Posted in School Life

3. School Life (New Vers)

image

Story by @siskameliaaa
Pairing: Choi Minho & Park Jiyeon and others.
Genre: friendship, school life, drama
Type: MC ( Multi Chapter)
Warning: typo(s), abal, OOC, gajenes, dll.

                        Rated M (for save)

                             School Life

“Bagaima–”

PLAK!

Yang Suzy ingat, setelah dia menerima telpon dari Jiyeon handphonenya itu dibuang entah kemana. Dan saat Sulli tiba-tiba menelpon barulah Suzy menemukan handphone nya -tentu saja setelah kegiatannya selesai. Dan bukan main paniknya saat Sulli mengatakan jika Jiyeon sedang marah besar.

Saat buka pintu, baru mau menanyakan keadaan Hara. Tiba-tiba saja Jiyeon langsung menampar dan menatapnya penuh amarah.

“Ini sudah lewat tiga jam dari waktu yang aku tentukan, Bae Suzy.” Geram Jiyeon.

Suzy tau jika Jiyeon sudah menyebut marganya dengan penekanan itu artinya Jiyeon memang sedang marah besar. Lebih baik Jiyeon memanggilnya ‘bitchy‘, karena itu panggilan sayang jiyeon untuknya -mungkin.

Suzy gelagapan bukan main, mati-matian dia menelan ludah.

“DASAR MURAHAN!”

Tidak akan ada yang bisa mencegah jika Jiyeon sudah marah. Untung Hara sudah sadar, jadi Jiyeon tidak perlu merasa bersalah karena membuat gadis kecil itu bangun.

“Kau tau? Kau benar-benar wanita murahan.” Ketus Jiyeon

“Ya. Aku memang murahan.”

“Kau baru sadar? Cukup senang-senangnya. Sejujur nya aku muak dengan mu.”

“Kau tau ‘kan alasan ku berbuat seperti ini?”

“Dan jangan pernah jadikan itu semua alasan lagi. Karena kau pun menikmatinya!”

“Kau hanya tidak mengerti, bodoh.”

“AKU MENGERTI!” Jerit Jiyeon, tangannya ingin sekali kembali menampar Suzy, tapi ia urungkan niat itu dan lebih memilih mengepalkan tangannya.

“Kau bisa saja lepas dari wanita itu, kau banyak uang sekarang berkat orang-orang yang kau tiduri. Kau hanya terlalu menikmati ini semua.”

“…..”

“Kau bodoh, murahan, terlalu naif–”

“DIAM! KAU JANGAN IKUT CAMPUR! URUSI SAJA KEKASIH MU YANG SUDAH MATI ITU.”

Degh!

Krystal bahkan langsung berdiri dari bangkunya, sementara Sulli hanya menatap nanar tubuh Jiyeon yang mulai tegang.

Jiyeon tersenyum masam memperhatikan Suzy yang terlihat merasa bersalah kini, “ya. Dia memang sudah mati, tapi dia selalu berada disisi ku. Dan kau –” tatapan Jiyeon kembali tajam sembari jari telunjuknya menunjuk tepat didepan hidung Suzy.

“Kau juga urusan ku, kau sahabat ku. Aku tidak ingin kau tersesat lebih jauh. Aku permisi.”

Suzy hanya bisa membatu di tempat memperhatikan Jiyeon yang pergi. Sekilas wanita itu bisa melihat mata Jiyeon bercahaya akibat sesuatu yang cair dan bening, karena wanita itu sukses menggores luka yang perlahan mulai tertutup hingga kembali terbuka.

Jika sudah begini, Jiyeon hanya butuh sendiri. Mengejarnya dan menenangkannya hanyalah kesalahan fatal, karena yang terjadi selanjutnya.. gadis itu akan meraung dan menjerit memanggil nama sang kekasih.

Sulli memilih duduk didekat Krystal, gadis itu memandang sinis Suzy. “Dia hanya mengkhawatirkan mu.” Katanya kemudian.

“Kau harus tau seberapa cemasnya dia, Jiyeon takut wanita itu melakukan hal nekat.” Timpal Krystal.

Suzy hanya bisa pasrah. Mungkin ini memang salahnya, tapi Jiyeon juga sudah membuatnya emosi.

Nah, bukankah pertengkaran itu bumbu persahabatan? Tanpa pertengkaran, persahabatan akan terasa hambar. Dan ini adalah proses pembelajaran diri untuk bersikap lebih dewasa, saat reuni nanti… pasti saat-saat seperti inilah yang akan kembali dibahas.

Masa sekolah itu memang menyenangkan, tapi ada juga yang membuatnya kurang menyenangkan. Seperti bertengkar dengan sahabat contohnya.

                             School Life

Sulli cemas? Tentu. Semalam Baekhyun menelponnya dan menanyakan kabar Jiyeon. Itu artinya Jiyeon tidak pulang, apa Jiyeon ke apartementnya? Tapi yang lebih parah adalah.. Baekhyun kembali! Baekhyun berada di Seoul kini. Pastilah sebelum kejadian dengan Suzy semalam, Jiyeon memang dalam keadaan kacau balau. Tidak heran Jiyeon terlihat berantakan kemarin.

Kejadian dua tahun lalu. Saat mereka masih duduk dibangku kelas tiga Junior High School, kejadian dimana Jiyeon amat membenci sang kakak yang berbeda dua tahun darinya. Dan kejadian dimana Jiyeon harus di rawat di ruang isolasi, mengamuk dan mengharuskan Baekhyun pergi jauh. -lari dari masalah.

Di saat semua mulai kembali normal, masalah selesai dan Jiyeon mulai bisa melakukan rutinitas sehari-hari. Orang itu muncul kembali, membuka ingatan yang tersegel selama dua tahun belakangan ini.

Sulli bangkit dari bangku nya, jemari lentik gadis itu menari-nari diatas permukaan handphone hingga merangkai sebuah kata yang di tuju untuk dua orang.

‘Kita bertemu di apartement Jiyeon, sekarang!’

….

Masih dengan keadaan yang semalam. Hanya saja seragam atas gadis itu sudah berganti dengan kaos V-neck berwarna putih.

Disampingnya ada seorang pria tampan berwajah diatas rata-rata tengah menahan kantuk.

Minho, entah keberuntungan atau apa. Semalam dia menemukan Jiyeon tengah menangis di pinggir Sungai Han. Gadis itu terlihat lemah, bahkan saat pria jangkung itu mencari kesempatan untuk memeluk sang gadis.. Jiyeon hanya diam tanpa perlawanan.

Entahlah, Minho juga tidak mengerti ada apa dengannya. Melihat Jiyeon menangis seperti itu seperti melihat kejadian saat dirinya kecil, dimana orang yang amat ia sayangi meraung dan menjerit histeris disertai kata-kata kasar.

“Kau tidak lelah?” Tanya Minho

“Kau pergi saja.”

Minho gondok bukan main, gadis itu sudah kembali seperti semula. Ketus dan kasar, bahkan untuk menatap dirinya saja enggan. Oh dan jangan lupakan bahwa mereka masih berada di pinggir Sungai Han kini.

“Harusnya kau berterimakasih karena orang setampan ku mau menemani gadis jelek seperti mu.”

“Aku tidak meminta mu menemaniku. Pergi sana.”

Tuh liat, bahkan perempatan siku sudah muncul di jidat lebar Minho. Jika ini disebuah anime… pastilah sudah keluar asap dari kedua telinga pria itu disertai raut wajahnya yang merah padam seakan mendidih.

“Kau…EH JELEK!” Jerit Minho saat tubuh Jiyeon ambruk, buru-buru pria jangkung itu mengangkat Jiyeon dan membawanya ke dalam mobil. Ini sih double sial namanya.

Sudah dibuat lelah semalaman karena menemani Jiyeon. Dan sekarang gadis itu pingsan, Minho yang berada dekat dengan gadis itu pastilah yang akan disalahkan jika terjadi sesuatu. Jadi mending main aman dan membawa gadis itu pergi sebelum orang-orang berpikiran negatip tentangnya.

                             School Life

Minho Pov.

Aku tidak tau apa yang aku pikirkan. Membawa orang asing kedalam apartement ku adalah hal yang tidak pernah aku pikirkan. Dan lagi, gadis ini merupakan satu-satu nya gadis yang aku ijinkan masuk. Bahkan aku yang membawanya masuk, dan yang lebih tidak masuk akal…. aku justru menidurkannya di kasur kesayangan ku.

Aku juga tidak tau apa yang harus dilakukan untuk orang sakit. Tapi saat aku sakit dulu, Ibu selalu mengompres ku dengan air hangat untuk mengeluarkan semua keringat yang ada didalam tubuh ku. Jadi yang aku pikirkan adalah, mengompres gadis ini dengan air hangat dan handuk kecil.

Wajahnya pucat, dan aku tau pasti dia belum makan. Untuk pertama kalinya aku terlihat kacau.

Biasanya orang sakit akan memakan bubur, tapi aku tidak bodoh untuk nekat membuat bubur sementara aku tidak bisa. Aku tidak ingin masuk penjara karena meracuni anak gadis orang. Yang ada di pikiranku saat ini, aku harus menelpon seseorang dan memintanya membuatkan bubur.

Aku berani bersumpah orang itu terlihat terkejut dan tersedak sesuatu saat aku menjelaskan semuanya.

“Cepat bangun, jelek.”

.
.
.
.
.

“Sulli?”

Sulli menoleh ke samping, didapatinya seorang pria berkacamata tengah memperhatikannya dari atas sampai bawah, “kenapa kau ada disini?” Tanya pria itu.

“Ah… Yoseop-ssi, annyeong.” Sapa Sulli disertai bow, gadis itu tidak menyadari semburat merah di pipi Yoseop saat Sulli tersenyum amat manis didepannya.

“Kau menunggu seseorang?”

“Ne, aku menunggu sahabat ku.”

“Membolos?”

Sulli hanya menunduk tidak menjawab, hal itu lantas membuat Yoseop mengusak lembut rambut Sulli disertai desahan napas, “jangan terlalu sering. Ahjussi pasti akan marah besar jika tau.” Katanya kemudian.

“Ne.”

“SULLI!” teriakan seseorang membuat kedua sejoli itu menoleh kesumber suara.

“Eh? Krystal-ssi?” Tidak percaya Yoseop, Krystal bahkan mengernyitkan alisnya begitu mendapati Yoseop disamping Sulli.

“Krystal-ah kita harus cepat.” Kata Sulli, Krystal mengangguk mengiyakan. Tapi saat Sulli ingin beranjak seseorang menahannya.

“Jangan lupa nanti malam ya?” Kata Yoseop lembut. Sulli mengangguk disertai senyum membuat Krystal makin melongo takjub.

“Ne,”

Dan Yoseop hanya bisa memandang punggung Sulli dan Krystal yang sudah menjauh.

“Dia itu…”

“Ya. Dia orangnya.”

“NEH?!”

..

“APA MAKSUD MU TIDAK TAU ADIK KU DIMANA?”

“……”

“BRENGSEK! PERCUMA AKU MEMBAYAR MU. TIDAK BERGUNA!”

BRAAKKK.

Baekhyun mengacak-acak rambutnya. Bahkan untuk pulang kerumah saja adikknya enggan? Apa Jiyeon begitu membenci dirinya?

“Mianhae.. mianhae Sweety, mianhae Jiyeon-yaa.”

                              School Life

“Jadi.. kau sudah tobat?”

Minho mendengus sebal memperhatikan pria yang wajahnya hampir serupa dengan dirinya.

“Dia manis ya, keroro-yaa.” Goda pria tersebut.

“Kau menjijikan, hyung.”

Pria itu tertawa melihat wajah adiknya yang di tekuk, tatapannya beralih kewajah sang gadis dan semangkuk bubur yang diletakan diatas meja disamping kasur king size tersebut.

“Aku seperti pernah melihatnya.”

“Tentu saja, dia adiknya Baekhyun.”

“EH?!”

“Wae?”

Siwon terlihat gelagapan kini, dan itu mengundang rasa curiga Minho -tentu saja.

“Aniya.”

“Jeongmal?”

Siwon mengangguk disela-sela matanya yang masih meneliti wajah cantik Jiyeon yang terlelap, “kalau dia tidak bangun, bagaimana cara untuk membuat bubur itu masuk kedalam perutnya?”

“Tunggu sampai bangun saja.”

“Tidak ingin memakai cara seperti mamasukkan obat untuk orang sakit, eh?”

Siwon menyeringai melihat wajah Minho memerah. Adiknya itu begitu manis jika sedang tersipu, tapi begitu menyebalkan jika dalam keadaan wajar. Angkuh, sombong dan tidak ada yang bisa membantah perintahnya.

“Emmm,”

Kedua pria tampan itu refleks menoleh begitu suara erangan khas orang bangun tidur mengalun merdu ditelinga keduanya.

Siwon menatap jahil Minho, “aku harus pergi. Lakukan tugas mu dengan cara apapun agar buburnya bisa masuk kedalam perut gadis itu.” Kata Siwon, mengabaikan Minho yang tengah melotot kearahnya.

.
.
.
.

“Jiyeon tidak ada disini,” panik Sulli.

Ternyata prediksi mereka salah. Apartement Jiyeon terlihat sepi tidak berpenghuni. Bahkan kamar gadis itu sangat rapih seperti tidak terjamah sang pemilik.

Suzy ikut panik, masalahnya ini semua karena dia yang terlalu mudah terbawa emosi. Setelah Sulli dan Krystal menjelaskan semuanya, Suzy tau Jiyeon memang yang paling takut sahabat nya terlalu jauh dalam bertindak. Dan alasan Jiyeon marah semalam karena gadis itu takut Suzy semakin terjerumus dalam dosa besar. Jiyeon juga kesal karena disaat sahabatnya kesusahan, dirinya justru asik bersenang-senang.

“Apa Jiyeon ke tempat itu?” Krystal satu-satu nya orang yang masih terlihat tenang mulai menyuarakan pendapatnya.

Suzy mengangguk tak yakin, “kita coba saja kesana.” Katanya kemudian.

                             School Life

Apasih yang harus dibanggakan dari sebuah ruang kelas yang terlalu serius? Itu membosankan. -setidaknya itulah fikiran bagi anak-anak gaul. Contohnya saja Taecyeon dan Taemin yang sudah menguap berkali-kali sejak awal pelajaran. Terlebih gadis yang sering ia jahili tidak masuk, padahal melihat wajah kesal gadis itu merupakan kesenangan sendiri untuknya. Lalu teman gadis itu -Suzy, yang akan membalas godaan nakalnya, membuat Jiyeon semakin memekik kesal. Suasan seperti itu yang membuatnya tidak pernah bosan. Bahkan Sulli yang pendiam itu ikut tidak masuk.

Dan suara bel yang selalu ditunggu akhirnya berbunyi. Oh, betapa banyak nya penggemar dari sebuah bel ini.

“Hey cantik, boleh menitip makanan? Aku malas mengantri.” Goda Taecyeon, disampingnya ada Taemin yang sudah siap dengan senyum palsu andalannya.

“Kau tau ‘kan jika kami ke kantin akan banyak para gadis yang menjerit. Itu mengganggu sekali.” Tambah Taemin, kedua pria tampan tersebut menyeringai puas saat sang gadis mengangguk disertai senyum malu-malu.

Hell, masa muda saat disekolah begitu menyenangkan. Apalagi jika kau adalah pria tampan idola semua kaum hawa.

.
.
.
.
.

“Kau itu keras kepala sekali. Tinggal buka mulut saja susah.”

“Aku tidak lapar, bodoh.”

Apasih mau gadis ini? Dilembutin nyolot, di sabarin ngelunjak, di goda malah Minho kena pukul, dimarahin malah dia yang lebih galak. Cuma dengan gadis ini Minho merasa kewarasannya di ambil alih.

Gadis ini harus di kasih pelajaran. Dan ucapan sang kakak membuatnya menyeringai.

Dimasukkannya sesendok penuh bubur kedalam mulutnya, tangan besarnya kemudian memencet kedua pipi Jiyeon sehingga mulutnya berbentuk O .

“APA YAN–”

“emmm”

Minho menyeringai begitu matanya bertemu tatap dengan Jiyeon yang tengah melotot. Bukankah ini sebuah kesempatan? Lagipula gadis itu sedang tidak berdaya, pukulannya tidak berasa sakit. Jadi sambil dirinya mentransfer bubur ala mouth to mouth dan saat gadis itu sudah menelan bubur hasil transferannya, dengan iseng Minho menghisap lidah Jiyeon sebelum melepaskan bibir mereka.

“KAU GILA HAH?”

“Kau susah sekali menurut. Mau lagi?”

“JANGAN HARAP, BRENGSEK!”

Minho takjub dibuatnya, gadis itu merebut paksa semangkuk bubur ditangan Minho dan memakannya secara beringas. Sepertinya ciuman tadi memberikan efek tersendiri, eh?

.
.
.
.
.

“Jadi benar dia disana?” Baekhyun agak nya bisa tersenyum lega begitu dapat laporan dari seseorang lewat telpon.

“……”

“Aku tidak percaya dengan anak itu, aku hanya tidak ingin kejadian dua tahun lalu terulang.”

“…….”

“Kau bisa menjaminnya?”

“……”

“Aku akan memenggal kepalanya jika adikku lecet walau hanya segores,”

“……”

“Aku tidak perduli walaupun itu adik mu sekali pun.”

Tuuuutt

Pria berparas tampan itu perlahan menyentuh sebuah pigura dengan latar belakang sunset di pinggir pantai. Memperhatikan sang gadis dengan balutan dress putih gading yang tengah berada di gendongannya sembari tersenyum lebar.

“Aku merindukanmu, adik.”

Tbc.

A/N: untuk pemberian password bisa wa atau sms ke: 089505134011. Bisa lewat line: pjysiska, atau pin bb: 536A248E

Kalau email gaakan aku bales^^

So, mind to comment please?

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

49 thoughts on “3. School Life (New Vers)

  1. ini yang 2 kan kalau 3 mana 2nya,,eits ada hubungan apa minho,jiyeon,baek dan siwon..
    jadi yg buat berubah jiyeon karna kekasihnya yg meninggal…
    kok part ni terasa pendek ya saeng?

  2. Yaa. Pacar jiyeon yg mati siapa coba ..??
    Kk minong minong ,ngasih bubur pake cara transper sgla. Itu mah mau2 nya si minong. Kkk
    Admin part 2 ny mana. ??

  3. Yaa. Pacar jiyeon yg mati siapa coba ..??
    Kk minong minong ,ngasih bubur pake cara transper sgla. Itu mah mau2 nya si minong. Kkk
    Thor part 2 ny mana. ??

  4. Ya ampun oppa caramu bener2 manjur.wkwkwk
    penasaran bngt euy sama kejadian2 yg mereka alami dulu apalagi jiyi sampai benci bngt sama kakakx dan mungkn fakta terbaru yg aku temukan kykx ada sesuatu gitu ama minho jiyeon,soalx ada gelagat aneh sama siwon.next!!

  5. ciee minho mencari kesempatan dalam kesempitan nihh dia kayanya udah mlai suka sma jiyeon nihhh,,
    emang baekhyun kelakuin pa smapai jiyeon benci bnget sma dia,,
    agak pusing soalnya part 2 nya belum dibaca ,,
    mau minta pw part 2 nya yaa
    boleh kirimin pw nya ke no ini 089613244643 kbetulan lgi g ada plsanya 😀
    makasihh

  6. Hwaaaaa,
    cara ampuh.a minho itu loh kak
    tambah menarik dan enak dibaca kak, keep fighthing kak siska!!!
    Hehhee next chap.a sangat ditunggu kak:)

  7. haha minji so sweet…. ternyata pake cara itu jiyi bisa nurut, terusin minhoo pake cara itu terus ajaa, 😀

  8. Yah aku udah baca part 3 nya duluan wkwk abisnya penasaran/? Btw aku udah nge line author ya ‘-‘ ehehe..

    Wayoloh jiyeon jadi sekacau itu gara2 suzy bahas mantan pacarnya.. Suzy sih, padahal jiyeon cuma khawatir :” lawak banget si minho gara2 jiyeon pingsan jadi uuring-uringan banget wkwk XD ampe belajar bikin bubur gitu.. Besok jualan ya bang(?) lawak juga pas si minho nurutin kakanya buat nyuapin mouth to mouth wkwk :”)) siwon ada hubungan apa sama jiyeon.. Atau sama baekhyun hmm…

    Authornim aku minta password chapter 2 nya pliisss… Bales line aku ya XD

  9. With Bca part 1 agak bngung jga eonnn…
    Pas Bca part 2 udh nggakk..

    Mntan jiyi siapa ya eonnn..
    Trus kyknya siwon tw ssuatu dehhh..

    Eonnnn blas sms q yaaaa…

  10. siapa pacar jiyeon yang meninggal?? apa bener Baekhyun mengalami brother complex?? dan pacarnya jiyeon kenapa bisa meninggal?? dan minho #hahaha bilang aja kesempatan buat cium jiyeon…
    ditunggu next partnya

  11. Hayy.. aku reader baru disini, salam kenal bwt authornim,
    ohya ff nya bgus tpi aku sdikit gx ngerti *maklum ru bca ff.a*
    pcar nya jiyi yg udh meninggal siapa yaa bkin aku pnasaran??
    Semangat bwt author, supaya ff nya cepet di post..
    Ditunggu jga next nya thor

  12. kocak banget minho…kayaknya kewalahan banget ngadepin sikap jiyeon….duh jadi baekhyun. oppa nya jiyi terus ada apa sama masa lalu nya jiyeon…duh makin penasaran….neeexxxxtttt

  13. Aduh makin penasaran sama masa lalu Minho dan Jiyeon . Apa coba yang dilakuin Baekhyun sama ex-boyfriendnya Jiyeon . Dan mantan pacarnya itu siapa:3 . Aaa suka banget sama momentnya MinJi next chapter banyakin ya thor heheh . Dan itu gelagat Siwon aneh deh pas tau kalo Jiyeon adiknya Baekhyun . Apa jangan jangan orang yang ditelepon Baekhyun itu Siwon 😮

  14. Wuahh jiyeon punya masa lalu yang menyakitkan:(
    Wkwkw jiyeon pasti marah sekali:3
    Minho cari kesempatan dalam kesempitan:D
    Siapa sih pacar jiyeon yang udah ninggal??
    Alpa yang bakal terjadi pada hubungan minho dan jiyeon yah:D
    Apa mereka akan ada perkembangan;0??
    Pokoknya ditunggu next Chapter Siska jangan lama” yah:D hahaha Fighting&Hwaiting!!!

  15. Ya ampun siapa masa lalu jiyeon yang udah meninggal terus ada masalah apa jiyeon sama baekhyun
    Duhh sih minho cari kesempatan dalam kesempitan untung jiyi lagi sakit kalau gak mah udah babak belur kayak nya

  16. minho nungguin jiyeon semalaman di pinggir sungai han xD wkwk jiyeon walaupun kasar tapi dia yg paling perhatian sama sahabatnya,
    aku suka sama dialog ini “Dilembutin nyolot, di sabarin ngelunjak, di goda malah Minho
    kena pukul, dimarahin malah dia yang lebih
    galak.” wkwkwk xD aku masih penasaran sama pacarnya jiyeon itu thor next thor

  17. Penasaran bgt nih, pacarnya jiyeon meninggal kenapa?? Trus jiyyeo sama suzy berantem kenapa? Duh part 2 nya d protect yah thor, aku udh sma dirimu thor minta pw part 2, d bales yah thor hehe
    Minho bisa aje cari kesempatan dlm kesempitan, meluk2 terus nyiun jiyeon lg, untung lg sakit klo enggak bisa abis sama jiyeon
    Next part d tunggu thor

    1. Aku gaada pulsa:( dan ini lagi mudik. Coba line aku atau whatsupp aja. Tapi kayanya abis lebaran baru aku bales. Disini gaada sinyal, ini aja aku harus ke kota buat nyari sinyal. (Curhat XD)

  18. Pacar jiyi dulu siapa sih ??
    Penasaran nihh..
    Itu mah keuntungan kalau jumpa minho di pinggir sungai han, secara ya gitu dehh..
    Saeng, maaf ya lama komennya, eonni baru ada kuota soalnya..
    Tetap semangat aja deh ^^

  19. Minho? astaga…. bisanya ngambil ke sempata.. kasihan Suzy.. smoga suxy bisa cepat lpas deh dri prbuatannya…

  20. Astaga, suzy udah kya p*cun ajha, 11-12 sama taecyeon, blum lgi yeosop yg udah kya perpus keliling tegang amat bang hidupny, blum sii krystal yg dingin kya es d kutub, trus jiyeon jga klu ngatain org mulutny tajam bener,
    Ini 2 gank cucok banget klu jdi pasangan 😀 🙂
    Minppa modus banget , maen nyosor ajha bang 😀 😀
    Baekhyun punya problem apa sih sama adekny ?
    Tambah seru nih, tpi nanggung part 2 ny belum ku baca 😦
    Pw nya juseyoo authornim 🙂

  21. Minhoo sweet bgt nemenin jiyi yg lg sedih wlau diacuhkan kekeke,,
    Jiyi jgan terlalu lama sedihnya,,
    Tuh kan pingsan,,
    Minho km emg namja the best
    JIYi gak mau makan terpaksa hrus pke cara mouth to mouth ngambil kesempatan dlam kesempitan,, ㅋㅋㅋ

  22. Caranya minho ngasih jiyeon makan bener” keren banget dari mulut ke mulut hahaha

    Suka banget sama persahabatan jiyeon dan kawan”. Saling suport dan peduli satu sama lain

  23. sebnrny g terlalu ngerti krna bc ny loncat.. tpi plg berkesan part kissing ny. hah si minho bner2 cri kesemptn n itu berhsil. wkwkwk

  24. Omoooo daebaaaaak! Kekeek choi keroro sdh brubah skrg.. udh jd superman ya dia? Wkwkwkk #plak.. ayo dong baby jiii luluh n jth cinta sm minho.. jeballl.. omo jiyi keren, eomma suzy smp di lwn.. n eommax bnr2 kejam gila masa anak sendiri di gituin.. eomma minho jg sm.. ckckck daebak..

  25. Caranya minho ke jiyi mengingatkan aku tentang komik yang perna ku baca…
    Sebutulnya belum baca part 2 nya karna belum di balas metion aku tak apalah…
    Say saya tunggu balasab mentionya^-^

  26. Pacar jiyeon yg meninggal siapa?
    Trus sebenernya ada kejadian apa antara jiyeon dan baekhyun?

    Ehhh itu minho curi kesempatan dalam kesempitan aja nih wkwkwkw

  27. Wajar jiyi na mrh smpi sprti tu krn dy sdg dlm mslh Ĵΰƍa ..
    Prkataan suzy bagai cabuk tuk jiyi .. Kshn dy T.T
    Btw npa kekasih na meninggal ??? Pa yg ϑiketahui oleh siwon ttg kekaksih na jiyi tu???
    Ommo!!! Minho ksmptn nich -_-“

  28. Agak bingung,,, hehehe
    Jiyi yg paling perhatian ke sahabat²nya.
    kenapa jiyi menjauhi baekhyun? Kepo.
    Sulli yoseop???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s