Posted in Secret Love

1. Secret Love (Twoshoot)

image

Author: @siskameliaaa
Pairing: Choi Minho&Park Jiyeon
Genre: Romance, fantasy, friendship
Warning: Typo, abal, OOC, AU, dll.

                            Secret Love

“PARK JIYEON!”

“CHOI MINHO!”

“PARK JIYEON!”

“CHOI MINHO!”

Suara teriakan murid SHS menggelegar menyuarakan jagoan mereka masing-masing. Sementara itu di lapangan sedang terjadi pertandingan basket yang di lakukan oleh dua orang berbeda gender yang mengklaim diri mereka sebagai rival abadi.

Pantulan suara basket terus berdendang saat sang pemilik bola menatap tajam lawan di depannya. Tidak mau kalah, Park Jiyeon mencoba mengecoh untuk merebut bola yang ada di tangan Minho.

Tatapan sengit masih mereka tunjukan tanpa melakukan gerakan berarti. Suara bising disekitar mereka seakan hilang entah kemana. Hanya mereka berdua, terfokus dengan bola dan lawan.

“PARK JIYEON! CHOI MINHO!!! BERHENTI BERBUAT ULAH!!!!”

PRIIIIIIITTTTT

Minho membanting bola marah, sementara Jiyeon tersenyum puas. “Kau kalah, loser!

.
.
.
.
.

“Rival abadi, tsk! Mau sampai kapan?”

Jiyeon melirik sekilas sembari mengunyah permen karet, ia membuat balon dari mulutnya lalu diledakan. Tangannya ia lipat didepan dada, kemudian melirik tajam sosok pria yang sedang menggerutu dengan temannya di bangku paling depan. “Sampai dia mau berhenti mengganggu ku.”

IU menopangkan kepalanya diatas meja, diikuti Luna yang kini ikut menatap Minho seperti Jiyeon. “Aku tidak mengerti apa yang terjadi diantara kalian. Tapi, apa kau tidak berfikir untuk berbaikan saja? Dia itu tampan, kau bisa menjadikannya sebagai kekasih mu.” Kata Luna polos.

Sementara Luna masih menatap Minho. IU dan Krystal sudah bergidik ngeri melihat reaksi berlebihan seorang Park Jiyeon, gadis itu menatap tajam Luna yang masih belum sadar karena terfokus dengan Minho. Andai saja tatapan bisa membunuh, percayalah…. Luna sudah mati terbunuh.

“Bagaima…eeh?” Luna melemaskan bahunya begitu ia bertatapan dengan Jiyeon, kemudian gadis berambut sebahu itu menunjukkan kedua jarinya berbentuk ‘V‘ disertai cengiran polos.

“Ah..ha ha ha a-aku hanya bercanda..”

“Bercanda mu tidak lucu, Luna-ssi.

“Aigoo Park Jiyeon! Lihat dirimu begitu menyeramkan.”

Luna melipat mulutnya begitu Jiyeon kembali menatap tajam dirinya. Gadis itu kembali meneguk ludah susah payah, dia menjerit untuk dikubur saja hidup-hidup dari pada harus berhadapan dengan monster macam Park Jiyeon.

Hell.. semua murid SHS tau seberapa besar kekuatan gadis pemegang sabuk hitam taekwondo ini. Bahkan saking terkenalnya, seluruh siswa sepakat untuk menamakannya dengan tragedi 7 june.

Kenapa? Karena pada tanggal dan bulan itu seluruh murid sepakat untuk memberikan pesta kejutan ulang tahun sang primadona dengan sedikit bantuan preman SHS untuk mengerjainya, tapi naas nya niat awal ingin memberi kejutan, justru mereka yang terkejut dengan keadaan preman-preman SHS mengalami patah tulang karena kena hajar Jiyeon. Mulai saat itu tidak ada yang berani mengerjainya dengan alasan apapun.

Good job Jiyeon-ssi.

                             Secret Love

Siapa bilang menjadi gadis kuat yang ditakuti tidak akan memiliki fans? Justru itu adalah nilai tambah, ‘kan? Lihat saja saat gadis bermarga Park ini sedang menikmati makanannya dengan khidmat di sudut kantin bersama teman-temannya, seorang pria tampan datang dengan toa ditangannya dan pohon mawar berduri, –harap dicatat, pohon mawar berduri. Bukan bunga mawar yang cantik! Jiyeon tau pasti pria itu mengambil pohon itu di taman belakang sekolah. Boleh Jiyeon membunuhnya sekarang? Pasalnya pohon itu Jiyeon yang merawatnya!!! Grrrrr rasanya Jiyeon ingin menyeret pria itu keatap lalu mendorongnya ke bawah.

“HAHAHAHAHAHHA LIAT GADIS BARBAR ITU. DIA TIDAK MUNGKIN MENERIMA CINTA SEORANG PRIA. DIA ITU LESBI!!”

Kau membangunkan singa yang sedang kelaparan Choi Minho….. bahkan sahabat-sahabat Jiyeon saja sudah pergi secara bergiliran begitu mendapati sahabat tercintanya ini nyaris menguarkan pupil matanya.

“Jadi, apa jawaban mu Jiyeon-ssi?”

Tarik nafas-tahan-buang. Gadis idola kaum hawa ini mencoba tersenyum walau kikuk, masa bodo dengan pria disebrang sana yang masih terus meledeknya. Ingatkan Jiyeon untuk mensol mulut tebal si pria jangkung itu.

“Mianhae Kyuhyun sunbae, bisakah aku menjawab setelah ujian selesai? Aku ingin fokus dengan pelajaran saat ini.”

“Lihat? Dia itu lesbi!”

Jiyeon melotot, Minho menyeringai. Semua murid menatap tanpa berkedip. Ohhhh ini seperti di drama saja.

“Kau tuli Minho-ssi? Aku tidak menolak! Hanya menunda, mungkin aku akan menerimanya setelah ujian selesai,” kata Jiyeon.

“Jeongmal? Kalau seperti itu aku tidak sabar menunggu ujian selesai Jiyeon-ssi.”

Ingin rasanya Jiyeon terbang ke bulan sekedar berteriak untuk memaki mulut bodohnya yang mudah sekali terpancing, kemudian kembali lagi ke bumi dan menendang bokong Minho saking kesalnya.

“Apa kau serius sunbae? Jiyeon itu gadis barbar! Dada nya saja rata. Kau tidak akan puas.”

“APA KATAMU? KAU FIKIR PUNYA MU BESAR, HAH? PUNYA MU ITU SAMA SAJA SEPERTI ANAK SD!!!!”

“EH? Apa kau sudah melihat Minho naked Ji?”

Gezzzzzz, pernah berfikir untuk mengubur dirimu hidup-hidup? Maka itulah yang ada difikiran Jiyeon saat ini. Krystal bilang dia sahabat sejati, SAHABAT SEJATI APANYA JIKA MENJATUHKAN SAHABAT SENDIRI DIDEPAN BANYAK ORANG? Jiyeon menjerit sebal.

Ya Tuhan, apa tidak ada orang waras di sekitarnya? Jiyeon semakin sebal saat Minho menyeringai puas, sedangkan semua mata tertuju kearahnya seolah menunggu jawaban saat ujian.

“T-tidak!!! ha..ha..ha.. mana mungkin. Aku hanya membalasnya karena mengatakan dada ku rata.”

Lakban mana lakban? Jiyeon butuh benda itu sekarang untuk menyumpal mulutnya saat ini juga.

“Dada mu memang rata kan? Lihat saja, masa dibalik seragam itu tidak ada dua buah tonjolan disekitar dada mu.”

Lupakan lakban! Sekarang yang Jiyeon butuhkan adalah peti mayat, paku serta palu untuk menidurkan sosok Minho selamanya didalam sana.

“KAAU!!!” Jiyeon semakin menjerit murka, dia sudah siap untuk mencakar wajah jelek Minho.

Andai saja Kyuhyun tidak menghalangi..

Ya andai saja..

“Sudahlah, aku juga tidak suka wanita berdada besar.”

Dan… sebuah tinjuan sukses mendarat diwajah tampan Cho Kyuhyun.

.
.
.
.
.
.
.
.
.

“Sudahlah Ji, kau ini masih saja cemberut.” IU mengelus punggung Jiyeon, berusaha menghilangkan kerutan di wajah gadis itu.

Nafas gadis bermarga Park itu naik-turun secara cepat. Selain itu di depan sana Minho terus memberikan tatapan mengejek seolah dirinyalah yang menang.

Giginya berbunyi ngilu, masih teringat diotak nya saat dengan sadisnya ia meninju wajah Kyuhyun sampai biru. Di panggil kepala sekolah dan dihukum mengepel koridor selama seminggu.

Sekali lagi ia menarik nafas dan membuangnya perlahan. Memakai emosi tidak akan menyelesaikan masalah, setidaknya untuk hari ini. Dia tidak ingin hukumannya bertambah. Tapi beberapa kali mencoba sabar dan mengalihkan fikiran pun tetap saja membuat emosi nya tidak menghilang. Yang ada tambah parah, ke inginan untuk memasukan Choi Minho ke dalam peti mayat malah semakin besar.

Cengiran tanpa dosa? Yang benar saja. Sebenarnya apa arti cengiran tanpa dosa itu? Dia yang tidak punya dosa, atau dia yang menutupi dosa?

“Sepertinya akan hujan, aku ingin bermain dengan air di kubangan lumpur tanpa mencuci sepatu ku, lalu berlari di koridor. Bukankah itu menyenangkan Jiyeon-ssi?”

Persetan dengan hukuman, karena yang dilakukan Jiyeon kali ini.. menendang meja sekeras mungkin lalu melempar bangku kearah Minho hingga patah.

Hukuman menanti, itu bisa dipikirkan nanti. Setidaknya, dia bisa melampiaskan amarahnya walau berujung penyesalan.

Bukankah itu salah satu sifat manusia?

                              Secret Love

Tiada hari tanpa keributan, itulah selogan yang selalu terucap jika ada Choi Minho dan Park Jiyeon. Tidak hanya disekolah, bahkan di kompleks tempat mereka tinggal pun selalu saja ada masalah.

Bertetangga dari kecil, tidak membuat kedua anak adam dan hawa itu akur. Bahkan Kakak Choi Minho sekalipun sudah kebal dengan teriakan dan lemparan barang yang selalu terjadi setiap harinya.

Sebenarnya dia tidak mengerti apa yang terjadi, pasalnya dulu saat masih di taman kanak-kanak, mereka itu seperti anak kembar yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan Siwon –Kakak Minho, sekalipun jika ingin ikut bermain bersama harus siap mendapat tatapan sengit sang adik. Pasalnya Minho itu posesif sekali, dia tidak mau ada pria manapun yang dekat dengan Jiyeon. Sekalipun Kakak nya sendiri.

Tingnong!

Suara bel rumah membuat sang pemilik terpaksa harus menghentikan kegiatannya menonton acara balap di televisi.

Sebal sih, tapi ketika ia membuka pintu dan mendapati seorang gadis cantik berdiri didepan pintunya membuat ia tersenyum lebar.

“Halo, adik ipar!” Sapanya ramah, bukannya menjawab, gadis itu malah mendelik tajam dan masuk tanpa permisi. Membuat si sulung Choi itu menggeleng kesal.

“CHOI MINHOOOOOOOOOO!!!! KELUAR KAU!!!”

Jika sudah begini, lebih baik Siwon segera pergi dari pada harus terkena amukan berbahaya.

“Kau masuk saja ke kamarnya, adik ipar! Dia hanya pura-pura tidur. Aku akan pergi sebentar, selamat bersenang-senang.” Siwon segera berlari keluar rumah saat Jiyeon menatapnya sengit. Heran, gadis itu cantik, tapi kenapa kelakuannya itu urakan sekali.

“BUKA! ATAU AKU DOBRAK PINTUNYA!!!”

“Wae?” Tanya Minho malas, sedangkan Jiyeon sudah siaga dengan wajah super sangar dan rem sepeda ditangannya.

Buk!

“Aaawwww!”

Minho meringis memegang perutnya, sementara Jiyeon tertawa jahat.

“Itu balasan karena mencopot rem sepedaku!” Jelasnya.

Setelah memberikan pukulan kedua, Jiyeon sudah siap melangkah pergi jika saja Minho tidak menjambak rambutnya hingga menyebabkan gadis malang itu berjalan kembali kebelakang.

Jiyeon meringis, “apa yang kau lakukan bodoh?”

“HARUSNYA AKU YANG BERTANYA!”

“ITU BALASAN KARENA KAU MENCOPOT REM SEPEDAKU HINGGA AKU JATUH DAN DITERTAWAKAN SEMUA ORANG!!!”

“Ne?…. BWAHAHAHAHAHAHAHHAHAHA HARUSNYA AKU LIHAT WAJAH BODOH MU ITU KETIKA JATUH!”

DUAK!!

Pukulan telak kembali Minho rasakan di perutnya, ia berharap semoga lambungnya tidak hancur, atau usus nya tidak putus. Ia sudah melayangkan tatapan horror, tapi peduli apa? Jiyeon malah menginjak keras-keras kaki Minho lalu berlari sebelum Minho kembali menjambak rambut indah miliknya.

“DASAR GADIS BARBAR!!!!!”

….

“CHOI MINHOOO JANGAN BERISIK!” Minho melotot sedangkan suara omelan orang-orang membuat gadis disebrang sana tertawa terbahak-bahak.

Apa yang terjadi? Sial. Ini pasti ulah gadis bar-bar itu. Dan bisa-bisanya ia tidak melihat ada dua buah salon yang kabelnya tersambung dengan radio dikamarnya. Hingga ketika Minho ingin menyalakan radio.. JEDARR! Suara musik rock langsung menggeparkan seisi rumah, bahkan hingga para tetangga pun ikut memaki dirinya karena suaranya yang begitu menggelegar.

Padahal, Minho sendiri merasakan jantungnya mau copot ketika ia menekan tombol play. Gadis itu pasti sengaja mengatur volume tertinggi.

Lantas segera saja ia membuka jendela kamarnya yang langsung berhadapan dengan jendela kamar Park Jiyeon. Bisa ia pastikan tangannya mengepal saat melihat gadis itu sedang tertawa sambil memegangi perutnya.

.
.
.
.
.
.
.

Ini sudah hari terakhir Jiyeon menjalankan hukuman, dan tiada hari juga tanpa keributan. Berkali-kali Jiyeon ingin menghajar Minho saat pria itu selalu sengaja membuat koridor yang dia bersihkan kembali kotor. Entah sengaja menumpahkan jus, menginjak-injak lantai dengan sepatu kotor, berlarian dikoridor dan menyebabkan ember berisi air jatuh dan menyebabkan seorang guru tidak bersalah terpeleset karenanya. Dan yang terakhir, Minho sengaja menumpahkan mie ramen cup yang baru saja dibelinya. Membuat Jiyeon mengernyit jijik dan mengejar Minho hingga keseluruh gedung sekolah.

Kembali membuat perhatian seluruh murid.

Dua rival abadi, yang mana jika mereka akur maka neraka menjadi beku!

                            Secret Love

“Aku lelah…” Jiyeon merebahkan tubuhnya dilantai koridor. Akhirnya, penderitaannya berakhir. Masa bodo dengan mata pelajar di kelas. Tubuhnya butuh istirahat, keadaan koridor yang sepi membuatnya dengan leluasa tidur terlentang di lantai, menghirup udara rakus dan mengerjapkan matanya berkali-kali menahan kantuk.

Kejadian dua hari yang lalu membuatnya susah tidur. Bagaimana tidak? Satu-satu nya guru yang paling di takuti membuat tugas kelompok sejarah, dimana kelompok yang mendapat nilai tinggi akan dibebaskan dari yang namanya ujian.

Kalo masalahnya hanya itu sih Jiyeon tidak masalah. Hanya membuat penelitian tentang kerajaan di jaman Joseon kan? Itu sih gampang, tinggal cari saja di google. Toh, jaman sudah canggih ‘kan?

Tapi, mereka harus meneliti tentang kerajaan pada jaman ke pemimpinan Kaisar Cho! Itu jarang ada di buku, bahkan tidak ada di internet, wikipedia pun tidak sepintar kelihatannya. Pasalnya saat ke pemimpinan Kaisar Cho itu tidak ada yang spesial. Hanya perjalanan cinta yang tidak tahu bagaimana akhirnya. Dan mereka harus meneliti kisah cinta seperti apa yang terjadi pada jaman Kaisar Cho!

Bukan, bukan itu juga masalahnya.

Ini lebih berat, bahkan saking beratnya seperti Jiyeon berusaha menggeser bumi agar dekat dengan bulan. Mendekati mustahil, ‘kan?

Kenapa? Karena Jiyeon harus sekelompok dengan Krystal, Yoseop, Taecyeon dan…. agak berat menyebut nama yang terakhir.. Minho. Yeah, sang rival abadi.

Pasrah saja deh, mungkin nilai mereka yang paling rendah nanti.

Mata Jiyeon terbuka perlahan saat merasakan ada sebuah angin yang meniup-niup wajahnya.

Ketika matanya sudah terbuka, hanya biasan cahaya yang ia lihat. Matanya masih terlihat samar-samar.

Apa ini mimpi? Jika ini mimpi, apakah sosok pria yang ada diatasnya adalah titisan Kaisar Cho yang siap membantu?

“Kaisar Cho..” lirihnya tanpa sadar.

Perlu beberapa detik sampai sosok pria itu menyintil beringas dahi Jiyeon. Dan butuh beberapa detik juga untuk Jiyeon sadar lalu matanya melotot ngeri.

“KYAAA CHOI MINHO!!!!”

Mending pura-pura pingsan. Apalagi Jiyeon sadar telah menyebutkan kata kramat yang akan membuat Minho membahasnya selama satu bulan, atau bahkan hingga mereka lulus, bisa juga sampai mereka tua, mati dan berlanjut sampai alam baka..

Stop!

Itu berlebihan sekali, tapi melihat seringai di wajah tampan pria jangkung itu sudah cukup membuktikan bahwa khayalannya akan menjadi kenyataan.

Tunggu..

Tampan?

SEJAK KAPAN MINHO TAMPAN?!

Gzzzz ingin rasanya menjedotkan kepalanya ke tembok dan mengalami amnesia, melupakan satu kata menjijikan yang meracuni otaknya.

“Aku adalah Kaisar Cho yang diutus untuk membangunkan sang Permaisuri dari tidur panjangnya..”

Sekarang mending kepala Minho yang dia jedotkan ke tembok.

.
.
.
.
.
.

“Ne, aku baru tau jika gadis se keren Park Jiyeon suka berkhayal.”

“Dia menyebut Minho, Kaisar Cho? Apa Jiyeon sudah tidak waras?”

“Mungkin Kaisar Cho dimata Park Jiyeon itu seperti Choi Minho.”

Jiyeon meringis menahan tangis, habis sudah kejayaannya sebagai gadis keren. Lebih baik dipanggil gadis bar-bar, urakan atau apapun itu dari pada gadis tukang berkhayal.

Sepertinya Jiyeon harus menjedotkan kepala seluruh murid satu persatu ke tembok.

“OMMO LIHAT PERMAISURI DATANG!!” Minho berteriak heboh dan dibalas tatapan horror Jiyeon saat memasuki kelas.

Sepertinya Jiyeon tau siapa yang pertama kali akan ia jedotkan ke tembok. Choi Minho, bersiaplah…

                               Secret Love

“AKU TIDAK MAU!!!” Teriak Jiyeon untuk sekian kalinya, ia tau saat ini dalam bahaya. Teman-temannya sengaja mengerjainya.

Jiyeon masih berdiri didepan mobil Minho, sedangkan pria itu sudah duduk nyaman di balik kemudi sambil mengemut lolipo rasa vanila. Debelakang sudah ada Yoseop, Krystal dan Taecyeon yang menunggu dengan wajah bosan.

“Cepatlah, tidak ada waktu lagi. Tinggal duduk disamping Minho apa susahnya sih?” Krystal mengertak marah.

Jiyeon mempoutkan bibirnya geram, “KAU SAJA YANG DI DEPAN! AKU YANG DI BELAKANG!”

Sial, dia menjadi pusat perhatian kini.

“Bukankah Permaisuri harus disamping Kaisar?” Tanya Minho, ia membuang permennya dan bersiap menghidupkan mobil, mengacuhkan tatapan penuh benci Park Jiyeon.

“Jika tidak mau, yasudah.”

Jiyeon menggeram marah, bisa saja dia menyusul kerumah Minho sendiri. Tapi… dia tidak bawa mobil, supir nya sakit, orang tua nya sibuk, uangnya habis. Luna? Sudah pulang duluan. IU? Asik pacaran.

Kiamat sudah dekat…

Masih dengan emosi, Jiyeon segera membuka pintu mobil Minho dan menutupnya sekencang mungkin.

“YAAAAAAA!!!”

Bukannya merasa bersalah, gadis itu langsung melipat kedua tangannya didepan dada sembari mempoutkan bibirnya. Matanya menatap lurus kedepan, membuat Minho makin geram dan ketiga orang dibelakang tersenyum senang.

“Jinjja Park Jiyeon!!!”

.
.
.
.
.

Dua gadis dan dua pria turun dari mobil dengan gontai, sementara pria lain dibelakang jalan amat santai.

Satu gadis diantaranya bahkan langsung berlari dan mengeluarkan isi perutnya, membuat gadis satunya dan dua orang pria ikut tertular.

Minho, dia hanya mengernyit jijik. “Dasar norak!”

Jiyeon yang mendengar ejekan Minho merasa terhina, setelah menyelesaikan acara muntahnya. Jiyeon segera menatap Minho dan menggerakan telunjuknya ke wajah pria itu.

“K-kau! KAU GILA HAH? KAU INGIN MEMBUNUH KAMI EOH?” Jiyeon menjerit histeris.

“Kau sendiri yang ingin cepat-cepat sampai. Aku tidak salah ‘kan? Menghabiskan cuma lima menit untuk sampai, padahal biasanya butuh tiga puluh menit.”

Minho mengangkat bahu tidak perduli, kedua tangannya ia masukkan kedalam saku celana dan berjalan sambil sengaja menyenggol bahu Jiyeon. Gadis itu masih cengo akan kalimat yang Minho katakan. Buru-buru Jiyeon menyusul Minho masuk kedalam.

Menyisahkan Krystal, Yoseop dan Krystal yang masih asik memuntahkan isi perut mereka.

Taecyeon menyentuh kepala dan perutnya gusar, “aku kapok satu kelompok dengan mereka.”

                               Secret Love

“Wuahh ada adik ipar.” Siwon berseru senang, Minho yang melihat kelakuan Kakak nya hanya melirik malu.

Sementara Jiyeon nyengir sedetik lalu kembali memasang wajah bete, yang lain? Langsung tepar diatas sofa.

“Tumben sekali kau kesini? Ada apa?”

“Kami harus membuat laporan tentang percintaan Kaisar Cho. Kolot sekali!” Jawab Jiyeon.

“Bukankah kau Permaisuri nya?”

Geram? Tentu saja! Setiap ada kesempatan Minho selalu saja membahas itu. Sepertinya menjedotkan Minho ketembok tidak berefek apapun. Apa Jiyeon harus menabrak Minho dengan truk?

“Dan kau adalah Kaisarnya, Adik?”

Minho menyeringai, Jiyeon meringis. “Tentu, bahkan dia memanggilku Kaisar Cho.”

“Dan seluruh sekolah tau itu.” Tambah Yoseop disela-sela tidurnya.

Siwon tertawa keras, membuat Jiyeon menjedotkan kepalanya berkali-kali diatas meja. Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang panjang.

Berdoa saja Jiyeon tidak hilang ingatan sungguhan setelah ini.

“Ngomong-ngomong tentang Kaisar Cho. Aku rasa pernah melihat bukunya.”

“JEONGMAL?” tanya Jiyeon penuh binar.

“Ne, coba saja kalian ke perpustakaan diatas. Kalau tidak salah ada di pojok antara rak ke tiga atau ke dua.”

.
.
.
.
.
.
.
.

“KETEMU!!!” Krystal berseru senang membuat yang lain langsung menghampirinya.

Rak ketiga atau kedua apanya? Jelas buku itu berada di rak ke tujuh. Susah payah mereka mencarinya, tapi untung saja Krystal sudah menemukan buku itu.

Dilihat dari covernya saja tidak menarik, hanya buku tua berwarna coklat dan sebait kata di tengah.

“Cinta adalah kekuatan yang abadi, dimana ada kehidupan disitu ada cinta. Jika kita tidak bersatu disini, maka kita akan bersatu disana.”

POOOFFFF

Jiyeon dan yang lain melotot takjub. Setelah Minho membaca sebait kalimat itu, tiba-tiba saja muncul asap dan cahaya menyilaukan yang membuat mereka dikelilingi cahaya berwarna putih.

Lama kelamaan cahaya itu mulai menipis dan digantikan dengan secercah sinar matahari.

Mereka hanya memandang bingung sekitar, aneh. Mereka seperti berada di halaman istana yang sering ada di drama pada jaman Joseon.

Banyak yang berjalan menggunakan hanbok dan baju seorang pendekar.

Aneh.

“OMMO PERMAISURI!”

Jiyeon meringis, tidak dimana-mana kenapa semua orang suka sekali meledek nya?

“Kenapa anda berpakaian seperti ini? Dari mana saja anda? Kaisar Cho sudah mununggu anda sejak tadi.” Seorang wanita paruh baya membungkuk hormat, membuat Minho tertawa mengejek.

Tatapan wanita paruh baya itu kemudian beralih kearah Minho yang masih tertawa, wanita itu kemudian menunduk hormat.

“Pangeran? Kenapa anda juga memakai pakaian aneh seperti ini?”

“MWOH? PANGERAN? HAHAHAHAHAHA” Jiyeon tertawa keras sembari memegangi perutnya. Sepertinya ia sudah memiliki senjata untuk membalas Minho.

Tapi tawanya terhenti saat wanita paruh baya itu menatapnya takut-takut. Terlebih Krystal, Yoseop, Taecyeon dan Minho hanya diam. Mereka masih mencerna apa yang sebenarnya terjadi.

“Permaisuri, sebaiknya anda segera berganti pakaian. Anda juga Pangeran.”

Wanita itu kemudian menatap tajam Krystal, “Pelayan Jung! Kau juga. Apa-apaan baju itu? Kau sedang membuat lelucon?”

Krystal meneguk ludahnya susah payah. Pelayan? Siapa? Dia? Ada yang aneh disini. Begitulah isi fikiran kelima remaja itu.

“Kalian juga, pengawal Yang! Pengawal Ok! Cepat ganti baju aneh itu.”

“Tunggu…. sebenarnya ini ada dimana?”

Wanita parah baya itu mendesah frustasi, “pangeran Cho Minho. Apa anda lupa dengan kerajaan anda sendiri?”

Minho cengo, begitupun Jiyeon yang langsung membuka mulutnya lebar-lebar. Taecyeon, Yoseop dan Krystal masih memasang wajah bingung yang lebih ke -bodoh.

“Apa ini jaman Joseon?” Jiyeon bertanya hati-hati.

“Tentu saja, Permaisuri.”

Seketika kelima remaja itu pingsan ditempat.

Tbc.

Nah! Wahahaha apa ini? Udah lama si kefikiran ide kaya gini, tapi baru sempet bikin. Ini sebagai permintaan maaf aku karena di TT chapt7 gaada momen minjinya. Ini cuma Twoshoot kok, sampai berjumpa di chapter 2(end).

So, mind to comment?

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

45 thoughts on “1. Secret Love (Twoshoot)

  1. Ngakak bacanya 😀 😀 ternyata di jaman jeoseon mereka pasangan gkgkgk.
    Mereka berlima tepar bersamaan hahaha next

  2. Jadi mereka berlima ada di jaman joseon… hahaha ngakak ngeliat tingkah minho dan jiyeon.. aku rasa minho selalu ganggu jiyeon krn dia suka sm jiyeon buktiny, Klu siwon mw main ama jiyeon dpt tatapan tajam dr minho.. dia posesif sm jiyeon.. hahahah

  3. Daebakkkkkkkk 👍 👍 👍 👍
    Itu mereka gak akur karena minho suka ama jiyi kan ???
    Dan apaaaa ????
    Permaisuri ??
    Pangeran ??
    Tros, kaisar cho nya siapa ???
    Kyuhyun ???
    Ahahahaha minho bakalan cemburu berat ini, hahahahhahah 😄 😂
    Ditunggu next nya, semangat author 🙌

  4. Wowww kerennn ceritanyaaa…yakk minho jiyeon udah kaya tom end jerry ribut mulu..minho lagii ngga bisa apa sehari ajh ngga buat jiyeon kesel tapi seruuu sihhh..vieee awasss ntar saling jtuh cinta lagiii…wahhh kenapa mereka jadi masuk ke era josson dan minji di sebut pangeran dan ratu..neexxxtttt

  5. ” Jika kita tidak
    bersatu disini, maka kita akan
    bersatu disana” kekeke~ sepertinya cocok buat MinJi :v wkwks~ Apa yg akan terjadi selanjutnyaaaa?? ahhh penasaran… MinJi bakal diGeret ke istana tuhh.

  6. Aku rasa secret love itu d tujukan untuk minho ke jiyeon, abisnya kyknya minho itu selalu aja cari gara2 ke jiyeon itu pasti karena minho ingin menarik perhatian jiyeon
    Haha ngakak bgt pas mereka tiba2 ada d jaman joseon, oke next partnya d tunggu, fighting!!

  7. ini berasa liat drama-drama korea fiksi. LOL.
    si minho sm jiyeon berantem terus, penasaran kenapa mereka jadi rival gitu padahal dulunya akrab.
    ditunggu nextnya

  8. Hahahha ceritanya Menarik:D!!
    Ni lucu Ff nya:D
    Minji berantem terus Ckckkc:D
    Mau lihat apa yang terjadi di next Chapter:D!!
    Ditunggu moment Minji yang sweet:D
    Pokoknya Next Chapter ya Fighting&Hwaiting!!

  9. Aku reader baru
    Wakakakakakaka
    Minho ada perasaan sama jiyeon deh. Soalnya ganggu jiyeon mulluu
    Update soon

  10. ini beneran meteka ke jaman joseon, walah apa minho dan jiyeon di jaman joseon sepasang suami istri ya… di tinggu ne xt chapternya…

  11. seru bgt,hahahaha jadi mereka jiyeon dan minho itu permaisuri dan pangeran,krystal pelayan dan dan tu cwo bedua jadi pengawal,kekekek ditungu kelanjutannya

  12. jdi mreka itu pasangn dijaman joseon kah??
    ga kebyng tuh dua rival jdi pasangan hahaha!!

    tpi kyknya minho suka jiyeon, makanya dya gangguin mulu. org siwon bilang adik iparkan?

  13. waaaahh,, keren, keren, daebaakk.. ternyata mereka berada di zaman josen,, jiyi jadi permaisuri.y & minho jadi kaisar.y,, wah daebakk, kocak lagi.. apalagi siwon manggil jiyi dengan adik ipar, haha.. tpi emosi juga klo minho nyari masalah mulu ama jiyi,. krna apa sih minji jadi rival gitu?? next thor, palli ne~ fighting!!^^

  14. Oooohh jgn blg klu ini cinta terlarang, d mana seorang permaisuri dan seorang pangeran saling jatuh cinta dan terhalang oleh kaisar ??

    Lalu gmn cerita’y seorang choi minho dan park jiyeon yg dulu selalu nempel jd msuh ??
    Penasaran

    Next part

  15. wihh bikin ngakak , haha ketawa dulu yaa hahaha *huhhh
    itu knapa minji bisa akur gk ktulungan gtu chingu , pdhal kata siwon wktu dia masih kecil dia brdua kan lengket . pnasaran..
    nah lo kok mreka bsa k jaman joseon ini bneran kah? mreka dtarik waktu atau khayalan jiyeon? hehe
    next dtunggu chingu 🙂 hwaiting

  16. jjur gue sk ma cara pnympain alur konflk dan karktr nya. bhsa jg gue k,, kocakkkkk ngakakk gue,,, jiyi bnr2 d bkinn keselll smpee mmait ya mam minhooo, lagiann minho sihh genit bgt jaiilll bgittt ngerecokin jiyi mulu. apalgi pas moment jiy i d tembak kyuhyun. busettt pke blg lesbi , dada rata pula . cewe mana yg g malu 7 turunan d blg bgt d tmpt umm.. bsetttttttttt plisss nexttt nya lbi pjg lg,, heee ini ud pjg tp kuranggggggggggg abis crta nya ok bgt smpe part 5 jg g mslh. author nya yg pusg pling,, wkkkkkkkkkk

  17. apa jgn2 yg jdi kaisarny itu si kyu… q pkir yg jdi kaisar itu si minho eh ternyata dia cma pangeran. tpi ini seru…

  18. Omo wkkwkwkwkk ngakak bacax.. mrk bnr2 konyol.. aigo minji jinja? Kpn kalian damai eoh? Hahaah mrk pingsan nerima kenyataan msk k jaman joseon? Wkwkwk next dong

  19. Mereka masuk ke jaman joseon???
    Berarti mereka dulunya juga udh bersama donk
    Kyknya minho jail nya ke jiyeon, jail suka nih

    Next yaa

  20. Seeerrruuu bgeet critanya,,
    Minji kpan akurnya,,,
    Ohh mereka terjebak ke masa kerajaan . OMG
    Dtunggu next part

  21. ceritanya bagusss…
    minho fan jiyeon ga akur karna apa ya…
    dan lagi mereka terdampar di jaman joseon.. wah daebakk
    keep write ya fighting

  22. rasanya,q ingin masuk kedalam cerita,dan melihat pertengkaran minho jiyeon,hahaha pasti seru jadi gak boring,plgi siwon dg childisnya bilang adik ipar huahaha…

  23. daripada ngk ada kerjaan mendingbac lagi ff ini.kekeke ceritanya seru aq suka.jadi heran kenapa minho sama jiyeon bisa musuhan gitu

  24. Hahahaha ngakak sama kelakuan MinJi couple bagaikan tikus san kucing berantem teruss dan ngakak lagi pas mereka malah terdampar ke jaman Joseon asliii ngebayangin muka babo mereka semua apalagi pas Krystal, Yeoseob and Taecyeon yg jadi pelayan MinJi couple dan mereka pingsan berjamaah hahaha itu kocak

  25. OMG!! Minji ini parah banget,, ada apa dg mereka kalau dulunya mereka sangat lengket?
    Lucunya klo siwon panggil jiyi adik ipar 😆
    Weist,, mereka masuk ke jaman joseon,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s