Posted in Oneshot

First Love (Short Stories)

image

Story by @siskameliaaa
Pairing : Park Jiyeon&Choi Minho

I made this story special for my friend, Risa.

Jiyeon Pov.

Awalnya aku tidak perduli, tapi lama-lama aku menjadi sering memikirkannya. Kau tau kenapa? Karena wajahnya selalu terbayang di pikiran ku. Wajah yang setiap hari selalu muncul dilayar televisi, tidak setiap hari juga sih, hanya beberapa waktu. Dia seumuran dengan ku, tapi dia bukan seorang selebriti. Dia hanya seorang murid dari sekolah swasta yang berada di Seoul untuk mengikuti Olimpiade Korean Smart, dimana mereka beradu kecerdasan. Dia, Choi Minho.. perwakilan dari sekolah nya.

Awalnya biasa saja, tapi aku menjadi terpesona saat ia menjawab semua pertanyaan dengan luwes, aku mengaguminya -aniya, mungkin bisa di bilang ini perasaan suka.

“BENAR!”

“KYAAAAAA”

Tanpa sadar aku menjerit karena lagi-lagi Minho menjawab dengan benar, aku tidak perduli seberapa besar suara ku berteriak. Dirumah hanya ada aku dan adik ku, dan oh.. aku melupakan tatapan adik ku yang tengah menatap ku aneh, seperti mengatakan jika aku ‘gila‘. Yah, aku gila karena Minho.

.
.
.
.
.

Tepat pukul 12.30 am. Ini jadwal ku menonton televisi, buru-buru aku rebut remot yang di pegang adikku, mengabaikan tatapan tajam adikku, aku justru teriak semakin histeris. Dia semakin tampan, dan caranya menjawab dengan cepat selalu membuatku kagum. Oh, betapa aku memuja pria bak adonis didepanku ini.

“Itu kan yang sering ke kantor Ibu buat fotocopy.”

Ku abaikan kata-kata ibuku, toh siapa yang percaya? Kantor Ibu ku berada di Gangnam, Minho ‘kan sekolah di Seoul. Mana mungkin ‘kan Minho jauh-jauh ke Gangnam hanya untuk mem-fotocopy? Lelucon mu tidak lucu, Ibu.

“Iya itu benar dia Ji, Ibu juga kenal dengan Ayah nya.”

Nah. Boleh aku berharap? Sebisa mungkin aku memasang ekspresi biasa, aku menoleh ke Ibu ku yang sedang bersiap untuk berangkat bekerja.

“Ibu yakin dia?” Tanya ku hati-hati. Ku lihat adikku yang masih kelas 6 sekolah dasar itu mendengus kesal, tau apa anak kecil?

“Iya! Nanti Ibu foto deh kalau dia ke kantor Ibu lagi.”

KYAAAAAAAAAAAA

Sial, aku hanya bisa melipat bibir dan berteriak dalam hati. Jika di fikir-fikir apa ini takdir?ck! Kenapa tiba-tiba aku berkhayal seperti ini sih.

Yah, semoga saja Ibu tidak berbohong.

                               First Love

INI HARI KEBERUNTUNGANKU!!!

Kalian tau kenapa? Akhirnya, yaaaa AKHIRNYA… Aku mendapat ID Line Minho dari sahabat ku, IU. Kebetulan sekali IU juga suka menonton OKS, tapi kami mengidolakan orang yang berbeda tentu saja.

Sial, aku baru ingat jika aku tidak punya Line. Aku harus mendownload? Tapi quota ku sudah mau habis..

Baiklah! Minho ini demi dirimu.

Sebenarnya IU hanya memberi kode tentang ID Line Minho, sisanya? Aku harus berusaha sendiri. Setelah mendownload Line, aku mencoba cari ID dengan nama ‘ChoiMinho‘ dan itu fail.. banyak sekali yang bernama Minho. Lalu ku coba dengan nama ‘Minho‘ dan itu lebih sial. Hampir seharian aku mencari nya di Line dan tidak ketemu sampai quota ku habis.

Baiklah, memohon kepada IU untuk memberikan saja ID nya tanpa bermain kode rasanya mustahil. Dia jahat.

Yasudah deh aku pasrah, tapi tiba-tiba saja aku ingin mencari Minho di Instagram, dan… KETEMU!

Tidak perlu aku ungkapkan seberapa senangnya aku saat itu ‘kan? Yang jelas, kasur ku berantakan karena aku meloncat-loncat saking senangnya.

Ah ‘MinhoChoi‘ kenapa aku tidak berfikir kesana? Segera aku buka Line dan mencari ID sesuai nama diatas.

KALIAN TAU APA? LINE MINHO KETEMUUU!!!!!!!

Oke, untuk ukuran seorang fans ini memang berlebihan. Tapi, bukankah aku sudah bilang kalau diam-diam aku mulai menyukainya layaknya seorang pria?

Hampir 15 menit aku hanya memandang layar handphone ku, menimang-nimang untuk men-chat duluan atau tidak. Akhirnya setelah berperang dengan batin dan dengan dorongan semangat dari sahabat serta teman-teman ku, jari ku mulai mengetik sebuah kalimat yang cukup absurd menurut ku.

‘Hai, ini Minho ya?’

Aku menggigit bibir ku sambil menunggu balasan darinya.

1 jam

2 jam

3 jam

YOU KNOW WHAT?

SAMPAI DUA HARI DIA TIDAK MEMBALAS CHAT KU!

Aku mencoba bersikap realistis, mungkin dia sibuk. Maklum anak pintar.

Tapi, aku kecewa saat ia muncul di tl Line tanpa membalas chat ku. Sedih sekali, seperti diabaikan pacar sendiri. Padahal aku tau aku bukan siapa-siapa untuknya, dia saja tidak mengenalku. Sedih sekali, aku merasa ngilu merambat ke ulu hati ku.

Terdengar lebay? Emang! Biar saja, saat ini mungkin aku sedang dalam tahap ‘remaja labil‘. Mau tau kenapa? Karena pada tahap itu, kau akan merasakan emosi yang tidak menentu.

Contohnya aku, aku menyukai seorang pria yang sama sekali tidak mengenal ku. Aku marah karena dia tidak membalas chat ku, tapi dia muncul di tl line. Siapa yang tidak kesal? Setidaknya dia bisa kan membalas chat ku? Apa salahnya tinggal bilang ‘yes i’m, what happen darl?’ Oke itu berlebihan. Cukup dengan ‘yes i’m’ .

Tapi apa yang terjadi? Bahkan dia tidak me-read chat ku. Apa dia sibuk? Jangan bercanda! Aku sudah bilang dia bukan selebriti. Dia hanya seorang murid dari sekolah swasta yang mengikuti acara OKR di televisi. Itu pun di saluran yang belum terlalu terkenal.

Drrrrttt

Ish Ibu! Apa kau tidak tahu anak mu ini sedang kesal? Nanti saja buka kakaotalk dari Ibu ku, paling dia hanya akan menyuruh ku ini itu. Aku malas, sedang tidak mood.

Tapi kalau aku abaikan, aku bisa menjadi kambing gulai karena Ibu marah. Tsk! Kenapa harus disaat seperti ini sih?! Baiklah, karena aku anak yang berbakti aku segera meraih handphone ku yang berada di atas meja.

Sebuah video? Untuk apa Ibu mengirimiku video? Tumben sekali.

Oh, ini sih hanya seorang pria yang sedang mem-fotocopy di kantor Ibu ku. Penting sekali, dasar kurang kerjaan. Tanpa melihat sampai akhir aku langsung membaca caption yang berada di bawahnya.

‘Tuh lihat, Cowok yang kemarin di tv lagi fotocopy di kantor Ibu. Ibu tidak bohong ‘kan?’

E-EH?

Buru-buru aku cek video itu lagi, setelah aku perhatikan baik-baik…..

YO KNOW WHAT?

IT’S MY HUBBY!!!

ITU CHOI MINHO!

Gila, baru saja aku down karena Minho tidak membalas chat ku. Tiba-tiba Ibu mengirim video yang berisi Minho? Perlu aku ulangi? Itu Minho, Choi Minho. BENAR-BENAR CHOI MINHO!

Oh, god…. aku tau kau selalu mempunyai rencana terindah untuk umat mu.

.
.
.
.

Setelah kejadian beberapa hari yang lalu aku jadi semakin menyukai sosok Minho. Dan yang tidak bisa dilupakan adalah saat Ibu mengirim video tersebut, aku sedang menonton Minho di televisi.

Dan ada sedikit percakapan Ibu dan Minho yang sangat aku ingat.

“Kau Minho yang ada di televisi itu kan? Yang ikutan acara OKS?” Tanya Ibu.

“Ah? Iya bi, sekarang lagi tayang finalnya. Aku juara dua.”

Sial! Saat itu aku jadi tidak bisa berharap jika Minho meraih juara satu karena aku sudah tau bahwa Minho meraih juara dua.

Dan yang lebih bikin aku tidak bisa berhenti tersenyum adalah…. Minho tinggal di Gangnam! Dia setiap hari harus bolak-balik, Seoul-Gangnam. Dasar aneh! Dan OH! Ternyata Ibu ku kenal dengan Ayah Minho! Sungguh, aku jadi tidak mengingat bahwa Minho mengabaikan chat ku karena keberuntungan berkali-kali ini. Lagi pula, teman ku bilang ‘mungkin saja chat mu ketimpa chat fans nya yang lain’. Yeah, aku akui walaupun dia bukan selebriti, tapi fans nya cukup banyak. Jadi, aku amini saja kata teman ku itu.

Teman ku bilang kalau aku baru memasuki masa pubertas. Jelas saja aku tidak terima, karena di umur ku yang sudah 17 ini aku merasa malu jika benar baru mengalami masa pubertas. Aku meringis sendiri mendengarnya, jujur saja kalau masalah menyukai ‘lelaki‘ aku sudah sering mengalaminya. Walaupun hanya sebatas, ‘oh aku menyukainya‘ dan saat aku tau dia dekat dengan gadis lain aku merasa biasa saja.

Tapi, beda dengan Minho. Aku merasa bahwa aku ingin Minho yang menjadi suami ku kelak. Cuma Minho juga yang berhasil membuat ku ‘galau‘ dan senang secara bersamaan. Dan cuma Minho yang membuatku deg-deg’an. Dengan kata lain Minho itu my first love. Dia cinta pertama ku.

….

Perasaanku kini makin kacaw karena aku tidak berhasil lolos seleksi untuk masuk ke universitas negri yang aku mau.

Rasanya kecewa sekali saat melihat tulisan merah di web yang aku buka. Terlebih aku mendapat kabar jika Minho berhasil lulus seleksi. Dia berhasil masuk ke universitas negri yang berada jauh dari Gangnam, bahkan lebih jauh dari Seoul. Kami akan terpisahkan oleh jarak yang benar-benar membentang jauh. Bagaimana kehidupan Minho disana? Kadang aku berharap jika Minho fokus saja dengan study nya tanpa harus memikirkan percintaan. Tapi, aku juga berharap jika aku lah yang menjadi penyebab Minho mulai mempertimbangkan sebuah percintaan. Itu merupakan sebuah pemikiran yang persentasenya hampir nol persen.

Lagi pula, aku mulai pasrah dengan takdir kini. Setidaknya aku sudah mengantongi restu dari Ibu ku yang aku tau susah sekali membuatnya memperbolehkan aku memiliki ‘kekasih‘.

“Ibu setuju saja jika kau dengan orang pintar.” Begitu katanya saat tau bahwa aku sangat menyukai Minho.

                                First Love

Malam ini begitu indah karena gerlapan cahaya bintang-bintang dilangit. Aku mengajak Ibu ku pergi untuk menemani ku mencari buku untuk tes ujian tulis masuk universitas. Setelah aku mendapat yang aku cari, Ibu mengajakku untuk makan malam dilantai dasar.

Kemudian Ibu ku bilang jika dia bertemu dengan Ayah Minho di dekat cinema bioskop.

“Ibu tidak salah liat ‘kan?” Tanyaku antusias.

Ibu mengangguk tidak kalah antusiasnya, “tentu saja tidak! Mana mungkin Ibu melupakan wajah teman Ibu sendiri. Sepertinya Minho juga berada disana.”

Nah. Apa aku bilang? Setelah sekian lama tidak ada kabar dan aku mulai pasrah, ternyata Tuhan mempertemukan kami disaat seperti ini.

Tentu saja aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Aku mengajak Ibu untuk menunggu Ayah Minho keluar menonton, Ibu bilang Ayah Minho memasuki audit 6. Jadi aku dan Ibu duduk manis saja di dekat audit 6. Sudah malam begini, sudah hampir jam 11 malam. Aku merasa bersalah juga sih karena membuat Ibu menemaniku menunggu selama ini. Tapi ini demi Minho. Aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

“Itu Ayah Minho! Tuhkan benar ada Minho nya.”

Deg

Deg

Deg

Jantungku berdetak kencang, campuran antara terkejut dan gugup. Itu beneran Minho! Minho sekeluarga. Ada Ayah-Ibu dan adiknya.

Buru-buru aku dan Ibu menuju eskalator. Sok-sok an cuek tidak melihat padahal gugup bukan main. Kemudian Ibu dan Ayah nya Minho bertegur sapa, berbicara layaknya teman lama yang baru bertemu. Aku sempat mencuri pandang ke arah Minho, dan tatapan kami bertemu.

Sudah tidak bisa terbayangkan seperti apa suara detak jantungku. Aku makin gugup. Seolah tertangkap basah tengah memperhatikannya. Rasanya aku ingin segera pergi dari situasi seperti ini, tapi sebagian logika ku mengatakan jika aku harus memanfaatkan situasi ini.

Setelah para orang tua berbicara layaknya pembicaraan orang dewasa, dan disaat aku dan Minho akan berpisah untuk pulang kerumah masing-masing.. entah setan apa yang merasuki tubuh ku hingga membuat ku berani dan berkata, “Minho, boleh foto bersama?” Mati-matian aku menahan rasa senang saat Minho tersenyum manis.

“Oh, tentu boleh.”

Jadilah aku foto berdua dengan Minho, dan adikku sebagai photographer nya. Senyumku rada kaku karena orang tua Minho dan adiknya memperhatikan kami sambil senyum-senyum.

“Ghamsahamnida.” Kata ku disertai cengiran paling lebar.

“Sama-sama.” Jawab Minho disertai kekehan ringan. Sial! Sepertinya dia tau jika aku fans berat nya.

Dan saat aku dan Ibu berpamitan untuk pulang lebih dulu, diam-diam aku melirik kebelakang dan mendapati Minho dan Adik nya sedang senyum-senyum sambil memperhatikanku.

Malam ini.. aku merasa menjadi gadis paling bahagia di dunia.

Tuhan memang memiliki rencananya sendiri. Dan aku akan menunggu saat sebuah kesabaran dan penantianku mendapatkan balasan yang setimpal.

End?

A/N : This story is based from my friend’s true story. Gatau deh ini udah end beneran atau belum *plak* berharap aja kisah temen aku itu berakhir happy ending biar minjinya juga happy ending. Mungkin bakal ada lanjutan kalo kisah temen aku itu juga berlanjut XD. Sebenernya temen aku itu udah lama minta dibikinin ff tentang kisah cinta dia (dasar eksis). Sorry I just made the story now because I didn’t have the right mood to right a story. Taulah penyakit penulis itu apa, jadi ya baru bisa bikin sekarang dengan alur gaje gini hahaha.

I hope you like the story eventhough I exaggerate it a bit. Utang gue lunas ya say, walaupun mungkin ada bagian yang gue lebih-lebihin hahahahaha. Kebanyakan bacot nih, semoga lu suka deh ya ris. (Biar orangnya seneng) dan semoga readers menikmati. Doain aja si bala ketemu lagi sama pujaan hati biar kisah Minji ini berlanjut XD

Special thanks for my bestfriend @ranisalda

image

(Ciee senyumnya cetar wkwkwkwk)

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

24 thoughts on “First Love (Short Stories)

  1. SISKAAAAAA ITU NGAPA FOTONYA DIPAJANG???!!!!!! 😂😂😂😂😂 SIS.. SIS… MASYAALLAH GUE BACANYA MALU SENDIRI 😂 LIAT FOTONYA MALU SENDIRI GILAAAAKKK LO AH BIKIN GUE KETAWA SAMPE NANGIS WKWKWKW 😂😂😂😂

    Akhirnya beres juga yak short ff nya huaaaaaa jeongmal jeongmal saranghanda balakuuu😙😙😙 berhasil banget bikin gue kaya orang gila malem malem begini. FIX… rada gimana gue baca karakter si jiyeon wkwkw dalem hati mah ‘ih kok gue gini amat yak-,- suka sama orang’ hahahaha tau ah sis baper nih gue baper.. doi udah di bandung. Sudah jauh dimata jauh pula dihati 😢 Oh yak harusnya ditambahin tuh pas dia ngasih semangat saat gue mau sbm 😁😁 sampe gue diserbu sama 4 fansnya …

    👧👧👧👧 : ‘kak enak banget sih bisa foto dan dibales komennya di ig~ jarang2 lohh..’
    😂: ‘yelah.. aku cuma hoki sayang’
    Dan kak.. kak.. kak… huahhhhhh aing mah lieur ah wkwkwk

    Thankyu ah Sis, gak bisa berkata-kata apa sama dirimu. Pokoknya salut 10 jempol gajah buat lu wkwkwk 💖💞👍✌😙

    Btw.. salah mention tuh di ceritanya hahaha ALDA nih da… temen lu karungin nih wkwkwkw 😜

    1. HAIIIIIII CIE MALU HAHAHAHAHAHA. Tau gak sih? Gua bikin itu butuh waktu yang lama… setengah-setengah mulu dan akhirnya JADI! lo harus tau betapa senengnya gue HAHAHAAHA. Maklum ya cuaca mendukung banget buat males2an wkwkwkwkwk. OH UDAH FOLLOW2 AN TUH DI IG? CIEEEEEEEEEEEEEEEE BAKAL ADA KISAH YANG BERLANJUT INI MAH WKWKWKWK. Doi udah dibandung? Yah lu gapapa kan? Engga nangis sambil guling2 kan? Doi pamit gak? Btw chat line udah dibales? HAHAHA.

      OKE! Sama-sama yawww😙😙 berusaha ris buat nyari perhatian doi biar kisah ini berlanjut hingga happy ending!💪💪💪💪

      Cie baper yak? Seneng sih bikin lo baper malem2 gini WKWKWKWKWK. Oiya itu disemangatinnya gimane? Elah jgn geer loh, paling dia nyemangatin lo karna lo fansnya aje😂😂😂 engga deng enggaaa pasti karna dia ada rasa *EAAAAA* (Boong dikit gapapa ya)

      Salah mention yang mana? Itu emang nama twitter alda kan yak? Maklum males ngecek twitter WKWKWK. Udahah capek comment panjang gini. Mwah😙

  2. Yahh jangan End dulu dong:D hahaha
    Kalau baca Ff Minji gak mau selesai mau nya lanjut terus^_^
    Para readers belum tau gimana perasaan minho ke jiyeon:D
    Reaksi minho juga gimana:D
    Hahah tapi keren kok, sukaa
    Senyum senyum sendiri lihat kelakuan Jiyeon:D
    Pokoknya dtunggu tulisan” yg lain Fighting&Hwaiting!!

  3. HAH, OKSIGEN MANA OKSIGEN. SUMPAH KAGET BET. MIAPA…. ITU KAK WIDI KANISIUS 😮 GUE JUGA NGEFANS SAMA DIA… ADUH POKOKNYA SPEECHLESS DEH GUE. ADUH GEMETERAN NIH TANGAN. AWALNYA UDAH CURIGA “OLIMPIADE KOREA SMART?” GUE LANGSUNG BILANG OIC DONG. TERUS JUARA DUA? ITU PAN KANISIUS. UDAH NYIUM BAU TAK SEDAP NIH, KALAU KAK LEO GK MUNGKIN, DIA FIX JOMBLOO. EH, DI AKHIRNYA ADA FOTONYA KAK WIDI……. GUE LANGSUNG JERIIIIT GA KARUAN. hiks ;( mau nangis di pojokan dulu ah

  4. Wkwkwk >< Jiyi, kaya fans berat aja ama minho.. Haha.. Yaa Author, kiraiin Minji nya menjalin hubungan misal.y pacaran gitu hoho.. Tpi, Daebakk banget ko thor.. Next thor,, di tunggu ff lain.y thor,, fighting!!^^

  5. Ih kan bener, tadi aku udah feeling seputar OIC…
    Aku juga ngefans sama Sony, yang dari SMA 33 Jakarta..
    Ciee ciee, semoga cerita cinta nya berakhir bahagia yaaa…
    Aku mendukung lohh,..
    Semangat buat yang punya cerita 😄
    Semangat juga buat authornyaa 🙌

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s