanan, hanya kata-kata kasar yang terasa manis. Gadis itu menarik perhatiannya, seorang gadis yang baru dia ketahui ada di muka bumi ini.

Tangan besar itu mengusap lembut pipi Jiyeon yang terasa halus, “aku tidak mengerti, yang aku tau aku hanya ingin bermain dengan mu.. tapi aku tidak suka melihat mu seperti ini, jangan sok kuat bodoh.” Minho perlahan bangkit untuk mencium kening Jiyeon cukup lama, pria itu kemudian melepaskan tangannya hati-hati dan melangkah keluar kamar.

Tepat saat pintu tertutup, iris onyx itu terbuka memunculkan perasaan yang tidak terdefinisikan. Perlahan tangannya meraba kening yang sempat Minho cium.

.
.
.
.

“Hhh, aku tau anak itu memang sangat sensitif dengan tempat yang menyimpan banyak memori.”

“Lalu apa yang akan kau lakukan?”

“Aku tidak tau, dia sangat membenci ku.”

“Kau mau menyerah begitu saja?”

“Gomawo..”

“Neh?”

“Gomawo karena kau sudah setia menjadi sahabat ku hingga saat ini.”

“Bicara mu ngaur,” Siwon dapat mendengar suara helaan napas dibalik telpon genggamnya.

“Kau masih menyimpan perasaan itu? Kau tau? Adikku saingan berat mu kini.”

Baekhyun tertawa di ujung telpon sana, “sampai kapan pun aku tidak bisa melupakannya. Untuk Minho, aku akan menyeleksi nya lebih dulu.”

“Dasar tidak waras..”

“Aku masih sangat mencintainya.”

Tbc

A/N: makin gajenes, terselip incest diatas wahahaha ketawa nista. Btw abaikan judul yg engga nyambung sama cerita. Aku cuma males bikin/mesen poster. Jadi memanfaatkan poster yang ada adalah ide gila haha. Tapi tenang, insyaAllah masih ada sisi kehidupan sekolahnya. Btw, buat yang sms minta pw nih: aku udah bilang sebelumnya kalo sms gaakan aku bales karena gaada pulsa. Ada sih, tapi buat paket. Kalo bisa lewat sosmed dan pasti aku bales. Buat yang waktu itu telpon aku sampe berkali-kali maaf engga ke angkat. Aku lagi seru nonton drakor hehe. So, jangan sms kalo gamau dikacangin. Lewat sosmed oke? Liat aja di SL chapt 3. Aku udah cantumin wa, line sama pin bb. Bisa dm ke twitter kok @siskameliaaa. Makasih^^

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

38 thoughts on “5. School Life (New Vers)

  1. makin seru ceritanyaa..yakkk jiyeon inget masa lalu lagi deh ..ternyata yang buat hubungan baekhyun sama jiyeon renggang karna baekhyun cinta sama jiyeonn..ckck cinta terlarang…minhoooi masih ajh nyangkal kalo ngga suka sama jiyeon jujur ajh napa…kira2 jiyeon bisa move on ngga yah dari trauma masa lalu nya…neeexxttt part selanjutnyaaa di percepat yah eonniiii… Fightiiing… 😀

  2. Woah Daebak 👍👍👍 Aiggo ada apa dimasa lalunya Minho?? Kenapa dia sampai benci sama wanita?? Dan taecyeon dia ga ada kapok-kapoknya ya ngegodain jiyeon 😀 dan Baek lu ga ada pikiran buat bunuh diri kan?? Ya kan?? Awas aja sampai ngedengerin apa yg jiyeon bilang… Terus siapa cowo yg sampai buat sulli makai obat-obatan terlarang?? Dan Baek mendingan kamu cari cewe lain yee… Lupain jiyeon dia pan adik lu… Toh banyak cewe yg lebih cantik dari jiyeon #TapiMasihCantikanJiyeonSih #plak Oke Move on yee dri jiyeon 😀

  3. Ternyata yg bikin hubungan jiyeon dan baekyun renggang itu karna perasaan baekhyun ke jiyeon Bukan gara myungsoo
    Oemji sery zz. Next part thor

  4. Ternyata minho and jiyi sama ” punya masalalu,,aigo ternyata oppa nya jiyi mencintai dongsaengnya sendiri.pantas oppanya ga suka ma myungsoo,lalu bagaiman apa dia juga akan mengacak” hubngan minji..

  5. Mulai mengerti-.-
    Ternyata baekhyun mempunyai perasaan lebih dari adik kakak ke jiyeon
    Itu yang membuat hubungan mereka renggang:3
    Jiyeon minho kapan sembuh dari masa lalu ya:3
    Lalu apa yang terjadi pada myungsoo duluu
    Dan bagaimanakah hubungan Minji selanjutnya yah:0
    Minho udah jatuh cinta sama jiyeon tapi dia belum sadar..
    Pokoknya ditunggu next Chapter Fighting&Hwaiting!!

  6. Hah ini gila, kenapa baekhyun bisa cinta sama jiyeon yg notabennya adiknya sendiri
    Oalah itu siapa wanita yg bkin minho jd ngejudge semua wanita sama aja?
    Seneng deh part ini minji momentnya banyak bgt
    Ga tau mau comment apa lg, yg pasti aku suka bgt ff mu ini
    Next partnya d tunggu bgt loh
    Update soon yah thor, ga sabar bgt ^^

  7. ternyata baekhyun suka jiyeon :-O
    minho kenapa gak suka wanita?? masalalu nya kenapa?
    minho palli kuat kan perasaannya ke jiyeon..keburu diambil orang lho ><
    ditunggu next part nya 🙂

  8. Baekhyun cinta banget sama jiyeon, sampai2 ngebuat nyawa menghilang (myungsoo).
    Trauma minho akan masalalunya bikin bimbang perasaannya tentang cinta’kasihan
    nexttt makib seru makin serius cerita’y

  9. Jadi krn cinta, jiyeon membenci baekhyun, jiyeon blm bs move on dr cinta myungsoo. Minho harus lebih berusaha lg agar jiyeon bisa moveon dr myungsoo

  10. Ternyata baekhyun tuh pernah suka sama jiyi sampe sekarang jadi hub persaudaraan mereka pecah
    Minho mulai suka ya sama jiyi dari cara dia merhatiin jiyi

  11. Gilaaa makin seru..gak sbar buat next nya.minho cepet2 dah menyadari perasaan lu klau gak mau kehilangn jiyeon.haha niru kata2 abang siwon,suka sama kata2 x.next ya!

  12. ternyata baekhyun punya persaan lebih dari seorang kakak ke adik nihh,,
    kayanya myungsoo emang laki2 brengsek ya cma jiyeon dibutakan sma cinta dia ke myungsoo,,
    minho g mau ngaku klo dia suka sma jiyeon ,,
    makin pnsaran sma kelanjutan ceritanya ditunggu next partnya yaa 😀

  13. Sial, Minho manis banget sama Jiyeon . Godain terus bang :3 . Taemin poor you, dibully sama jiyi mulu wkwk 😀 . Jadi Baekhyun beneran suka sama Jiyeon, aigoo . Masa lalu Minho kenapa? Bikin penasaran 😮

  14. Baekhyun suka ama jiyi ??
    Emang mereka bukan saudara kandung ??
    Makin penasaran nih..
    Minho juga, siapa cewek yang nyakitin oppa ku sih ??
    Next nya ditunggu banget, saeng..
    Tetap semangat yaa ^^

  15. Makin seru aja ceritanya aaaa ddaebakk XD suka banget momentnya minji wkwk minho ngegodain jiyeon mulu sampe jiyeon yang terkenal ganas itu diem wkwk jago minho ‘-‘)b ooohh jadi baekhyun suka sama jiyeon makanya jiyeon ngejauhin?? Mereka saudara kandung kah? Wkwk wadu ga kebayang perasaan jiyeon tiba2 dicium kakanya sendiri :”) persahabatan si cewe2 masih favorit wkwk keren banget mereka XD nextttt

  16. makin seru ceritanya….. next eon…. itu baekhyun suka sama jiyeon? knapa bisa? dan apa yg baekhyun lakuin ke myung… ah next eon…

  17. nah minho bersiaplah dg kehilangan jiyeon jika tidak mau berubah.dan di awal bertemu jiyeon sudah punya niat yg tidak baik,hanya bermain-main.makin kompleks ni masalahnya?tambah seru..

  18. ternyata baekhyun cinta sama jiyeon,baekhyun mandang jiyeon bukan sebagai adik tapi sbg wanita? aigooo -_- minho pliss jangan mainin jiyeon 😦 temen temen nya jiyeon minho pada kepo nih hubungan mereka wkwkwk 😀

  19. jiah kehidupan mereka sangat2 diluar batas ckck
    masalah mreka masing2 berat juga , ciee minho suka nih ma jiyeon ngaku aja keke
    baekhyun suka ma adik kandungnya sendiri , pantesan aja hubungan nya ma jiyi renggang
    oke next siska , fighting

  20. Omooooona jadi baekhyun suka sm jiyi toh, DAEBAAAAAAAK.
    Makin penasaran cara penyajian cerita.a jg bagus kyl di drama2 serius.

  21. Huaaa mdh2an minho sgra melangkah n membuat jiyi jth cinta pdx n mrk bs brsma skalian jiyi trlps dr msa lalu.. baekhyun jg jgn cinta jiyi jd kakak adik biasa sj.. mdh2an siwon mau crtain ttg jiyi k mimho biar si choi keroro mkn greget sm jiji.
    Next dong jeballl

  22. kenapa baekhyun bisa cinta gitu sama jiyeon.
    penasaran sama kisah jiyeon dan myung.
    apa jiyeon ngedengar semua pembicaraan minho ma siwon.jangan sampai jiyeon patah hati lagi.next yang cepetn thor

  23. Baekhyun suka am jiyi yg statusnya sbg adik nya,,
    Ya ampun knp jdi gini,,
    Tpi baekyun hrus rela klo jiyi am minho,,
    Jiiyi kyak.nya mulai mnerima khadiran minho deh tp gk tau jga deh,,
    Dtunggu next chap yah

  24. Lanjut thor…
    Yg cpetan ya post nya…
    Barang aku sering buka web ini, tpi blom di rilis ff lanjutannya..
    Aku tgu thor…
    Fighting…

  25. Minji bener” mempunyai masa lalu yg kelam semoga dengan mereka terus bersama mereka bisa melupakan masa lalunya masing”.

  26. oh.. baekhyun cinta jiyi, dan perselingkhn myung masi misteri.
    seprtiny minji uda ada rasa. ayo cpt jdian.. yg lain nyusul

  27. Wahhh baekhyun cinta terlarang nih
    Tp dy masih ttp cinta sama jiyeon, lalu minho?? Baekhyun bakal rela jiyeon sama minho apa gimana ya?? Awas aja klo nanti dy bakal ngelakuin hal yg sama kyk myungsoo ke minho

    Sukaaa moment minji nya
    Ceritanya makin seru deh

  28. Owh,,, jadi hal seperti itu yang buat persaudaraan mereka retak…
    Dan sampai saat ini pun baekhyun masih mencintai jiyi,, tapi pas denger baekhyun mau nyeleksi minho, seperti nya udah mulai waras tuh baekki (piss)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s