Posted in School Life

School Life – Part 4

Image

Author: @siskameliaa

Tittle  : School Life

Type    : Chapter

Genre : School life , romance , family , friendship

Cast    :

  • Park jiyeon
  • Choi minho
  • Byun baekhyun a.k.a Park baekhyun
  • Krystal jung
  • Lee taemin
  • Bae suzy
  • Ok taecyeon
  • Choi sulli
  • Yang yoseob
  • Jung eunji
  • Lee jieun

Other cast :

  • Park yoochun (appa jiyeon and baekhyun)
  • Kim tae hee (eomma jiyeon and baekhyun)
  • Choi siwon (appa minho)
  • Ham eunjung (eomma minho)
  • Lee sooman (kepala sekolah kirin art shool)
  • Eunhyuk (guru dance XI-1)
  •  yesung (guru vocal XI-1)
  • Ryeowook (guru music XI-1)
  • Amber (guru seni XI-1)
  • Yuri (wali kelas XI-1)

Author POV          

“bagaimana ? kau percaya ?”tanya jiyeon melipat kedua tangannya didepan dada , tersenyum puas didepan sulli.

“aku mohon jangan menyukai yoseob”jawab sulli dengan muka teduhnya.

“wae ?”

“karna aku menyukai yoseob”lirih sulli, terlihat senyum kecil disudut bibir jiyeon

“kau mengakui nya juga ?”jiyeon tampak menunjukan senyum evil

“sekali lagi aku mohon, jangan dekati yoseob”jiyeon meletakkan kedua tangannya di kedua bahu sulli, menatap nya intens dan membuang nafas pelan.

“dengarkan aku..mulai sekarang kau adalah temanku, yoseob adalah namja yang kau sukai..namja yang disukai temanku dan aku tidak mungkin merebut ataupun mengambil sesuatu yang disukai temanku”

“jiyeon-ssi..”

“jangan bicara seformal itu, ingat kita adalah teman”

“tapi tadi..”jiyeon memegang tengkuknya yang tidak pegal dan tersenyum aneh kearah sulli, begitupun sebaliknya sulli tampak memandang aneh jiyeon dan menanti jawaban yang akan keluar dari mulut jiyeon.

“aku hanya mengetest mu, dan ingin mengerjaimu saja..kekeke”kekehnya.

Image

“m..mwo?”sulli membelalakan matanya tidak percaya jika saat ini dia sedang dipermainkan oleh yeoja yang baru saja menjadi temannya.

“mianhae, ah aku harap kau harus berusaha keras untuk menarik perhatian yoseob itu kalau kau tidak mau yoseob benar-benar jatuh cinta kepadaku”

“yaa!”kesal sulli

“kekeke..kau tau jika kau menginginkan sesuatu kau harus berusaha bukan ? kau lihat bagaimana aku berusaha untuk mendapatkan minho oppa? Dan aku harap kau mengikuti caraku. Hapus saja rasa tidak percaya dirimu itu..rasa tidak percaya diri akan membuatmu terlihat lemah, jika kau tidak mau memulainya jadi siapa yang akan memulainya? Tidak ada. Kau mau sampai kita lulus nanti kau hanya bisa mengaguminya seperti ini ? cih menyedihkan. Lebih baik kau coba untuk mendekatinya sekedar menarik perhatian, tidak ada salahnya mencoba dan berusaha..ya walaupun pada akhirnya tidak akan sesuai sama yang kita harapkan setidaknya kau sudah berusaha dan kau harus bangga karna kau bukan pengecut yang hanya berani mengagumi dan menghayal seperti orang bodoh..kajja kejar cintamu. FIGHTING!”jelas jiyeon panjang lebar.

“ommo bahasa mu keren sekali, dari mana kau mendapatkannya ?”kagum sulli

“entahlah, semua muncul sendiri diotakku”sombong jiyeon disertai kekehan ringan dari mulutnya, merasa bangga jika dia bisa mengucapkan kata-kata bijak seperti itu.

“bicara soal minho, bagaimana kau akan menghadapinya nanti setelah tadi kau mengacuhkannya ? dan kalau nanti yoseob tertarik denganmu bagaimana ?”

“kau tenang saja..jangan panggil aku park jiyeon kalau aku tidak bisa mengatasinya”

oOo

“do..mi..sol..do..re..mi..laaaaaaaaaaaa”suzy nampak asik duduk diruang musik dan mengulangi materi yang diajarkan yesung saem saat dikelas tadi, dia terus saja menyanyikan intonasi nada dasar itu dengan suara cemprengnya membuat gendang telinga siapa saja yang mendengarnya ingin pecah.

“ehhmm..ehhmm”dia kembali bersiap-siap untuk membuka suaranya, tapi ketika dia baru mau mengucapkan do terhenti ketika sebuah suara mengagetkannya.

“suaramu jelek sekali”ucap seseorang itu, memandang suzy datar. Suzy memandang pria itu dengan gerakan slow motion dengan mulutnya yang masih membentuk kata do tidak bersuara.

“kau hampir membuat telingaku tuli”lanjut orang itu.

1 detik

2 detik

3 detik

4 detik

“YAA! NEO ?”pekik suzy ketika tersadar siapa yang sedang berbicara dengannya.

“wae?”tanyanya acuh.

“taecyeon-ssi sedang apa kau disini ?”kesal suzy memandang sinis kearah taecyeon, seakan tidak memperdulikan pertanyaan dan tatapan suzy, namja itu berjalan acuh ke pinggir aula ruang musik itu.

“yaa! Aku sedang berbicara dengan mu pabbo”bentak suzy. Sekali lagi namja itu tidak memperdulikannya membuat suzy kehilangan kesabarannya dan pergi meninggalkan aula ruang musik itu.

Image

oOo

“OPPAAAAAAAAAAAA”teriak jiyeon menggema dikoridor sekolah yang masih terlihat ramai dilalui siswa-siswi kirin yang berlalu lalang untuk kembali kerumah mereka. Ya saat ini sudah waktu nya mereka pulang dan menarik nafas lega setelah seharian melakukan aktifitas yang melelahkan dan membosankan seperti belajar seharian..itu hal paling membosankan untuk anak sekolah bukan ? terlebih untuk anak remaja yang hanya ingin bermain-main disekolah atau sekedar bisa melihat sang incaran mereka? Yaps! Belajar seharian pasti sangat terasa membosankan berbeda ketika kita melihat doi, itu adalah hal yang paling menyenangkan.

“Yaa!”jiyeon berhasil meraih pergelangan tangan seorang namja yang dia teriaki sedari tadi.

“wae?”tanya namja itu ketus.

“ayo kita mulai belajar”

“shirreo”namja itu melanjutkan jalannya tanpa perduli jiyeon yang terus mengikutinya.

“Yaa! Minho oppa”lagi, jiyeon berhasil meraih pergelangan tangan minho.

“berhenti mengikutiku”

“dan berhenti menolak ajakanku”

“aish mau mu apa p-a-r-k    j-i-y-e-o-n ?”frustasi minho dan mengeja nama jiyeon dengan sedikit penekanan.

“mau ku hari ini kita mulai belajar c-h-o-i    m-i-n-h-o”balas jiyeon yang mengikuti minho, mengeja dan memberikan sedikit penekan dinama namja itu.

“PARK JIYEEEEOOOONNNNN”terdengar teriakan namja dari ujung koridor membuat minho dan jiyeon menoleh.

Image

“aish mwoya?”kesal jiyeon seraya menatap tajam namja itu.

“kajja kita pulang”paksanya.

“shirreoooo aku ada urusan dengan minho oppa”kekeh jiyeon

“hey bukankah kau sudah tidak menyukai nya lagi dan menyukai yoseob ?”selidik namja itu yang tak lain adalah baekhyun.  Tiba-tiba yoseob, taecyeon dan taemin datang menghampiri mereka, membuat jiyeon ingin menyumpah serapahi baekhyun dalam hatinya.

“ada apa ? kenapa namaku disebut-sebut ?”selidik yoseob

“sepertinya jiyeon masih menyukai minho”jawab baekhyun polos, melirik kearah tangan jiyeon yang masih menggenggam erat pergelangan tangan minho. Semua mata mengikuti arah pandang baekhyun termasuk jiyeon dan minho membuat jiyeon terpaksa harus melepaskan tangannya, sedangkan minho tetap menunjukkan wajah datarnya.

“apa disini terlibat cinta segitiga ?”pertanyaan taemin langsung dijawab dengan tatapan tajam jiyeon , membuat yang ditatap hanya mengernyitkan alisnya bingung.

“hayolah nona jangan serakah seperti itu, kau harus memilih salah satu”goda baekhyun dan berhasil membuat jiyeon benar-benar ingin memakannya hidup-hidup.

“kau kira mereka barang ?”ledek taemin.

“mungkin”balas baekhyun disertai tawa nya dan taemin.

Hening~

Baekhyun dan taemin tertawa dalam keheningan, menyadari situasi yang tidak enak seperti itu membuat keduanya perlahan menghentikan tawanya dan menatap jiyeon,yoseob,minho dan taecyeon yang memandang mereka aneh, sungguh aneh.

“baiklah, bisa dilanjutkan”ucap taemin dengan senyum canggungnya sedangkan baekhyun hanya diam.

Hey baiklah sekarang semua mata tertuju kearah jiyeon yeoja itu benar-benar mengutuk baekhyun..kini semua rencana yang sudah dia siapkan untuk menghadapi yoseob dan minho gagal hanya karna namja cerewet dan menyebalkan seperti baekhyun. Baiklah ini bukan di sebuah drama atau karangan novel yang alurnya sudah ada yang mengatur dan akan berjalan dengan mulusnya. Ini  dikehidupan real yang siapa saja tidak tau akan jalannya cerita yang sudah ditentukan tuhan. Semua rencana bisa saja gagal jika tuhan tidak menghendaki. Dan sekarang nasib sial memang sedang menimpa dirinya karna tuhan tidak menghendaki rencana yang sudah dia susun sebaik mungkin. Mungkin dia akan pasrah dengan semua kata-kata yang nanti akan dia ucapkan.

Image

“so?”tanya baekhyun lagi yang benar-benar dan benar membuat jiyeon ingin menjahit mulutnya itu.

“baiklah, sebelumnya aku ingin kau menutup mulut mu park baekhyun”kesal jiyeon yang hanya mendapat cengiran polos seorang byun baekhyun.

“yoseob oppa aku ingin minta maaf untuk kejadian tadi, sebenarnya aku melakukan itu karna suatu hal yang tidak bisa aku jelaskan sekarang..tapi sungguh aku tidak bermaksud mempermainkanmu dan aku benar-benar minta maaf”jiyeon terdiam melihat reaksi mereka semua, semuanya hanya diam menantikan kelanjutan ucapan jiyeon. Seakan mengerti jiyeon menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya dengan kasar.

“aku tidak menyukai yoseob oppa dan hanya menyukai minho oppa, mian jika sikapku tadi membuat mu merasa dipermainkan oppa tapi sungguh aku melakukan itu karna sesuatu yang tidak bisa aku jelaskan dan kelak kau akan tau sendiri dari mulutku tapi tidak untuk sekarang..mian”ucapnya tertunduk.

“kekeke kau tidak perlu menunjukan ekspresi ketakuan seperti itu jiyeon-ah, aku tidak marah sama sekali dan yah aku tidak merasa dipermainkan oleh mu”jawab yoseob seraya mengacak-ngacak rambut jiyeon, membuat jiyeon menatapnya tidak percaya.

“mwo ? bukannya tadi kau senang saat jiyeon mengganggumu ?”tanya taemin menatap yoseob aneh.

“aku hanya bercanda, sekedar ingin melihat reaksi minho dan ya sepertinya usahaku gagal karna namja itu pintar sekali menyembunyikan perasaannya, aku jadi tidak bisa membaca raut wajahnya”jelas yoseob memandang minho dengan ekspresi kecewanya, sedangkan namja itu hanya menunjukan wajah datarnya.

“jadi masalah terselesaikan kan?”tanya taecyeon

“sepertinya begitu”jawab baekhyun

Baiklah sekarang jiyeon bisa bernafas lega, walaupun ini bukan sesuai rencana tapi cukup membuat hatinya merasa lega. Dan merasa yakin jika tuhan memang mempunyai rencananya sendiri, sedikit menyesal karna tadi sempat mengumpat banyak hal tentang baekhyun yang justru sekarang membuat maslahnya cepat terselesaikan dengan bantuan mulutnya yang cerewet itu. Tapi tetap saja amarahnya sudah mencapai ubun-ubun sehingga siap untuk memakan baekhyun hidup-hidup.

oOo

“yaa! Hentikan! Appoooooo”teriak baekhyun karna pukulan yang bertubi-tubi diterimanya.

“rasakan itu!! Aku membencimu park baekhyun..habis kau! Mulai sekarang berhenti mencampuri urusanku”bentak jiyeon yang masih setia memukuli baekhyun bertubi-tubi

“yaa! Berhentilah aku lelah”terak baekhyun lagi yang berhasil menangkap kedua tangan jiyeon.

“nappeun..”dengus jiyeon ketika tenaganya sudah habis, merebahkan dirinya di sofa ruang keluarga bersebelahan dengan baekhyun yang sedang mengatur nafasnya karna aksi menyeramkan dari seorang park jiyeon.

Image

“aishhh kau tau eunji-ah ?”kesal jieun menatap tajam eunji

“aniya, dan kau tau jieun-ah ?”eunji membalas tatapan jieun yang sama kesalnya.

“yaa! Kenapa kau malah kembali bertanya eoh ?”

“kau sendiri kenapa bertanya dengan ku ?”

“tsk! Dasar bodoh, memangnya ada apa ?”jieun mengubah posisinya yang sedang tertidur menjadi terduduk dipinggir tempat tidur, diikuti eunji disampingnya.

“anak baru itu semakin dekat dengan minho opaa..aish nappeun..nappeun..nappeun”kesal eunji frustasi sembari memukuli boneka beruang besar yang terdapat didalam pelukannya.

“aish , aku juga ingin memberi tau soal ini dengan mu..kita harus memberi pelajaran ke anak baru itu untuk menjauhi minho oppa”balas jieun dengan senyum evilnya.

“ne, minho oppa hanya punya ku.”jawab eunji yang berhasil membuat jieun menatap tajam dirinya.

“ANIYA MINHO OPPA PUNYAKU”teriak jieun

“HEY PABBO! DIA MANA MAU DENGAN YEOJA BERPENAMPILAN CULUN SEPERTI MU”teriak eunji tidak kalah keras dari teriakan jieun.

“YAA NEO!!”

oOo

“annyeong krystal-ah”sapa jiyeon menunjukkan senyum angelnya.

“cih! Jangan sok akrab denganku”ketus krystal

“aku ingin akrab dengan mu apa itu salah ?”tanya jiyeon seraya menaru tasnya diatas meja dan duduk di kursinya tanpa melepaskan pandangannya terhadap krystal.

“ne, salah”ketusnya lagi tanpa melihat atau pun menoleh ke arah jiyeon.

“wae ? aku ingin menjadi teman mu”

“aku tidak butuh teman”

“apa enaknya hidup tanpa teman ?”

Image

“kau itu cerewet sekali”krystal menatap tajam jiyeon yang langsung mempoutkan bibirnya kesal.

“kau tau ? mempunyai teman itu sangat menyenangkan, kau bisa berbagi cerita dan kesedihan dengannya. “

“aku tidak tau dan tidak akan mau tau”

“hey ayolah apa kau tidak merasa kesepian ?”

“anni, karna disebelahku terdapat yeoja yang sangat cerewet”jawabnya dan langsung memasang headset ditelinganya.

“cih! Yeoja angkuh”

“baiklah kita mulai latihan hari ini”teriak seorag yeoja dengan semangat yang sedang duduk dibawah sebuah pohon bersama seorang namja.

“kita mulai dengan lagu yang mudah seperti lagunya kyuhyun super junior yang judulnya puff the magic dragon”jelas yeoja itu yang tak lain adalah jiyeon.

“tsk! Shirreo menurut ku lagu itu sangatlah aneh”kesal minho.

“anniya lagu itu sangat menyenangkan, aku akan menyanyikan dan dengarkan baik-baik”

“puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee,

Little jackie paper loved that rascal puff,

And brought him strings and sealing wax and other fancy stuff. Oh

Puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee,”

“sekarang coba kau lanjutkan oppa”

“haruskah ?”

“ne, palli!”

“tsk! Baiklah.”minho tampak ragu menyanyikannya tapi apa boleh buat dia harus melakukannya agar appa nya tidak meremehkannya terus menerus.

“puff..”

“STOP!”teriak jiyeon ketika minho baru saja mengatakan kata puff

“aish wae?”dengus minho. Jiyeon menaru tangan kanannya di atas dagu dan tangan kirinya ia gunakan untuk menahan tanan kanannya di bawah sikut, sambil menatap minho dia menggeleng-gelengkan kepalanya.

“jangan teriak seperti itu pabbo! Kau harus bisa mengerti maksud dari lagu itu. Dan jangan sesuka hati mengubah nada lagu seseorang, kau mau dituntut eoh ?”tanya jiyeon dengan melipat kedua tangannya didepan dada.

“aku tidak takut, aku punya banyak uang”sombong minho.

“cih!”

“baiklah sekarang coba kau ulangi dan jangan teriak , kau harus mengerti maksud dari lagu itu.”

“cerewet”

“Yaa!”

“puff, the magic..”

“aish choi minhoooo sudah kubilang jangan suka mengubah nada lagu seseorang”geram jiyeon

“yaa! Kau mau mengajari ku tidak ? kenapa kerjaanmu hanya marah-marah saja ?”kesal minho yang hendak meninggalkan jiyeon. HAP! Jiyeon berhasil memegang tangan minho dan memaksanya untuk duduk kembali. Jiyeon tampak mengatur nafas nya mencoba untuk bersabar menghadapi sikap minho.

“baiklah, dengarkan aku..sekarang coba kau tutup matamu dan dengarkan lagu ini baik-baik”jiyeon memasangkan sebuah earphone ketelinga minho. Minho memejamkan matanya dan mulai mendengarkan lagunya dengan seksama.

“sekarang coba kau nyanyikan lagu itu”titah jiyeon ketika minho membuka matanya.

“puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee.

Together they would travel on a boat with billowed sail

Jackie kept a lookout percehed on puf’s gigantic tail,

Noble kings and princes would bow whene’er they flags when puff roared out his name. Oh!

Puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee.

A dragon lives forever but not so little boys

Painted wings and giant’s rings make way for other toys.

One grey night it happened, jackie paper came no more

And puff that maghty dragon, he ceased his fearless rain,

Puff no longer went to play along the cherry lane.

Whithout his lifelong friend, puff could not be brave,

So puff, that maighty dragon sadly slipped into his cave. Oh!

Puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee,

Puff, the magic dragon lived by the sea

And frolicked in the auntumn mist in a land called honah lee”

PROKK..PROKK..PROKK

“kyaaaaa!! Oppa suara mu keren sekali aku semakin menyukaimu”kagum jiyeon dan langsung memeluk minho

DEG!

Bunyi jantung minho seakan sangat cepat ketika jiyeon memeluknya,

“tentu saja suaru ku memang sangat bagus”bangga minho berusa bersikap santai, karna sampai saat ini dia masih belum yakin akan perasaannya itu.

“tsk! Kau harus berterima kasih kepadaku oppa”bangga jiyeon setelah melepas pelukannya itu.

“aish ne gomawo”jawab minho malas.

Image

tbc..

maaf ya baru publish lagi setelah sekian lama:( aku harap masih pada inget ya sama ff ini dan aku juga mau bilang mungkin kelanjutannya akan sedikit ngaret karna kurangnya waktu buat nulis dan susah buat nuangin fikiran ke ff. sekali lagi mianhae

Advertisements

Author:

If you Jiyeon fans, you must stay here. but, if you hate my fav idol..you must go on without drama. thx

21 thoughts on “School Life – Part 4

  1. ngakak kelakuan nya jiyeon sama baekhyun..hahaha..berantem mulu

    Minho udah deg degan dekat sama jiyeon..
    kapan nih mereka jadian??
    next part chingu 🙂

  2. woaaa.
    lama bgt ya ini.

    itu park twins nggak punya agenda lain selain berantem

    minppa cepat nyatakan perasaanmu.
    sebelum yg lain merebutnya

  3. , akhr’y publik, beby sampe lpa? qRa’n gk bkl publik lgi..:-(

    , wach jiyi daebak, kmu hruz sbr hdapin minho yg keras, Baekhyunie gokil..

  4. sperti biasa klakuan
    si kembar selalu bikin ngakak…ahahaha
    Minho ayo donk yakinkan hati mu
    jngan ampe nyesel loch…

  5. Dasar minho.. gk tau jual mahal gk tau blum nyadar sm perasaannya sendiri kalo dia jg suka sama jiyu.. huftt… krystal km bkal ttp kya gituu.. jiyi udah baik pngn jd tmn km..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s