Posted in Bellamore

Bellamore – 4

Image

 

Author    : @siskameliaaa

Tittle       : Bellamore

Type       : Chapter

Genre     : sad, romance, friendship

Cast       : Park Jiyeon, Choi minho, bae suzy, kang jiyoung, krystal jung, lee taemin, oh sehun, jang wooyoung, etc

oOo

jiyeon dan suzy menengok keasal suara, dilihatnya jiyoung dan krystal yang menatap marah suzy. Jiyeon memandang takut kedua temannya itu.

“kau lupa? Saat kau memberikan sepatu itu untuk jiyeon, jiyeon dengan tegas menolaknya dan bilang ‘aku lebih suka jika kau yang memakainya’ tapi kau tetap memaksa agar jiyeon menerimanya dan mengancam kau akan marah jika jiyeon tidak mau menerimanya. Saat malam tahun baru jiyeon juga sudah mengatakan ‘aku lebih suka melihat festival kembang api itu lewat balkon rumahku, kalian pergi saja jangan khawatirkan aku’ dan lagi dengan sikap memaksa mu kau menyuruh jiyeon tetap pergi untuk melihat festival itu, menyuruh jiyeon memanjat tembok rumahnya yang sangat tinggi itu dan semua hal yang lain, jiyeon selalu berusaha keras menolaknya”jelas jiyoung

“jiyeon tidak pernah menyukai namja manapun, dan sekarang ketika dia mulai menyu—ani mencintai choi minho, kau dengan mudah nya menyuruh jiyeon menyerahkan minho untuk mu? YAA!! DIMANA OTAK MU? SAHABAT MACAM APA KAU?”marah  krystal, suzy hanya menundukkan kepalnya, jiyeon yang melihat suzy dipojokkan seperti itu merasa tidak tega “gwenchana, lagi pula aku hanya mengagumi minho saja. Suzy-ah aku akan mendukung mu, minzy ne?”senyum terpaksa yang jiyeon tunjukkan justru semakin membuat jiyoung dan krystal geram

“ANIYO!! TIDAK ADA MINZY!!! YANG ADA HANYA MINJI, JI BUKAN ZY ARRASEO?”jerit krystal “sudahlah jangan dipermasalahkan lagi, gwenchana”kali ini bukan senyum terpaksa yang ditunjukkan jiyeon, melainkan senyum yang tulus dan terlihat manis. “hhhh aku lapaaarrr kajja kita ke kantin”rengek jiyeon mendorong ketiga temannya menuju taman belakang.

.

.

Keheningan menyelimuti acara makan jiyeon,krystal, suzy dan jiyoung. Tidak ada yang memulai pembicaraan diantara mereka sampai akhirnya jiyeon yang memecahkan keheningan “jiyoung-ah kau tau? Sehun mempunyai perasaan yang sama dengan mu dan dia ingin kau menjadi kekasihnya”tidak ada senyum bahagia dari wajah jiyoung, ia hanya menatap miris sahabatnya itu “hey ayolah seharusnya kau senang sehun menyukai mu”tetap tidak ada reaksi sampai akhirnya ada yang memukul kepala jiyeon dengan sebuah botol air mineral.

“pembohong”ucap orang itu yang ternyata adalah sehun, jiyeon mempoutkan bibirnya kesal karena perlakuan namja tersebut. Senyum jiyeon memudar saat minho dengan lancang nya duduk disamping jiyeon. “wae ?”tanya minho merasa dirinya menjadi pusat perhatian ke empat yeoja tersebut dan secara bersamaan pula keempatnya menggelengkan kepala mereka. “gadis-gadis aneh”

“aku kekelas”jiyeon bangkit dari duduknya dan pergi begitu saja tanpa bisa di cegah “ada apa dengannya ?”minho bertanya kini, tidak ada yang merespon pertanyaan minho. Krystal dan jiyoung hanya menatap sinis suzy lalu bangkit menyusul jiyeon “suzy-ssi wae ?”kini minho bertanya ke suzy, “tidak ada apa-apa”jawab suzy disertai senyum andalannya “cinta segitiga dimulai”gumam taemin mengerti akan situasi yang mulai menegang.

oOo

sehun merasa aneh dengan perubahan sikap jiyeon yang tiba-tiba saja tidak hiper aktif seperti biasanya, yeoja itu sedari pulang sekolah hanya mengurung diri dikamar. Tidak ada sepatah kata pun yang terlontar dari bibir mungil nya.

Jiyeon POV

Ayolah park jiyeon bukankah kau tidak menyukai minho? Tapi kenapa kau sangat sedih seperti ini saat harus merelakan minho untuk suzy? Eh? Merelakan ? sejak kapan minho menjadi milikku? Pabbo pabbo pabbo!!! Eomma appa kenapa dadaku sangat sesak seperti ini, apa aku benar-benar mencintai minho? Eottokhe? Aku tidak ingin menyakiti perasaan suzy, tapi bagaimana dengan perasaan ku? AAHHHH JINJJA MOLLA!!!!!

“nona, presiden sudah menunggu mu di meja makan”oh sehuunnnnn rasanya aku ingin sekali mengutuk orang itu, kenapa aku harus mendengar suara nya disaat aku ingin mencoba mendengar kata hati ku.

Image

“ne”dengan malas aku menghampiri appa dan eomma yang sudah duduk manis di depan meja makan, semua pengawal pribadi appa hanya berdiri mengelilingi kami. Ayolah ini terlalu berlebihan aku tidak suka jika sedang makan diliati banyak orang seperti ini.

“park jiyeon habiskan makan mu”tegas appa, tsk dasar ahjussi bawel “ne appa”

.

.

Semua murid di shinwa high school tampak heran dengan sikap jiyeon yang jalan tanpa ekspressi, setiap ada yang menyapanya jiyeon hanya membalas dengan senyuman kecil.

“hey gadis lily, kau mendapat kirimin lily lagi dari namja nerd itu. Tapi aku sudah membawakan bunga lily jauh lebih banyak dari yang dikasih si namja nerd itu”sombong minho, jiyeon mengambil bunga tersebut “gomawo”ucapnya berwajah dingin,  berjalan melewati minho begitu saja. Yeoja itu menenggelamkan kepalanya diatas meja, menyadari akan perubahan sikap jiyeon yang seperti ini jiyoung dan krystal lantas menatap tajam suzy “ini semua karena mu bae suzy”bisik krystal tidak bersahabat. Semua murid di kelas jiyeon pun merasa ada yang aneh dengan sikap jiyeon.

“ey, ada apa dengan mu gadis lily? Apa kiriman bunga dari ku kurang banyak?” minho mengangkat wajah jiyeon dengan paksa, ditatapnya dua buah bola mata indah jiyeon dengan lekat.  “jangan ganggu aku, aku mohon”dengan lembut jiyeon melepaskan tangan minho dari wajahnya, kembali menenggelamkan kepalanya diatas meja. “eh?”sikap jiyeon tadi benar-benar membuat minho keheranan.

 

“sebenarnya apa yang terjadi ?”sehun tepat berada disamping jiyoung, yeoja itu hampir saja terkena serangan jantung karena selalu datang secara tiba-tiba “kenapa jiyeon bersikap seperti itu? Ada masalah apa?”ulang sehun karena tidak mendapat respon dari jiyoung, jiyoung berusaha menetralkan detak jantungnya dan berfikir bahwa ini bukan waktunya untuk berdebar-debar. “cinta segitiga”jawab jiyoung mencoba memberi clue”

“suzy,jiyeon dan minho terlibat cinta segitiga”kali ini taemin lah yang mengagetkan jiyoung. “bagaiman kau tau?”tanya krystal “sudah terlihat sejak awal, hhh benar-benar rumit”

oOo

“jiyeon-ah, bagaimana jika si namja nerd itu tiba-tiba memintamu menjadi kekasihnya? Apa kau akan menerimanya ?”entah apa yang minho fikirkan sehingga melontarkan pertanyaan seperti itu. Tidak ada respon, jiyeon masih tetap pada posisi nya menenggelamkan kepalanya diatas meja.

“ah sepertinya kau akan menolaknya, dan lebih memilih bersama ku kekeke”masih diam, minho benar-benar sudah kehilangan akal nya. Sampai terlintas ide gila di otak nya “aku mencintai mu ji”bisik minho tepat ditelinga jiyeon. BRAK! Seakan dejavu jiyeon memukul meja nya sangat kencang, bedanya saat ini jiyeon tidak mengucapkan sepatah kata pun dan berlalu begitu saja keluar kelas. Semua murid seakan tercengang melihat sikap jiyeon

“minho-ssi gwenchana ?”tanya suzy berusaha menarik perhatian namja tersebut.

oOo

“aish jangan seperti ini terus, bukankah kita bersahabat ? baikan ne?”jiyeon memohon dengan wajah pias ke teman-temannya “aku akan memaafkannya jika dia menarik kata-kata nya yang kemarin”jawab krystal disertai anggukan jiyoung

“hhhhh kalian selalu mengatai ku anak kecil, tapi sekarang kalian lah yang seperti anak kecil”kesal jiyeon, dia benar-benar tidak tau harus bagaimana membuat jiyoung dan krystal akur dengan suzy. Bahkan suzy sendiri terlihat biasa saja dan tidak perduli dengan tatapan dingin jiyoung dan krystal “aish, kalian lihat kan aku tidak apa-apa. Biarkan saja minho bersama suzy jiyoung-ah krystal-ah”mohon jiyeon sekali lagi

“aku pergi”suzy dengan tanpa dosanya pergi begitu saja keluar dari kedai ice cream langganan mereka. “YAA!!”teriak jiyoung berhasil menjadi pusat perhatian seluruh pengujung kedai “mianhae”sesalnya kemudian “aisshhh jinjja”kali ini jiyeon benar-benar terlihat frustasi, ia sudah tidak punya ide lagi untuk membuat suzy berdamai dengan krystal dan jiyoung.

.

.

“kalau memang cinta kejar saja, tidak usah sok tegar dan mementingkan kebahagiaan orang lain jika kau sendiri terluka”jiyeon tersadar dari lamunannya ketika mendengar sehun berbicara, dilihatnya sehun sedang berdiri didepan pintu dengan gaya nya yang super angkuh.

“mwo? Siapa yang menderita ? hey jangan asal bicara”jiyeon memalingkan wajahnya berpura-pura mendengarkan music lewat ipod miliknya “tidak usah berpura-pura mendengarkan lagu, bukankah ipod yang itu sudah rusak”

“YAA!!! OH SEHUN APA MAU MU ?”teriakkan jiyeon menggema di sudut kamar, sehun terkekeh melihat reaksi yang jiyeon tunjukkan. Namja itu berjalan mendekati jiyeon, “pikirkan saja kebahagiaan mu ji, banyak sekali yang menyayangimu. Jangan membuat mereka khawatir”sehun pergi begitu saja setelah mengusap kepala jiyeon dan berbicara tidak seformal biasanya

“dia… mengkhawatirkan ku?”gumamnya “YAA!! TUNGGU, KAU TIDAK MENYUKAI KU KAN?”teriak jiyeon berhasil menghentikan langkah kaki sehun, namja itu berbalik “mana mungkin aku menyukai yeoja sekanak-kanakkan seperti mu”

“ah iya, kau kan menyukai jiyoung”jiyeon begitu polos mengucapkan kalimat tersebut. Yang awalnya simpati kini sehun kembali dibuat kesal karena jiyeon, menghilangkan rasa simpatinya.

oOo

jiyeon kembali mengumbar senyum diwajahnya, keceriaan yang kemarin menghilang kini kembali ia tunjukkan. Tepat ketika ia ingin memasuki kelasnya, ada seseorang yang menarik tangannya dan membawa ke atap sekolah.

“yaa! Nugu?”tanya jiyeon sambil mengusap-usap pergelangan tangannya, dilihat nya seorang namja tampan sedang berdiri sambil tersenyum dihadapannya, dan oh jangan lupakan setangkai bunga lily putih yang ada di tangan namja tersebut “eh? Apa kau yang setiap harinya mengirimiku bunga itu ?” namja itu mengangguk

Image

“jeongmal? Woaaaa ternyata kau bukan namja nerd yang selalu saja di bicarakan minho pabbo itu, kau sangat tampan”jiyeon berputar-putar mengelilingi tubuh namja tersebut sambil memperhatikan dari atas sampai bawah

“apa kau sudah lebih baik ?”pertanyaan yang keluar dari namja tersebut lantas membuat pergerakannya berhenti, ditatapnya namja itu lekat-lekat “jang wooyoung imnida, aku sering sekali memperhatikan mu. Aku sangat sedih melihat perubahan sikap mu kemarin”dengan inisiatif namja bernama wooyoung itu menjelaskan “ya, aku rasa aku sudah membaik”jawab jiyeon “gomawo”

“eh?”bingung wooyoung atas ucapan terimakasih yang terlontar dari mulut jiyeon “gomawo karena sudah mengirimiku bunga lily putih setiap harinya, dan gomawo karena kau sudah mengkhawatirkan ku. Tapi—“ kata-kata nya terputus, jiyeon diam sejenak menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya secara perlahan. Tatapan matanya lurus menatap mata wooyoung

“lebih baik kau jangan mengirimi bunga lily lagi, bukannya aku tidak suka justru aku sangat menyukai nya. Aku hanya tidak ingin memberikan harapan palsu untuk mu, aku ingin bersikap tegas kalau aku mulai sekarang hanya akan menganggap mu teman, tidak lebih. Mianhae karena aku sudah menyukai orang lain”

“ah aku tau pasti minho kan?keunde apa tidak ada kesempatan untukku?”

“mianhae, tapi kita masih tetap bisa berteman”jiyeon menggandeng tangan wooyoung berusaha untuk mencairkan suasana tegang seperti ini, sejujurnya ia sangat tidak tega berbicara seperti ini. Tapi hal ini harus ia lakukan agar wooyoung tidak berharap terlalu jauh tentang dirinya.

“baiklah, tapi aku punya satu permintaan untukmu”

“mwoya?”

“panggil aku oppa”jiyeon tersenyum, baginya itu permintaan yang sangat mudah “ne wooyoung oppa”

.

.

Minho POV

Sebenarnya ada apa dengan yeoja itu, sebentar-sebentar baik sebentar-sebentar galak aish mwoya kenapa aku merasa sangat kehilangannya, apa aku benar-benar mencintai nya? Lalu aku harus bagaimana?

“jiyeon-ah” MWO? YAA! Aish siapa namja yang berani-beraninya menghampiri jiyeonku? Kenapa juga mereka terlihat sangat akrab?aiisshh molla molla molla.

“ji, nugu ?”tanya krystal, sepertinya krystal juga tidak tau tentang namja ini. That’s right krystal-ssi, pertanyaan yang bagus karena aku juga penasaran dengan namja ini.

Image

“eoh, dia jang wooyoung kelas XII-3 dan kalian tau? Ternyata dialah yang setiap harinya mengirimi ku bunga lily putih, lihatkan dia bukan namja nerd melainkan namja cool yang sangat tampan”park jiyeon jinjja!!! Apa maksud dari penekanan kalimatnya itu, kau menyindirku eoh? Tsk! dia bahkan tidak lebih tampan dariku, bahkan dia tidak lebih kaya dariku. Ayolah dia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ku

“ommo, jadi dia pengagum rahasia itu? Woaaa tampan sekali”

“ah tapi aku tidak suka, aku lebih suka minho oppa. Minho oppa jauh lebih tampan dari namja itu”

“aku setuju, pokoknya minji jjang!! Park jiyeon hanya boleh bersama choi minho”

Kekekeke rasakan itu, bahkan seluruh murid dikelas lebih menyukai ku. Aku menghampiri jiyeon yang saat ini sedang menatapku tajam, ayolah apa salahku? Apa salah jika aku mempunyai pesona yang begitu besar? “kau dengar? Kau hanya boleh bersamaku”aku tersenyum begitu lebar saat rona merah muncul diwajahnya, benar-benar manis.

“yaa!! Ne—“ bwahahahahaha rasakan itu gadis lili, aku tersenyum menang saat melihat reaksi semua orang terutama jiyeon dan wooyoung yang hanya diam seperti patung batu.

“CHOIIIIIIIIII MINHOOOOOOO”

 

 

tbc

 

A/N : huwaaa sebenernya ini mau di publish besok, tapi berhubung aku besok ada acara dan takut engga sempet jadi aku publish sekarang aja. dan ini sebenernya dua chapt aku gabung jadi satu hoho. maaf kalau ff aku selalu pendek soalnya aku engga terlalu suka bikin ff yang panjang2. kalau lagi ada ide langsung nulis sampe selesai, kalau ditunda-tunda idenya bakal ilang haha maafkan atas kekurangan author imut kalian ini ya :* tolong dong tolong pencet tombol comment dibawah biar siimut ini tambah semangat, halah pede bener imut2 segala haha

 

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

41 thoughts on “Bellamore – 4

  1. aah rasain tuh suzy lu dibashkan sama jiyoung+krystal xD
    makanya jadi orang jangan egois ‘-‘)a
    kamu kan punya temen juga gara2 jiyeon :v
    ciyeee authornya narsis xD author imut aegyonya mana/? xD

    1. tau tuh suji gatau diri banget ya? ayo lanjutkan marah-marahnya sampai dada rasanya plong hahaha jahat sekali aku ini:(
      mau liat aegyo aku? nih *puingping* bayangin jiyeon yang lagi aegyo hahaha

  2. ternyata pengagum rahasia nya jiyeon adlh wooyoung..
    hahaha minho ngaku ngaku jiyeon dengan sebutan jiyeonku..wkwkwk
    errr geram deh sama suzy, jiyeon padahal udah baik sama dia ~huft
    haha minho suka banget ngejahilin jiyeon..kalo suka ngaku aja gak usah ngejahilin jiyeon mulu :3
    next part 🙂

    1. kan aku udah bilang kalau teliti pasti tau, di cast nya kan terselip nama wooyoung dan belum aku keluarin haha jiyeon itu emang punya minho eon, geram itu yang asin-asin hiaks itu kan?hahaha
      mungkin itu cara minho mengungkapkan rasa suka nya eon haha

  3. minji…minji bukan minzy kkkk pria lily putih itu ternyata wooyoung.sungguh suzy tega banget padahalkan jiyeon selalu baik padanya,,thor ceritanya bikin gregetan next part selanjutnya 🙂

  4. ya ampun sukurlah slama in yg diungkit3 suzy it udah ditolak am jiyi dasar suzy aj yg maksa.berati kl jiyi tetap mau am minho jd gak bebankan.kl gitu sehun suka am sapa?

  5. hah rasain th suzy biarin supaya dia g punya teman sekalian . . . Gara” suzy sifat jiyeon berubah, , tapi sifat ny jiyeon sudah seperti semula, ya jiyeon knapa mukul meja kn minho bilang suka ma jiyeon kan seharusnya senang XD . . . Wah ternyata pengirm bunga lily it wooyoung . . Kalau jiyeon g mau bunga.a lagi buat aku aja deh hehehe. Just kidding . Next

    1. tau ya biarin aja si suji gapunya temen, dia jahat sih hoho.
      kan ceritanya jiyeon lagi pengen lupain minho, tapi minho nya malah bilang kaya gitu. perasaannya campur aduk deh haha

  6. Wah pendek banget kurang panjang…
    Suzy juga keras kepala udah tau minho ga suka ma dia eh malahan nyuruh jiyi mundur…

  7. Wah bagus deh meningan si suzy ituh jauhin ngga usah di jadiiin temen lagi…duh jiyeon jangan jutekin minho dong isss kapan pacarannya siihh minji…..ternyata pengagum rahasia jiyeon tuh woohyun kirain aku taimnin atau mgga sehun….pokoknya minji jjang…neeexxxt di tunggu part 5 nya eonni….

    1. tau ya orang kaya gitu mah ngapain dijadiin temen. eh ini bukan ngebash lo haha jiyi kan jutekin kaya gitu karena gamau ngasih harapan ke minho, pacarannya? loh kamu gatau? di real nya kan mereka emang udah pacaran cuma karena gamau ketauan publik jadinya ngumpet2. AMIN HAHA. kalau taemin sama sehun itu kan pengagum rahasianya aku :3

  8. dengar kata hati mu ji
    denger tuch apa kata sehun… 🙂
    jjngan selalu mengalah hnya untuk kbhagian orang lain….
    sdngakan orang itu dingin”ja… 😦
    neeeext… 😉

  9. , wach.. Kasihan UriDino..
    Suzy jahat bngt sich.. bnr gk tau di untung..
    Poko’y Beby Dkng MINJI JJang.. Minji 100x
    hahahaha

  10. ahh suzy knapa wktu dia ngalah malah diperhitungkan skrg apa dia gk ikhlas ? ckck
    eh wooyoung yg ngirim bunga lily itu? pnasaran minji jjang 🙂

  11. pdahal dia sndri yg suka maksa,, tp nyalahin jiyi
    .bner” gx tau diri 😡
    setuju deh dg sikap krys-young yg jauhin suzy, toh dia jg gx ngerasa bersalah n malah acuh gtu.
    ow.. wooyoung toh namja lily (?) itu 🙂
    jiyi udh nolak woo,, udh merenungkan(?) perkataan sehun tuh,, jd apakah jiyi akan nerima minho? pasti iya..
    ohmygod!! minhooooo!!! sllu itu aja yg diunggulkan -_-

  12. Ooow ternyata namja lily itu wooyoung toh
    Suzy bener2 blm relain minho nih,, aishhhhh nyebelin><
    Jiyeonie… Dengarkan kata hatimu
    Go MINJI go MINJI Go

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s